Agam Terdepan Soal Keterbukaan Publik


Jumat, 14 Oktober 2016 - 01:46:37 WIB
Agam Terdepan Soal Keterbukaan Publik KOMISIONER KI Sumbar Sondri menyerahkan bahan sosialisasi kepada PPID Utama Pemkab Agam, usai sosialisasi UU 14 Tahun 2008, (Kamis 13/10) di Kantor Bupati Agam.

AGAM, HALUAN — Pemkab Agam berkomitmen untuk selalu menjaga keter­buka­annya kepada publik. Keter­bukaan itu merupakan perin­tah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keter­bukaan Informasi Publik.

Sekda Pemkab Agam Mar­tias Wanto menyebutkan, di era keterbukaan sekarang ini, transparansi me­ru­pakan hal mutlak yang harus dila­ku­kan badan publik. Apalagi, setiap ha­rinya, ada 113 LSM dan 500 lebih warta­wan yang selalu me­ngawal transparansi Pemkab Agam. ”Ti­dak ada alasan un­tuk tidak me­ne­rap­kan Undang-undang Keterbukaan Publik. Jajaran Pemkab Agam sudah paham, selagi soal pe­me­rin­tahan dan dibiayai oleh APBD, wajib dibuka. Jika ada ma­syarakat bertanya, sampaikan saja. Ja­ngan beralasan ma­sya­rakat tidak boleh tahu,” ungkap Sekda saat membuka Sosia­lisasi UU 14 Tahun 2008 di jajaran Pem­kab Agam, Kamis (13/10) di Aula Kantor Bupati Agam, Lubuk Basung.

Martias Wanto me­ng­ung­kapkan, dengan keterbukaan yang dijalankan, dia cukup heran ketika Pemkab Agam tidak menjadi terbaik dalam pemeringkatan badan publik yang dilaksanakan Komisi Informasi Sumbar beberapa waktu yang lalu. “Awalnya, kami heran. Kok tidak masuk? Tapi, setelah kami telusuri, ternyata kami belum menja­lankan sesuai formulasi yang digariskan aturan, meski untuk keterbukaan Pemkab Agam tidak diragukan lagi. Pak Bupati meminta kegiatan so­sia­lisasi ini digelar dengan menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi Sum­bar,” ujarnya.

Sementara, PPID Utama Pemkab Agam, Syatria me­nyam­paikan, peserta sosialiasi diikuti oleh sekretaris dan tata usaha di Satuan Kerja Perang­kat Daerah Pemkab Agak sela­ku PPID Pembantu. Sosialisasi juga dihadiri Sekretaris Nagari di empat kecamatan di kawa­san Agam Barat. “Total yang direncanakan hadir 70 peserta. Sampai pembukaan sudah menandatangani daftar hadir 65 orang,” ujar Syatria.

Menurut Syatria, me­nin­daklanjuti UU Keterbuiaan Informasi Publik, Agam sudah memiliki regulasi, mulai SK PPID Utama, hingga Pembantu dan regulasi Standar Operasi Prosedur Pelayanan Informasi Publik. “Juga jajaran SKPD sampai wali nagari harus men­jadi terdepan dalam penge­lolaan informasi publik,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi In­formasi Sumbar Arfitriati men­desak Pemkab Agam berbenah terkait penerapan keterbukaan informasi. “Jangan anggap mengaplikasikan UU 14 tahun 2008 akan menambah beban kerja badan publik. Tidak. justru sangat membantu badan publik dalam mewujudkan good and clean governance,” ujar Arfitriati.

Adanya sosialisasi ini, bisa tercapai pemahaman PP­ID Pembantu dan Sekretaris Nagari. Efeknya, pada 2017, saat penilaian badan publik Kabupaten Agam bisa meraih terbaik. “Tidak sulit untuk terbuka itu, asal ada niat ada komitmen badan publik. Jus­tru lebih sulit kalau mau meng­korupsi uang negara, pasti mati ketakutan karena ada KPK, kejaksaan dan polisi yang siap memenjarakannya,” ujar Arfitriati.

Pada sosialisasi, dua nara­sum­ber dari KI Sumbar, Sondri dan Adrian Tuswandi lebih menekankan kepada aplikasi ketimbang model normatif. “Kita menerapkan sosialisasi model aplikatif baik itu soal pengelolaan informasi mau­pun saat materi penyelesaian sengketa informasi publik,” ujar Adrian.

Pada penyampaian Adrian memastikan ketika ketidak adaan informasi diperoleh masyarakat maka dipastikan badan publik yang mangkir dari perintah UU 14 Tahun 2008. “Saya pastikan badan publik itu akan duduk dikursi termohon pada sidang penye­lesaian sengketa informasi publik,” ujarnya.

Peserta sosialisasi sangat antusias mengikuti dan me­nilai waktu yang sangat sing­kat. “Sayang waktunya singkat padahal topiknya menarik,” celetuk peserta usai diskusi sosialisasi. (h/ben)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]