Tim Penilai Adiwiyata Kunjungi SDN 04 Garegeh


Senin, 17 Oktober 2016 - 01:28:35 WIB
Tim Penilai Adiwiyata Kunjungi SDN 04 Garegeh Tim Penilai Adiwiyata Nasional foto bersama dengan Kadis Disdikpora Bukittinggi Ellia Makmur, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Bukittinggi Mardison di SDN 04 Garegeh dalam rangka melakukan verifikasi lapangan. (YURSIL)

BUKITTINGGI, HALUAN — Tim penilai Adiwiyata tingkat nasional me­lakukan kunjungan ke SDN 04 Garegeh. Rombongan yang terdiri dari Pusat Pengendalian Pem­bangunan Ekoregion Sumatera (P3ES) Yonizon, Kasubid Evaluasi dan Informasi Lingkungan, Bapedalda Provinsi Sumbar, Dasril, SP dan Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Bukit­tinggi, Mardison.

Sebelum memasuki pe­karangan sekolah, rombongan disambut dengan kalungan bunga. Sebagai tamu kehor­matan Yonizon dan Mardison diajak kepala sekolah untuk memetik buah sirsak yang telah masak.

Dalam sambutannya Yo­nizon mengatakan bahwa pe­nilaian terhadap sekolah adi­wiyata tingkat nasional harus melalui tiga tahapan d­i­an­taranya, seleksi ad­mi­nistrasi, seleksi dokumen dan verifikasi lapangan.

“Jadi tujuan kami ke sini adalah untuk melakukan ve­rifikasi lapangan serta me­mastikan bahwa data-data yang telah sampaikan tersebut betul betul ada. Karena sebelumnya kami telah melakukan seleksi administrasi dan seleksi do­kumen. Kesan kami ketika akan memasuki lingkungan SD 04 Garegeh, kami melihat peka­rangan sekolah yang  begitu hijau, bersih dan asri. Namun kami ingin melihat lebih jauh lagi apa apa yang telah dilakukan oleh sekolah ini,” kata Yonizon, Kamis (13/10).

Sementara itu, Kepala Kan­tor Lingkungan Hidup Kota Bukittinggi Mardison me­ngatakan, tim penilai selama dua hari, (Kamis, Jumat ) akan melakukan verifikasi lapangan di SDN 04 Garegeh, SDN 18 Bukit Canggang, SDN 08 Kubu Tanjung dan MAN 1 Model.

“Kita harapkan tim penilai dari Pusat Pengendalian Pem­bangunan Ekoregion Sumatera Bapak Yonizon dapat melak­sa­nakan tugasnya dengan baik dan lancar sehingga dapat hasil yang memuaskan,” kata Mardison.

Ia menjelaskan, keber­ha­silan keempat sekolah tersebut melaju ke tingkat nasional telah melalui beberapa tahapan, mulai dari tingkat kota, tingkat provinsi dan sekarang ke ting­kat nasional. Ia juga melihat  ke empat sekolah Adiwiyata itu memang sudah layak maju ke tingkat nasional.

Kasubid Evaluasi dan In­for­­masi Lingkungan Bape­dalda Provinsi Sumbar Dasril me­ngatakan Provinsi Sumbar tahun ini mengajukan 20 se­kolah adiwiyata tingkat na­sional dan empat sekolah be­rasal dari Bukittinggi.

Sejak tahun 1998 di Sum­bar tercatat sebanyak 700 yang telah me­nyandang prediket sebagai sekolah adiwiyata.

Kepala SD 04 Garegeh Sri Ramayenti dalam pre­sen­tasinya menyebutkan, ke­berhasilan sekolahnya melaju ke tingkat nasional tidak lepas dari kerja keras warga se­kolah, serta didukung oleh orang tua murid, pihak ke­lurahan dan kecamatan serta Pemko Bukittinggi.

Sejak ditetapkan seko­lah­nya sebagai sekolah adiwiyata tingkat kota maupun provinsi telah banyak manfaat yang diperoleh warga sekolah, se­perti lingkungan yang se­makin bersih, indah dan asri. “Bahkan buah-buahan yang kami tanam telah bisa kami petik dan hasilnya telah kami nikmati secara bersama-sama,” ungkap Sri Ramayenti. (h/ril)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM