Ada ‘Godfather’ Bikin Duplikat Izin Kapal Asing


Jumat, 14 Oktober 2016 - 01:15:54 WIB

Jakarta, Halluan - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, bercerita saat pertama kali diangkat menjadi menteri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menemukan banyak masalah di industri laut dan perikanan Indonesia.

Salah satu masalah terbesar di industri kelautan dan perikanan Indonesia adalah maraknya kapal asing menangkap ikan dengan bebas. Bebas karena merasa punya izin untuk menangkap ikan. Padahal, kata Susi, izin yang diberikan adalah duplikat dari izin yang diberikan kepada pengusaha lokal. Pengusaha lokal ini memperbanyak izin tersebut dan menjualnya ke pihak asing.

“Waktu itu saya panggil para big boss. Saya tanya ‘berapa izin yang anda kopi?’ Dia bilang 3, nggak percaya. Lima bu, masih nggak percaya. Ya 10 deh bu,” kata Susi, Kamis (13/10).

Selain itu, kata Susi, data di KKP sendiri selalu berubah-ubah setiap waktu. Bahkan untuk meminta data secara rutin saja sangat sulit.”Sekarang kita sudah bergerak menuju satu data. Kalau dulu berubah-ubah terus. Terutama minta data kapal-kapal eks asing berubah terus datanya,” ujarnya.

Susi menambahkan, ada sekitar 1.300 izin yang diberikan kepada kapal eks asing oleh KKP. Namun kenyataan di lapangan tidak begitu.”Kata ‘godfather’ (mafia), dia kopi sampai 10 izin kadang-kadang. Kalau begitu dari 1.300 izin bisa jadi 13.000. Bisa dibayangkan ada segitu banyak kapal asing berkeliaran di perairan kita,” jelasnya.

Ukuran kapalnya pun sangat besar, kata Susi, mulai dari 200 GT sampai 800 GT. Bisa dibayangkan berapa ton ikan yang diraup sekali melaut.”Jaringnya itu 50 km ke atas, mungkin 100 km. Kalau cantrang Pantura kapal 80-100 GT bisa 6 km, ini mereka ratusan km. Bagaimana tidak menghabiskan sumber daya kita?” tanya Susi. Akhirnya Susi pun melarang asing menangkap ikan di perairan RI. Hanya nelayan dan kapal lokal yang diperbolehkan menangkap ikan. (h/dtc)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 23:40:42 WIB

    Walikota Tri Rismaharini Menangis Gara-gara BIN, Ada Apa?

    Walikota Tri Rismaharini Menangis Gara-gara BIN, Ada Apa? HARIANHALUAN.COM - Pemkab Surabaya menerima bantuan alat kesehatan (Alkes), APD hingga mobil PCR dari Badan Intelijen Negara (BIN). Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tak kuasa menahan haru usai truk ekspedisi berisi Alkes di.
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 19:27:46 WIB

    Guspardi Gaus: RUU Cipta Kerja Mesti Berpihak Pada UMKM 

    Guspardi Gaus: RUU Cipta Kerja Mesti Berpihak Pada UMKM  HARIANHALUAN.COM - Perwakilan Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI, Guspardi Gaus mengingatkan pemerintah dan tim panitia kerja (Panja) pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja untuk tidak.
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 18:34:56 WIB

    MUI Khawatir Ada Gelombang Kedua Covid-19

    MUI Khawatir Ada Gelombang Kedua Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) khawatir akan adanya gelombang kedua penularan virus corona atau Covid-19 bila tatanan kenormalan baru atau new normal diterapkan secara gegabah. Karenanya, MUI mengingatkan ag.
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 18:19:13 WIB

    Tempat Ibadah akan Difungsikan Lagi! Aturan dan Tatanan Normal Baru di Tempat Ibadah Diumumkan Besok

    Tempat Ibadah akan Difungsikan Lagi! Aturan dan Tatanan Normal Baru di Tempat Ibadah Diumumkan Besok HARIANHALUAN.COM - Menteri Agama Fachrul Razi akan mengumumkan tatanan normal baru (new normal) di tempat ibadah pada Jumat (29/5) yang arahnya memfungsikan kembali tempat umat untuk beribadah..
  • Kamis, 28 Mei 2020 - 15:47:40 WIB

    Waduh! Mantan Pimpinan KPK Nilai Pilkada saat Pandemi Rawan

    Waduh! Mantan Pimpinan KPK Nilai Pilkada saat Pandemi Rawan HARIANHALUAN.COM - Mantan wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengkritisi pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang digelar 9 Desember mendatang. Menurutnya, penyelenggaraannya di tengah pan.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]