Indonesia Ekspor Gerbong Bekas ke Myanmar


Rabu, 19 Oktober 2016 - 00:34:36 WIB

Yogyakarta, HALUAN —  Myanmar akan meng­guna­kan kereta api dari Indonesia untuk operasional transportasi. PT KAI juga diminta untuk menjadi operator di Myanmar.

Direktur logistik dan pe­nge­m­bangan PT KAI, Budi No­vian­toro mengatakan bahwa PT KAI di­minta untuk membantu mengem­bangkan per­ke­reta­apian di Myan­mar. PT KAI diminta sebagai operator dan membantu mengi­rimkan kereta api yang masih layak untuk bisa di­ope­rasionalkan di Myanmar.

“Kami punya banyak kereta api yang umurnya sudah di atas 20 tahun. Itu akan kita rekon­disi dan kita kirim ke sana (Myan­mar),”kata Budi No­viantoro, pada acara ‘ASEAN Railways CEOs’ Conference (ARCEO) ke 38 di hotel Royal Am­bar­ruk­mo Yogyakarta, Se­lasa (18/10),

PT KAI telah mengirim tim teknis untuk mengecek kondisi di Myanmar. Ada 600 gerbong yang akan di rekondisi untuk kemudian dikirim ke Myanmar.

Melalui forum ARCEO ini­lah berbagai peluang ker­ja­sama antar Asean terkait per­ke­re­ta­apian bisa dibicarakan. Kedepan diharapkan juga akan terbentuk Asean Railways Community. Dan bisa me­wujudkan konek­tivitas melalui Vietnam, Thai­land, Malaysia dan Indonesia.

Dirut PT KAI, Edi Sukmoro mengatakan masyarakat eko­nomi Asean (MEA) telah men­dorong terciptanya persaingan pasar pada 600 juta penduduk negara-negara anggota Asean. Konektivitas menjadi isu umum yang sering dibahas di level pemerintah negara-negara Ase­an. Kereta api diharapkan dapat menciptakan konektivitas untuk mempermudah distribusi logis­tik, SDM, modal, dan investasi di Asia Tenggara. (h/dtk)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]