Ekspor dan Impor Sumbar Turun


Selasa, 18 Oktober 2016 - 01:21:31 WIB

PADANG, HALUAN — Ekspor Sumatra Barat (Sumbar) Januari hingga September 2016 mencapai 1.201,0 juta Dolar AS atau turun sebesar 10,68 persen dibanding periode yang sama tahun sebe­lumnya. Golongan barang ekspor paling besar pada September 2016 ialah lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 117,5 juta Dolar AS, diikuti oleh golongan karet dan barang dari karet sebesar 29,3 juta Dolar AS, dan berbagai produk kimiasebesar 3,6 juta Dolar AS.

“Untuk negara terbesar tujuan, ekspor non­mi­gas pada September 2016 ialah ke India se­­besar 68,8 juta Dolar AS, selanjutnya ke Ame­rika Serikat (AS) sebesar 32,1 juta Dolar AS, dan Singapura sebesar 13,6 juta Dolar AS,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Dody Herlando, dalam konferensi pers di Kantor BPS setempat, Padang, Senin (17/10).

Sementara itu, kata Dody, ekspor ke India memberikan peranan sebesar 38,64 persen terhadap total ekspor Sumbar, AS 20,23 persen, dan Singapura 11,99 persen pada Januari hingga September.

Dody menyebutkan, sektor ekspor produk industri pada September turun sebesar 1,38 persen dibanding ekspor pada Agustus.

“Nilai ekspor Sumbar, yang semuanya berasal dari komoditi nonmigas, pada Septem­ber senilai 161,0 juta Dolar AS atau naik sebesar 1,19 persen dibandingkan dengan ekspor pada Agustus senilai 159,1 juta Dolar AS,” tuturnya.

Ekspor Sumbar pada September, kata Dody, naik sebesar 12,51 persen bila diban­dingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelum­nya. Sedangkan nilai ekspor kumulatif  Januari-September 2016 tercatat 1.201,0 juta Dolar AS, turun sebesar 10,68 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Ia menuturkan, nilai impor secara kumu­latif Sumbar Januari hingga September  mencapai 281,5 juta Dolar AS atau turun sebesar  41,79 persen. Sementara itu, golo­ngan barang impor pada September 2016 paling besar ialah bahan bakar mineral sebesar 36,0 juta Dolar AS, dan  golongan pupuk sebesar 2,4 juta Dolar AS.

“Negara pemasok impor pada September 2016 terbesar adalah dari Singapura senilai 25,0 juta Dólar AS, dan Malaysia senilai 11,0 juta Dólar AS,” ucap Dody.

Ia menyebutkan, impor dari Singapura men­du­duki tempat teratas dengan perannya sebesar 67,43 persen, dan Malaysia sebesar 12,37persen selama Januari hingga September 2016.

“Nilai impor Sumbar senilai 39,3 juta Do­lar AS hampir semuanya berasal dari pela­bu­han bongkar Teluk Bayur,” kata Dody. (h/mg-rma)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 20:15:34 WIB

    Ekspor Teh Mitra Kerinci Terhenti, Ternyata Ini Kendalanya

    Ekspor Teh Mitra Kerinci Terhenti, Ternyata Ini Kendalanya SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Ekspor teh ke luar negeri terhenti semenjak akhir 2019. Hal ini dikarenakan perusahaan perkebunan teh Mitra Kerinci belum mampu menekan ambang batas zat antrakuinon sebesar 0,02 persen. Sehin.
  • Jumat, 13 Maret 2020 - 16:08:57 WIB

    Di Tengah Wabah Corona, Pemerintah Larang Ekspor Masker

    Di Tengah Wabah Corona, Pemerintah Larang Ekspor Masker JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah melarang ekspor masker di tengah penyebaran wabah virus corona. Hal ini dilakukan guna menjaga pasokan di dalam negeri..
  • Senin, 02 Maret 2020 - 18:38:42 WIB

    Ekspor Sumbar di Januari 2020 Capai US$ 112,69 Juta, Turun 24,75%

    Ekspor Sumbar di Januari 2020 Capai US$ 112,69 Juta, Turun 24,75% PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar melaporkan realisasi ekspor dan impor di Januari 2020. Pada bulan itu, nilai ekspor mencapai US$ 112,69 juta atau turun sebesar 24,75% dibanding ekspor bulan Dese.
  • Selasa, 25 Februari 2020 - 15:07:47 WIB

    Waduh..! Ekspor Ikan Hias Makin Turun

    Waduh..! Ekspor Ikan Hias Makin Turun BOGOR, HARIANHALUAN.COM -- Wilayah Bogor merupakan salah satu sentra produksi budidaya ikan hias yang mencakup 607 Rumah Tangga Perikanan (RTP) bidang usaha. Produksi budidaya ikan hias Bogor meningkat dari 242,52 juta ekor p.
  • Senin, 10 Februari 2020 - 22:00:40 WIB

    Pacu Ekspor Pertanian, Pemprov Dorong Petani Sumbar Manfaatkan Dana KUR Rp1 Triliun

    Pacu Ekspor Pertanian, Pemprov Dorong Petani Sumbar Manfaatkan Dana KUR Rp1 Triliun PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pemerintah Pusat menyarankan Pemprov Sumbar untuk mampu menyerap KUR dalam kegiatan pembangunan pertanian sebanyak 1 triliun tahun 2020. Sebab, dengan adanya gerakan percepatan tanam dalam peningka.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM