DIJAMIN UU NO 35/2009

Laporkan Diri, Pecandu Narkoba Tidak Dipidana


Sabtu, 15 Oktober 2016 - 00:38:07 WIB

PARIAMAN, HALUAN — Un­dang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika mengakomodir warga yang merasa dirinya pecan­du, pengguna atau korban dari narkoba yang melaporkan diri atau anggota keluarganya yang lain ke kantor kepolisian untuk dilakukan rehabilitasi.

Demikian disampaikan Ka­pol­res Padang Pariaman, AKBP Roe­dy Yoelianto, SIK, MH, “Untuk warga Padang Pariaman silahkan melapor kepada kami atau di Polsek terdekat. Kami akan fasilitasi untuk bekerjasama dengan Direktorat Narkoba Polda Sumbar dan BNNP Sumbar untuk merehabilitasi yang bersangkutan. Dan, sepanjang ta­hun 2016 ini, sudah ada dua warga yang melaporkan diri dan dire­habilitasi,” ujar Rudi.

Dalam pasal 54 UU No. 35/2009, lanjut Rudi, dijelaskan bahwa pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Pasal 55 ayat (1) menjelaskan bahwa orangtua atau wali bagi pecandu narkotika yang masih di bawah umur, wajib mela­porkan pecandu tersebut untuk dilakukan pengobatan atau reha­bilitasi. Sedangkan ayat (2) bagi pe­candu narkotika yang cukup umur, wajib melaporkan diri atau dila­porkan oleh keluarganya untuk dilakukan rehabilitasi. “Apabila yang bersangkutan melaporkan diri, tidak akan dilakukan proses pidana, malah akan dilakukan rehabilitasi. Hal ini bisa kita baca dalam pasal 103 dan 127 UU no. 35/2009. Jadi jangan menunggu ditangkap dulu. Kalau sudah di­tang­kap, langkah selanjutnya tentu dipidanakan,” jelas Kapolres Pa­dang Pariaman.

Kepala BNNP Sumbar, Mo­ham­mad Ali Azhar, saat ditemui Ha­luan menjelaskan bahwa pecan­du atau korban narkotika yang melaporkan diri, akan dilakukan proses penelusuran bukti (asses­ment). Dari penelusuran tersebut akan dilakukan pengobatan dan rehabilitasi sesuai dengan tingkat kecanduan dan lama pemakaian. “Orang yang baru memakai nar­koba atau mencoba-coba, bisa dilakukan rehabilitasi dengan dela­pan sampai 10 kali pertemuan konsultasi. Lain halnya bagi pe­can­du narkotika yang sudah lama, pengobatan dan rehabilitasi mereka tentu membutuhkan waktu yang sangat lama. Mereka akan diinap­kan ditempat rehabilitasi yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Semua proses ini tidak dikenakan bia­ya alias gratis,” jelas Ali Azhar. (h/mg-fyt)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 26 September 2016 - 02:00:47 WIB

    Bupati Sutan Riska Kecewa, Musibah Rakyat Tak Dilaporkan

    Bupati Sutan Riska Kecewa, Musibah Rakyat Tak Dilaporkan DHARMASRAYA, HALUAN — Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan kaget dan kecewa, tatkala seseorang memberi in­formasi ada anggota masyarakat di wilayah Kabupaten Dharmasraya yang mati bunuh diri dan mati kesentrum li.
  • Rabu, 21 September 2016 - 15:17:06 WIB

    Gubernur : Pejabat Menerima Suap dan Uang Pelicin Laporkan, Saya Pecat

    Gubernur : Pejabat Menerima Suap dan Uang Pelicin Laporkan, Saya Pecat PADANG, HALUAN—Gubernur Sumbar Irwan Prayitno akan pecat pejabatnya yang melakukan suap dan mempersulit izin usaha di Sumbar, apalagi meminta-minta uang "pelicin"..
  • Selasa, 30 Agustus 2016 - 04:35:04 WIB
    DIDUGA TUTUPI PRAKTIK ILLEGAL LOGGING

    PBHI Ancam Laporkan Forkopimda Sijunjung

    SIJUNJUNG, HALUAN — PBHI Sumbar mengancam akan melaporkan Forkopimda Kabupaten Sijunjung, karena dinilai telah menutup-nutupi praktik illegal logging yang terjadi di wilayah kenagarian Sungai Batuang, Kecamatan Kamang Baru,.
  • Senin, 27 Juni 2016 - 17:21:50 WIB

    LSM Laporkan Walinagari Pangkalan ke Kejaksaan

    LSM Laporkan Walinagari Pangkalan ke Kejaksaan LIMAPULUH KOTA, HALUAN -- Salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota, Forum Komunikasi Peduli Nagari (FKPN) melaporkan Walinagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan ke Kejaksaan Negeri Payakumbuh cabang Pa.
  • Kamis, 10 Maret 2016 - 04:39:53 WIB
    Diduga Lecehkan Sijunjung dan Minangkabau

    Pemilik akun Sandro Dilaporkan ke Polisi

    SIJUNJUNG,HALUAN — Hati-hati postingan di Facebook. Bila ada yang tidak terima, bisa dipolisikan seperti pemilik akun Sandro Yemigoe. Postingan di akun facebook San­dro Yemigoe memantik emosi ribuan netizen Kabupaten Sijun.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM