SKPD Diminta Lestarikan Tanaman Anggrek


Senin, 17 Oktober 2016 - 00:29:47 WIB
SKPD Diminta Lestarikan Tanaman Anggrek

PADANG PANJANG, HALUAN — Walikota Padang Panjang meminta kepada selu­ruh SKPD yang ada di kota berjuluk Serambi Mekah itu, untuk membudidayakan dan pengembangaan tanaman ang­grek. Selain untuk memper­cantik rumah dan perkantoran, juga melestarikan spesies bunga yang beberapa di antaranya dilindungi pemerintah.

Dikatakan Hendri Arnis, melalui PP nomor 7 tahun 1999, pemerintah melindungi beberapa jenis anggrek, yaitu Anggrek Koribas, Anggrek Hitam, Anggrek Hartinah, Anggrek Albert, Anggrek Jam­rud, Anggrek Raksaksa Irian dan Anggrek Ki Aksara.

Baca Juga : Sutan Riska Tuanku Kerajaan: Dana Nagari Masih Diprioritaskan untuk Penanganan Covid-19

“Saya meminta kepada seluruh kepala SKPD, agar menanam tanaman anggrek. Saya juga berharap kepada seluruh masyarakat Kota Pa­dang Panjang juga ikut mela­kukan hal yang serupa. Semoga dengan melestarikan anggrek di Kota Padang Panjang, akan menambah ciri khas kota kita sebagai kota anggrek, selain berjuluk Kota Pendidikan atau­pun Kota Serambi Mekah,” katanya.

Menurut Hendri Arnis, anggrek dikenal sebagai tana­man hias populer yang diman­faatkan bunganya. Bunga ang­grek sangat indah dan varia­sinya hampir tidak terbatas. Indonesia memiliki kekayaan jenis anggrek yang sangat tinggi, terutama anggrek epifit yang hidup di pohon-pohon hutan, dari Sumatera hingga Papua.

Baca Juga : Gas Tabung Melon Mulai Langka di Muara Labuh

Kemudian anggrek bulan adalah bunga pesona bangsa Indonesia. Anggrek juga men­jadi bunga nasional Singapura dan Thailand.

“Selain sebagai hiasan ru­mah atau perkantoran, ang­grek juga memiliki nilai eko­nomis jika dikembangkan da­n dirawat dengan baik. Selain SKPD, imbauan ini juga akan kita lakukan bagi masyarakat, ter­ma­suk juga kelompok-kelom­­pok pengelola bunga hias di kota ini,” ungkapnya. (h/mg-pis)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]