Estimasi PAD Limapuluh Kota Rp73 M


Selasa, 18 Oktober 2016 - 01:45:04 WIB

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2016 dalam rapat Paripurna DPRD setempat, Senin (17/10) di Aula DPRD Sarilamak. Rapat dipimpin Wakil Ketua Sastri Andiko Dt. Putiah dan Deni Asra..

Dalam penyampaian No­ta Keuangan 2016 itu, Bupati Irfendi Arbi menyebut, RA­PBD berikutnya dapat diba­has dengan lebih seksama, sehingga akan didapat suatu keputusan yang tepat dan diyakini, mampu mem­beri­kan manfaat yang lebih besar terhadap kepentingan masya­rakat daerah ini.

Menurut Irfendi, penye­suaian rencana kegiatan dan keuangan Pemerintah Daerah tahun 2016 dalam melak­sanakan kewenangan penye­lenggaraan pelayanan umum dan pembangunan akan di­wujudkan dalam RAPBD ini. ”Sehingga dapat disusun laporan keuangan yang me­menuhi kriteria tertib, trans­paran, akuntabilitas, akurat,” ulas Irfendi Arbi.

Dikatakannya, semua pi­hak yang berkepentingan dapat memahami kondisi keuangan yang akan berpe­ngaruh terhadap alokasi yang diusulkan dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2016 ini.

Disam­ping itu, Surat Ke­menterian Keuangan RI No­mor S-579/PK/2016 tentang Penyam­paian Informasi ke­pa­da Da­erah tentang Penghentian Penyaluran Da­na Tunjangan Profesi Guru dan Tambahan Penghasilan 2016. 

 Untuk itu, lanjut Irfendi, Kabupaten Limapuluh Kota, akan menghentikan penya­luran pada triwulan IV sebe­sar Rp36,9 miliar lebih, yang mengakibatkan berku­rang­nya jumlah alokasi Dana Perimbangan yang ditransfer pemerintah ke Kas Daerah Kabupaten Limapuluh Kota. Sedangkan perkiraan peng­anggaran pendapatan diupa­yakan secara terukur dan rasional. Penerimaan lain dalam bentuk dana perim­bangan dan penerimaan lain yang sah.

 Terkait dengan kebijakan daerah yang berhubungan dengan PAD tidak menga­lami perubahan. Namun lebih menekankan kepada kebi­jakan, memantapkan kelem­bagaan dan sistem operasi­onal pemungutan guna me­ning­katkan pendapatan dae­rah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan yang mem­perha­tikan sejumlah aspek.

“Aspek itu antara lain legalitas, kea­dilan, kepen­tingan umum, karakteristik daerah dan kemampuan ma­sya­rakat de­ngan memegang teguh prin­sip akuntabilitas dan trans­paransi,” tutur Ir­fendi.

Seterusnya, mening­kat­kan koordinasi sinergis dibi­dang pendapatan daerah dengan pemerintah, pemerin­tah provinsi, organisasi pe­rangkat daerah pemungut  pajak dan retribusi, juga dilakukan dengan mening­katkan pelayanan masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi daerah.

Pada RAPBD 2016 ini, pendapatan direncanakan sebesar Rp1,2 triliun lebih, mengalami penurunan sebe­sar Rp33 miliar lebih atau turun 2,72 persen. Sedang­kan PAD, semula diang­garkan Rp72 miliar, menga­lami peningkatan menjadi Rp73 miliar lebih. “Estimasi naik sebesar Rp1 miliar lebih atau naik 1,53 persen,” ujar Irfendi Arbi.

Dana perimbangan yang semula dianggarkan Rp8,9 miliar lebih, naik menjadi Rp1,45 triliun mengalami kenaikan sebesar Rp146 miliar lebih atau 16,32 persen sebagai akibat penyesuaian Dana Alokasi Khusus. Sesuai dengan maksud pasal 154 ayat (1), Permendagri Nomor 13 Tahun 2006, terutama tentang keadaan yang menye­babkan dilakukan pergeseran antar kegiatan dan antar jenis belanja.

Dengan perubahan ini Alokasi dan Petunjuk Teknis DAK Tahun 2016 setelah APBD Tahun Ang­garan 20­16 ditetapkan, serta terjadinya pemo­tongan Tun­jangan Profesi Guru pada Triwulan IV dan Silpa yang belum diman­faatkan. (h/zkf)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 21 Juli 2019 - 15:41:39 WIB

    Estimasi APBD-P Sawahlunto Defisit Rp33,4 M

    SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) APBD Kota Sawahlunto disepakti dewan, dengan estimasi pendapatan daerah mencapai Rp652,63 mili.
  • Rabu, 27 Juli 2016 - 16:57:51 WIB

    Estimasi APBD Sawahlunto 2017 Tembus Rp724,04 M

    Estimasi APBD Sawahlunto 2017 Tembus Rp724,04 M SAWAHLUNTO, HALUAN -- Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Platfon Anggaran Sementara (KUA – PPAS) APBD Kota Sawahlunto tahun anggaran 2017 ditandatangani. Estimasi belanja daerah tahun mendatang menembus angka Rp724,04 mi.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]