Leicester Menuju Titik Nadirnya


Senin, 17 Oktober 2016 - 00:42:21 WIB
Leicester  Menuju Titik Nadirnya APA yang Leicester perlihatkan di awal musim ini seakan menghapus segala performa gemilang mereka musim lau.

London, Haluan  — Sudah kalah empat kali dari delapan pertandingan dan belum pernah menang tan­dang musim ini. Leicester City menuju titik nadirnya saat ini. Apa yang Leicester perlihatkan di awal musim ini seakan menghapus segala performa gemilang mereka musim lalu saat menjadi juara Premier League, me­ngang­kangi tim-tim tradi­sional selama ini.

Seperti masih dalam eu­fo­ria keberhasilan jadi juara liga musim lalu, Lei­cester tidak bisa menghadapi ke­nyataan bahwa musim 2016/2017 akan semakin sulit kalau tidak bisa dibilang kejam untuk mereka.

Menyusul kekalahan 1-2 dari Hull City di partai perdana, Leicester lantas tidak bisa benar-benar bang­kit. Pekan demi pekan dila­lui dengan hasil yang tak pasti, kadang menang tapi pekan depannya seri atau bahkan kalah.

Itu yang terbukti sejauh ini ketika Leicester kembali menelan kekalahan ke­em­patnya musim ini usai ta­kluk 0-3 dari Chelsea di Stamford Bridge, Sabtu (15/10). Hasil itu membuat ‘Si Rubah’ duduk di posisi ke-13 dengan delapan poin.

Kekalahan ini pun mem­buat Leicester menyamai torehan buruk Blackburn Rovers di musim 1995/1996. Berstatus juara bertahan kala itu, The Rovers tidak mampu memenangi empat laga tan­dang pertamanya dan akhir­nya finis posisi ketujuh.

Leicester pun bisa saja bernasib demikian me­ngi­ngat Blackburn dulu juga adalah tim kejutan saat menjuarai Premier Lea­gue. ”Sudah jelas ketika kami melawat ke Chelsea, kami tahu mereka tim besar dan kami harus punya perhatian maksimal,” ujar manajer Claudio Ranieri kepada Sky Sports.

“Kami banyak me­la­ku­kan kesalahan dan kami coba bereaksi. Kami lebih baik di babak kedua, tapi mereka kemudian mencetak gol ketiga. Kini kami harus bisa bangkit tepat waktu untuk laga hari Selasa,” sambung Ranieri merujuk pada laga Liga Champions kontra FC Copenhagen.

Ranieri mengatakan ka­lau anak asuhnya bermain sangat buruk di babak per­tama.” Tapi kami kalah sega­la-galanya. Pendekatan kami tidak bagus dan itu me­mudahkan mereka. Saya bahkan tidak mengenali sama sekali pemain saya di babak pertama, tapi saya akan bicara kepada mereka. Setidaknya lebih baik ter­jadi sekarang ketimbang di akhir musim. Kami sudah ditunggu laga berat lainnya. Copenhagen itu tim bagus. Kami harus bereaksi atau bakal ada laga buruk lain­nya,” tutupnya. (h/dtc)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 11 Agustus 2016 - 04:06:26 WIB

    Leicester Perpanjang Kontrak Ranieri

    Leicester Perpanjang Kontrak Ranieri Leicester, Haluan — Clau­dio Ranieri setuju mem­perpanjang masa kontrak ber­sama Leicester City. Sang Ma­najer menambah durasi pen­gabdian selama empat tahun. Sang arsitek mengaku punya visi baru bersama The Foxes..
  • Jumat, 05 Agustus 2016 - 04:04:21 WIB

    Barcelona Beri Pelajaran Leicester

    Barcelona Beri Pelajaran Leicester Stockholm, Haluan – Barcelona memberikan pelajaran yang berharga ke Leicester City. Barcelona sudah unggul tiga gol di babak pertama, tapi Leicester City mampu membalas dua kali..
  • Senin, 01 Agustus 2016 - 03:38:56 WIB

    Kalah dari PSG, Leicester Dapat Pengalaman Bagus

    Kalah dari PSG, Leicester Dapat Pengalaman Bagus Carson, Haluan — Paris Saint-Germain meraih kemenangan telak saat bertemu Leicester City di ajang International Champions Cup. PSG menggasak juara bertahan Premier League itu dengan skor 4-0 di Stubhub Center, Carson, Calif.
  • Selasa, 19 Juli 2016 - 06:31:07 WIB

    Leicester Pasang Target Rendah

    Leicester Pasang Target Rendah LEICESTER, HALUAN — Menghadapi musim 2016/2017 Leicester memasang target yang rendah. Leicester sendiri merupakan juara liga Inggris musim lalu. Pelatih Leicester Claudio Ranieri menargetkan anak asuhnya mengamankan 40 poin.
  • Kamis, 26 Mei 2016 - 05:07:12 WIB
    Target Musim Depan

    Leicester Hanya Ingin Bertahan

    Leicester Hanya Ingin Bertahan Leicester, Haluan — Pelatih Claudio Ranieri sukses mengantar Leicester City menjadi juara Premier League musim 2015-2016. Pria asal Italia itu membeberkan prioritas utama timnya musim depan. Ranieri hanya menargetkan Leices.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM