Roda Mutasi Segera Bergulir, Lima Pejabat Langsung Ajukan Pindah


Jumat, 14 Oktober 2016 - 01:14:27 WIB
Roda Mutasi Segera Bergulir, Lima Pejabat Langsung Ajukan Pindah

SOLOK, HALUAN — Jika tidak ada aral melintang, dalam waktu dekat ini, Pemerintah Kota (Pemko) Solok akan melakukan rotasi jabatan. Sejumlah pejabat “impor” yang berasal dari luar Kota Solok dan ditampung oleh mantan Walikota Solok yang lama Irzal Ilyas mulai berpindah ke Kabupaten Solok. Tercatat, sekitar lima orang pejabat eselon III saat ini sudah pindah ke Kabupaten Solok.

Menurut sumber Haluan di BKD, disebutkan bahwa memang benar ada lima orang pejabat di Kota Solok yang sebelumnya berasal dari Kabupaten Solok me­nga­jukan pindah ke Kabupaten Solok. “Surat pindahnya sudah disahkan Walikota Solok. Beberapa nama yang sudah mengajukan surat pin­dah antara lain Nasripul Romika, Windel, Syafrial dan Siis,” sebut narasumber yang tidak mau disebut namanya ini.

Baca Juga : Pemko Padang Panjang Cek Kesiapan Posyan Idul Fitri

Sementara, guna memas­tikan informasi yang didapat ini, Haluan mencoba meng­hubung Kepala Badan Kepe­gawaian Daerah (BKD) Kota Solok, Jetson. Namun saat dihubungi, ternyata yang bersangkutan sedang dinas luar.

Disamping banyak me­ngajukan pindah untuk men­dapatkan jabatan ke Kabu­paten Solok, ternyata se­baliknya, juga ada sejumlah pejabat yang mengajukan pindah ke Pemko Solok. Mereka diantaranya Marwis dan Erlinda Syamsurahim, yang tidak lain merupakan istri mantan Bupati Solok, Syamsu Rahim.

Baca Juga : ASN di Dharmasraya Dilarang Meninggalkan Daerah, Sutan Riska Tuanku Kerajaan: Kepala OPD Wajib Berikan Laporan Kedisiplinan Pegawai

Seperti diketahui sebe­lumnya, begitu Syamsu Ra­him terpilih sebagai Bupati Solok 5 tahun lalu, banyak pejabatnya yang non job. Mereka yang non job itu diduga tidak loyal dan ada keberpihakan pada calon lainnya saat Pemilihan Ke­pala Daerah. Sebulan setelah dilantik, Samsu Rahim selaku Bupati Solok saat itu lang­sung melakukan mutasi be­sar-besaran.

Dalam mutasi itu tentu ada pejabat yang tidak keba­gian jabatan. Mereka yang tidak kebagian itu berlarian ke Kota Solok dan merapat ke Walikota Solok di era Walikota Iral Ilyas. Pemko Solok menampung pejabat non job itu dan diberi jabatan di Kota Solok. Ada yang menjabat Lurah walau di Kabupaten Solok pernah menjabat Camat, ada yang menjabat kepala bidang bah­kan ada yang eslon II.

Sekarang peta politik di Kabupaten Solok dan Kota Solok berubah lagi yang ditandai adanya kepala da­erah yang baru. Di Kota Solok dikomandoi Zul Elfian dan di Kabupaten Solok dikomandoi Gusmal, dalam waktu dekat akan ada pe­lantikan pejabat baik di Kota Solok maupun Kabupaten Solok. Pasalnya, sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Pem­berdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), dimana mu­tasi dan rotasi boleh dilak­sanakan setalah 6 bulan di­lantiknya gubernur, bupati dan walikota.

Karena sinyal pelantikan sudah ada, pejabat asal Ka­bupaten Solok tadi kembali berlarian dan ingin men­dapatkan lagi jabatan di Kabupaten Solok, pada hal jabatannya di Kota Solok belum dicabut oleh Walikota Solok Zul Elfian.

Saat ini, pejabat yang haus akan jaba­tan itu menjadi pembicaraan hangat di lingkungan Pe­merintah Kota Solok.

Sementara, terkait de­ngan ditemuinya sejumlah nama yang mengajukan pin­dah ke BKD Kota Solok menjelang dilakukannya mu­tasi pejabat eselon ini, Wali­kota Solok Zul Efian hanya menanggapi dengan santai. Menurutnya, pergeseran po­sisi jabatan ini sudah pera­turan yang ada.

“Tidak ada yang harus ditakutkan saat pergeseran posisi jabatan ini. Yang pasti, rotasi ini sebagai bentuk penyegaran pada roda pemerintahan,” pungkas wa­likota. (h/alf)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]