Gubernur Setuju Audit Anggaran KONI


Sabtu, 15 Oktober 2016 - 01:52:45 WIB
Gubernur Setuju Audit Anggaran KONI Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mendukung usulan DPRD Sumbar untuk mengaudit anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Gu­benur mengatakan audit adalah suatu hal yang lumrah dalam penggunaan anggaran.

“Setelah diaudit akan jelas terlihat penggunaan dana KONI. Selain itu laporan keuangan KONI juga menjadi lebih dipercaya karena sudah diaudit,” kata Irwan di DPRD Sumbar.

Terkait audit anggaran ini, tambah gubernur, BPK tanpa dimin­ta juga sudah rutin mela­kukannya, yakni mengaudit peng­gunaan dana yang berasal dari kas daerah. 

Sebelumnya, penggunaan da­na APBD oleh KONI Sumbar dikritisi anggota DPRD Sumbar. DPRD menilai penggunaan dana banyak tak tepat. Karena alasan itu Audit khusus diminta dila­kukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumbar, Marlis mengatakan, pengunaan dana KONI dinilai tak tepat karena banyak kejanggalan yang dite­mukan.

Marlis menyebut, anggaran yang janggal diantaranya berhu­bungan dengan perbaikan alat fitnes yang terbilang besar yakni­nya sebesar Rp70 juta. Kemudian ada biaya bantuan operasional pimpinanan KONI dengan nilai Rp183 juta.

Tak hanya itu, pada pem­bahasan di DPRD dana KONI yang telah dikucurkan Rp30 miliar juga mendapat sorotan. Anggaran tadi rencananya sudah termasuk untuk bonus atlet. Namun menje­lang pembahasan APBD peruba­han (APBD-P) KONI mengaku anggaran Rp30 miliar tersebut tak cukup. KONI mengajukan lagi Rp8,5 Miliar di APBD-P. Rin­ciannya adalah bonus atlet Rp7,4 miliar, pembinaan jangka panjang atlet Rp620 juta, termasuk untuk biaya Musyawarah Provinsi (Mus­prov) KONI atau pemilihan ketua KONI Rp443 juta lebih. Setelah melalui pembahasan di tingkat di tingkat Banggar bersama TAPD DPRD menyetujui anggaran hibah untuk KONI hanya ditambah Rp5 miliar di APBD Perubahan.

“Sebahagian dari anggaran Rp30 miliar tadi ada yang digu­nakan untuk hal yang tak seharus­nya. Karenanya mayoritas anggota Banggar meminta BPK melaku­kan audit khusus,” papar Marlis.

Berkaitan dengan bonus atlet yang diajukan di APBD peru­bahan, menurut dia DPRD setuju untuk hal yang satu ini. “Untuk bonus atlet kita setuju, namun akan dihitung lagi berapa real­nya,” ulas Marlis.

Ia menuturkan, saat ini SKPD sangat kesulitan memperjuang­kan anggaran yang berkaitan dengan rakyat. Penyebabnya adalah pemangkasan. Hal ini juga menjadi alasan DPRD menyetujui dilakukan. Dengan demikian jelas kemana penggunaan anggaran selama ini.

Anggota Banggar yang lain, Hidayat menyebutkan, dari rapat Banggar hingga sore kemarin, hampir semua anggota sepakat BPK melakukan audit khusus terhadap pengunaan alokasi dana hibah KONI Sumbar. (h/len)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]