BAGIAN SATU: Rajo Lelo, Pewaris Terakhir Tuah Penakluk Harimau


Sabtu, 15 Oktober 2016 - 23:06:17 WIB
BAGIAN SATU: Rajo Lelo, Pewaris Terakhir Tuah Penakluk Harimau Rajo Lelo
jadi penangkap harimau. Sudah berpuluh rimba yang dia masuki untuk menangkap hewan pemangsa itu. Namun, jangan sangka Rajo Lelo menangkap harimau untuk diperjualbelikan. Dia hanya menangkap harimau yang mengganggu warga, mengusik ketenangan kampung. “Harimau yang ditangkap itu, yang masuk perkampungan. Harimau yang memakan ternak warga. Kalau tidak masuk perkampungan, tak akan diganggu apalagi diperangkap. Tidak ada yang tidak datang kalau saya sudah memanggil mereka,” sebut Rajo Lelo jumawa.

 

Untuk menangkap harimau, Rajo Lelo tetap memakai pinjaro kayu maransi (kayu yang kuat khas daerah Sumbar-red). Lalu, sebagai umpan, dimasukkan kambing yang sebelumnya sudah dilimaui dan dihembuskan asap kemenyan. “Istilahnya, sudah kita beri rajah pemanggil harimau. Ada bacaan yang mesti dilafazkan. Yang tadi saya sebutkan bagian dari potongan lafaz itu,” tutur Rajo Lelo.

Baca Juga : Hakikat Pendidikan

 

Dalam hitungan semalam, harimau akan masuk kandang secara sukarela. “Tidak akan mungkin salah tangkap, inyiak yang masuk pinjaro adalah yang mengganggu perkampungan. Tidak jarang diantarkan oleh harimau-harimau lainnya. Itu tandanya, mereka sudah mengakui kesalahan dan bersedia menebusnya,” ucap pria yang empat orang keluarganya tewas dihantam galodo, akhir 2012 lalu di Kampuang Ubi, Batubusuak, Padang.

 

Hingga akhir 1995, tak kurang sudah 30 harimau yang ditangkap Rajo Lelo hidup-hidup. Harimau yang ditangkapnya diserahkan ke Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar untuk dikembangkan di habitat lain. Rajo Lelo, sendiri hanya meminta uang siliah jariah dan pengganti beli umpan ke petugas BKSDA. (Bersambung)

 

*Tulisan ini diposting Editor Haluan, Bhenz Maharajo di blog pribadinya, Maharadjho.worpres.com dan merupakan hasil wawancaranya dengan Rajo Lelo tahun 2013 lalu.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]