KEJAR PELAKU PEMBAKARAN RUMAH

Tiga Orang Meninggal Ditabrak Mobil Polisi


Kamis, 13 Oktober 2016 - 02:16:44 WIB
Tiga Orang Meninggal Ditabrak Mobil Polisi KAPOLRES Pasaman Barat AKBP Djoko Ananto S.IK Bersama Wakil Bupati Pasman Barat H Yulianto mendatangi rumah duka korban tabrakan mobil patroli Kapolsek Kinali Pasaman Barat, Rabu dini hari. (IDENVI SUDANTO)

PASBAR,HALUAN — Mu­jur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Inilah yang dialami Kapolsek Ki­nali, Kabupaten Pasaman Barat AKP Adriansyah. Mo­bil patroli yang dikenda­rainya saat mengejar pelaku pembakaran rumah, Rabu (12/10) dinihari di Jalan Lintas Kinali-Padang, mena­brak sepeda motor dan dua warga yang berada di sebuah kedai. Akibatnya, ketiga warga meninggal setelah berada di rumah sakit.  

Kapolres Pasaman Barat AKBP Djoko Ananto didam­pingi Kasat Reskrim Iptu Fahrel Haris Lubis, Kasat Lantas Iptu Avani Erliansyah ketika dikonfirmasi  warta­wan, Rabu (12/10) kemarin mem­benarkan kejadian tersebut.

Saat berada di rumah duka bersama Wakil Bupati Pasbar H Yulianto, kapolres beserta jajaran Polres Pasbar menyampai duka yang mendalam atas musibah tersebut.

Menurut Djoko, kecelakaan lalu lintas itu tidak disengaja. Kecelakaan terjadi saat tim Res­krim Polres Pasbar dan tim Polsek melakukan pengejaran terhadap AS, pelaku pembakaran rumah di Kampung Bancah Kariang Kinali.

“Sekitar pukul 20.00 WIB malam, kita mendapatkan infor­masi bahwa ada kebakaran di Bancah Kariang Kinali. Lalu tim Reskrim bekerjasama dengan Polsek Kinali menuju TKP, dan langsung membantu melakukan pemadaman bersama tim Damkar BPBD. Setelah itu polisi melaku­kan penyelidikan. Ternyata rumah atas nama Marli itu, dibakar oleh anaknya sendiri berinisial AS, yang diduga ada konflik keluarga. Polisi pun langsung melakukan identifikasi dan olah TKP di rumah yang sudah hangus itu. Malam itu juga tim Reskrim Polsek dan Polres membagi empat unit untuk mencari dan mengejar AS yang diduga melarikan diri,” sebut Kapolres menceritakan kronologisnya.

Dijelaskan,  satu tim dipimpin Kapolsek Kinali Iptu Ardiansyah,  yang mengendari mobil patroli. Tim ini bergerak ke arah Simpang Bancah Pabrik Sungai Paku Keca­matan Kinali. Namun saat berada di jalan lintas itu, mobil patroli polisi ini menabrak sepeda motor yang dikendarai  Ponimin (60) warga Luhak Nan Duo. Sepeda motor merek Revo Ponimin, tidak pakai lampu dan tidak pakai nomor polisi.  

Karena mobil oleng, lanjut Kapolres, mobil patrol itu juga menyerempet ke kedai milik Sanyor (40), sehingga menabrak dua pemuda yang sedang ber­belanja di kedai itu, Buyung (16) dan Riki (17). Keduanya masih berstatus pelajar. Keduanya  meninggal dunia saat berada di rumah sakit.

“Ya ini musibah yang tidak kita inginkan. Untuk itu kita menyampaikan duka dan minta maaf kepada ketiga keluarga kor­ban. Kita telah melakukan lang­kah-langkah koordinasi dengan tokoh masyarakat Kinali, tokoh adat, Pemkab Pasbar, dan keluarga korban. Semua biaya yang ditim­bulkan akibat kecelakaan itu akan ditanggung Polres Pasbar. Kita juga akan ikut takziah selama 7 hari di rumah ketiga korban,” sebut Kapolres.

Pada kesempatan itu, Kapolres membantah informasi yang bere­dar di media sosial, yang mengatakan anggotanya mabuk sa­at mengedarai mobil patroli tersebut. “Yang benar adalah Kapolsek Kinali beserta jajaran Reskrim, Intelkam dalam men­jalankan tugas mengejar pelaku pembakaran,” ungkap Djoko.

Ditambahkan Djoko, terhadap anggota yang menabrak korban akan tetap diproses sesuai aturan yang berlaku, terkait kemung­kinan adanya unsur-unsur kela­laian dalam mengendara mobil. “Saat ini Kapolsek dan sejumlah anggota polisi sedang menjalani perawatan di RS Yarsi Simpang Empat,” tegas Djoko Ananto.

Terhadap AS yang diduga sebagai pelaku pembakaran, saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka, usai diperiksa unit Reskrim secara intensif di Ma­polres Pasaman Barat.

Tersangka dijerat dengan pasal pembakaran 187 KUHP dengan ancaman di atas 7 tahun, karena telah membakar rumah orang tuanya. Dalam peristiwa kebakaran itu, tidak ada korban jiwa, sebab kedua orangtua pelaku berada di rumah kebunnya. Terhadap rumah yang dibakar diperkirakan kerugian sekitar Rp 200 juta. (h/idn)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]