USAI PEMBANGUNAN DRAINASE

Simpang Tinju Dibuka November


Sabtu, 15 Oktober 2016 - 00:51:26 WIB
Simpang Tinju Dibuka November PEMBANGUNAN drainase di Jalan Gajah Mada Gunung Panggilun Padang yang menyebabkan jalan di Simpang Tinju ditutup akan selesai pada November. Diperkirakan minggu ke 3 November jalan tersebut akan kembali dibuka. (MELATI OKTAWINA)

PADANG,HALUAN — Kondisi jalan Simpang Tinju yang ditutup akibat pengerjaan pembangunan saluran drainase dikeluhkan oleh pengendara. Banyak yang mengeluh akibat harus memutar jalan yang jauh.

Nico Lesmana bagian PP­TK dari Dinas Pengerjaan Umum Kota Padang. Nico menjelaskan penutupan jalan yang dilakukan adalah cara yang terbaik agar kondisi jalan di sekitar agar tidak semakin macet.

Jika pengerjaan dilakukan dengan penutupan sebagian badan jalan dan sebagian lagi bisa dilalui hal ini justru akan memperparah keadaan.

“Awalnya metode yang kita gunakan adalah dengan cara penutupan sebagaian jalan. Namun setelah melihat lang­sung kondisi jalanan maka hal ini tidak bisa dilaksana­kan,” ucap Nico pada Haluan Jumat (14/10).

Untuk penutupan seluruh badan jalan di Simpang Tinju sudah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian. Pihak polisi pun setuju agar jalan ditutup keseluruhannya. Karena masih banyak jalan alternatif lain yang bisa ditempuh oleh pengendara.

Dikatakannya, pengerjaan pembangunan drainase dimulai semenjak 1 Juni hingga 27 Desember. Dengan panjang pembangunan drainase sekitar 725 meter yang dikerjakan oleh PT Ruhul Fateya Contractor.  Sedangkan untuk  drainase  berukuran 1,2 meterX 1,5 meter.

“Dimulai dari Citra Swa­layan yang terdapat di Jalan Gajah Mada, hingga ke Sim­pang ITP,” ucap Niko di kantor Dinas PU Jalan Ujung Gurun.

Saat ditanyai kapan jalan akan kembali dibuka, Nico menjelaskan sekitar minggu ke 3 November. Hal ini karena terkendala dengan banyaknya kabel-kabel  di dalam tanah. Selain juga menunggu antrian  pemesanan box yang akan dipasang di Simpang Tinju. Apalagi saat sekarang ini hujan yang sering turun juga menjadi kendala lambatnya pengerjaan.

“Sudah tiga hari kebela­kangan hujan terus. Hal ini juga menjadi kendala, jika Sabtu (15/10) masih hujan terpaksa akan dipasang tenda untuk melakukan pengecoran,” tutur Nico.

Hingga saat sekarang ini pengerjaan sudah mencapai 66 persen. Jika cuaca baik ke­mung­kinan dalam minggu ini akan dilakukan pengecoran kembali.

Niko juga menyatakan, minggu depan jalan tersebut akan ditutup penuh dengan seng sehingga tidak ada lagi pengendara sepeda motor yang melewatinya.

“Hal ini dilakukan agar pengerjaan tidak terganggu. Dengan pengendara sepeda motor yang nakal dengan tetap masuk ke dalam jalan,” ujar Nico.

Dirinya menyatakan agar pengendara dapat sabar me­nunggu jalan hingga dapat dibuka kembali. Nico pun sudah menyuruh kepada PT Ruhul Fateya Contractor untuk mempercepat pekerjaan. Untuk itu ditargetkan akhir November telah selesai keseluruhannya.

Sementara itu, Yuni seo­rang pengendara sepeda motor mengeluhkan kondisi jalan yang ditutup. Meskipun ada alternatif jalan lain yang bisa digunakan. Namun hal tersebut membuat jarak tempuh sema­kin jauh.

“Semoga jalan cepat dibuka kembali, dan pengerjaan drai­na­se cepat selesai. Sehingga tidak perlu untuk meng­guna­kan jalan alternatif,” tutur Yuni.

Hal itu juga dikeluhkan sopir angkot dan masyarakat yang biasa melintasi jalan tersebut.

Seperti penuturan salah seorang sopir angkot jurusan Steba-Pasar Raya, Roni (28) keluhkan pengalihan jalan, akibatnya penumpang yang biasanya naik di Simpang Tinju tidak ada lagi. Hal ini me­ngakibatkan penumpang mereka berkurang.

“Kami para sopir angkot yang biasa mangkal di jalan itu, kehilangan penumpang selama jalan itu ditutup,” ujarnya.

Keluhan serupa juga diu­tarakan oleh pedagang yang berjualan di Simpang Tinju tersebut. Pasalnya, semenjak pembangunan itu dilakukan dan jalan dialihkan, pengun­jung kami sepi, karena tidak ada pengendara yang melintasi kedai kami, ujar Riko.

Mereka mengharapkan pe­me­rintah Kota Padang segera menyelesaikan perbaikan itu. (h/mg-mel/rul)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 04 Juli 2019 - 21:46:35 WIB

    Dishub Padang akan Tambah Lampu Lalu Lintas Simpang Presiden Jalan Khatib Sulaiman

    Dishub Padang akan Tambah Lampu Lalu Lintas Simpang Presiden Jalan Khatib Sulaiman PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang Dian Fakri menyebutkan, lampu lalu lintas di simpang presiden akan ditambah. Saat ini, median jalan sudah dibongkar dan siap dipasang lampu lalu lintas..
  • Kamis, 16 Mei 2019 - 16:05:02 WIB

    Dishub Padang Akan Perkecil Taman Segitiga Simpang Presiden

    PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang berencana akan memperkecil taman segitiga yang ada di Simpang Presiden agar dapat mengatasi kemacetan yang ada di simpang tersebut..
  • Rabu, 17 Mei 2017 - 17:35:18 WIB

    Kulkas di Pasar Raya Padang Ini Bisa Simpang Cabai 30 Ton

    Kulkas di Pasar Raya Padang Ini Bisa Simpang Cabai 30 Ton PADANG, HARIANHALUAN.COM - Guna memenuhi permintaan masyarakat akan kebutuhan bahan pokok, pemerintah daerah telah siapkan tiga ruangan pendingin untuk menyimpan kebutuhan pokok terutama cabai merah. Melalui Bulog Sumbar, saa.
  • Selasa, 06 Desember 2016 - 01:30:49 WIB

    Warga Simpang Patai Indarung Harapkan Penerangan Jalan

    Padang, Haluan — Warga Simpang Patai RW 1 Kelurahan Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan berharap, DPRD DAN Pemko Padang memperhatikan sarana infrastruktur jalan lingkungan yang kini banyak rusak. Ada juga DAM aliran.
  • Jumat, 04 November 2016 - 00:26:51 WIB

    Simpang STKIP PGRI Sering Macet

    PADANG, HALUAN — Tradisi ang­kutan Kota (angkot) ngetem yang menyebakan kemacetan ternyata susah dihilangkan. Saat ini, keluhan pengendara jalan me­muncak akibat angkot beramai ngetem menunggu penumpang di simpang Jalan S.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM