Rumah Gadang Perlambang Kebesaran Penghulu


Jumat, 14 Oktober 2016 - 01:37:54 WIB
Rumah Gadang Perlambang Kebesaran Penghulu Kegiatan batagak rumah gadang Suku Simabua Nagari Balimbiang, Rambatan, Rabu (12/10). Terlihat Wabup Zuldafri Darma turut menarik tali bersama masyarakat saat mendirikan tonggak rumah gadang. (HUMAS)

PADANG, HALUAN — Rumah gadang tidak hanya menjadi lambang kebesaran kaum di Minangkabau, tapi juga bisa memperlihatkan peran niniak mamak dalam suatu kaum. Rumah gadang yang terawat dan berfungsi dengan baik, menjadi perlambang niniak mamak menjalankan fungsinya.

 

Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LK­A­AM) Sumatera Barat M Sa­yuti Dt Rajo Pangulu menga­takan, sebagai pimpinan dalam suatu kaum  penghulu ber­tang­gungjawab dan berkewajiban memelihara anggota kaum, suku dan nagarinya.

 

“Karena penghulu ber­tang­gungjawab terhadap per­ma­salahan yang terdapat dalam masyarakat dan hal ini di­kata­kan kewajiban penghulu, kusuik manyalasai, karuah mam­pa­ja­niah.  Penghulu juga berperan dalam menfungsikan rumah gadang,” ucap Dt Rajo Pangulu, Kamis (13/10).

 

Lebih lanjut dikatakan, rumah gadang secara umum yang digunakan sebagai tempat melakukan kegiatan dan se­bagai tempat pertemuan ke­luarga.

 

Selain itu berfungsi apabila ke empat pimpinan dalam kaum tersebut melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan aturan dalam adat Minangkabau. Karena ke­be­ra­daan rumah gadang menggam­barkan kebersamaan dalam keluarga.

 

“Berfungsi atau tidaknya rumah gadang dalam suatu kaum, tergantung pada peranan penghulu, manti malin dan dubalang,” pungkasnya.

 

Pihaknya berharap, agar kedepannya pimpinan yang ditunjuk dalam suatu kaum bisa melaksanakan tugas dan ber­tang­gungjawab sesuai dengan aturan yang telah ditentukan dalam adat. Dengan begitu keberadaan rumah gadang dalam suatu daerah ataupun kaum dapat hidup dan ber­fungsi seperti dahulu kala.

 

Selain itu, pihaknya juga mengajak kepada semua ma­sya­rakat Ranah Minang, agar menumbuhkan rasa ke­bera­daannya sebagai orang Minang­kabau, seperti bergontong royong secara bersama-sama membangun rumah gadang, jika sekiranya dalam suatu kaum tersebut tidak ada rumah kebesaran Ranah Minang.

 

Rumah Tuo Kampai Nan Panjang

 

Sementara itu, di Nagari Balimbing terkenal dengan Rumah Tuo Kampai Nan Pan­jang­­nya, masyarakat bersama-sama pemerintah membangun rumah gadang ini kem­bali. Bangunan tua ini sudah berusia ratusan tahun dan tidak mem­per­gunanakan paku dalam konstruksi bangunannya.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]