KRI Bima Suci Diluncurkan dari Spanyol


Rabu, 19 Oktober 2016 - 00:35:48 WIB

Spanyol, Haluan — Da­lam satu upacara sederhana namun khidmat, badan kapal layar tiang tinggi yang baru TNI AL, KRI Bima Suci, di­luncur­kan dari galangan kapal di mana dia dibangun, Contruccon Na­va­les Freire Shipyard, di Vigo, Spanyol, Senin waktu setempat.

Berbeda dengan kapal-ka­pal perang lain TNI AL, maka KRI Dewaruci, KRI Bima Suci, KRI Arung Samudera I dan II, meripakan kapal perang non kombatan. Inilah sebabnya mereka tidak memakai nomor lambung sekalipun dilengkapi ular-ular perang di titik tertinggi tiang utamanya.

Ular-ular perang (bendera kecil mirip pita berkelir merah-putih) adalah penanda kapal itu merupakan kapal perang dalam adab dan tradisi angkatan laut seluruh dunia.

Badan kapal layar tiang tinggi berkelir putih dan variasi garis-garis biru muda itu di­proyek­sikan menggantikan se­nior­nya, KRI Dewaruci, yang telah berdinas sejak 1954, dari galangan kapalnya, Stulcken und Sohns, Hamburg, Jerman.

Lagu kebangsaan, Indonesia Raya, dan lagu kebangsaan Spanyol, Viva Espana, di­per­dengar­kan dalam komposisi resmi secara megah oleh per­sonel korps musik Angkatan Laut Kerajaan Spanyol.

Laiknya upacara peluncuran kapal, pita kehormatan di­po­tong. Megawati dan Nora R Ryacudu menjadi tokoh yang memotong pita kehormatan itu. Tidak berapa lama, badan kapal layar tiang tinggi itu pun me­lun­cur ke perairan, dimulai dari bagian buritan kapal. Hal itu terjadi setelah tombol pelun­curan ditekan Ryacudu dan Freire.

Dalam kisah pewayangan Mahabharata, Bima Suci adalah kelanjutan kisah pencarian jati diri Bima (anak kedua dari Pandawa) di dalam samudera yang digugah Dewaruci, sang penguasa samudera. Jati diri sesungguhnya Bima ada di dalam dirinya sendiri.

Epos pewayangan inilah yang kemudian menjadi ins­pi­rasi kapal layar tiang tinggi TNI AL yang didedikasikan sebagai kapal latih alias kapal pen­didikan bagi kadet-kadet Aka­demi TNI AL.

Direktur galangan kapal Freire, Guillermo Freire Garcia, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas kepercayaan membangun kapal layar tiang tinggi itu.

“Sebuah kepercayaan, se­kali­gus tantangan bagi kami, karena kami tahu bahwa pen­da­hulu kapal ini, yakni KRI De­waruci, telah menjadi kapal yang terkenal dan menjadi legenda dunia,” kata Garcia.

Widarso mengatakan, pe­lun­curan kapal KRI Bima Suci merupakan tanda sejarah mem­p­erkuat hubungan bilateral antara Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia dan Spanyol sebagai negara yang dikenal mempunyai armada laut yang kuat sejak berabad-abad lampau.

Dia terharu bahwa warga Spanyol bangga atas kapal buatan mereka itu akan menjadi tempat berlatih para kadet Akademi TNI AL yang akan penjadi perwira pimpinan TNI AL pada masa mendatang.

KRI Bima Suci adalah kapal layar tiang tinggi di kelas Bark, yaitu kapal dengan tiang-tiang utama tempat layar persegi diletakkan. Inilah yang kemudi­an membuat kapal layar dengan dominasi tipe layar-layar persegi itu dinamakan sebagai kapal layar kelas Bark.

Sedangkan KRI Dewaruci ada di kelas Barkentin (Bark dalam varian berbeda, dikom­binasikan dengan konfigurasi layar di kelas Skuner).

KRI Bima Suci berdimensi panjang 111,20 meter dan lebar 13,65 meter melebihi KRI Dewaruci yang memiliki pan­ja­ng 58 meter dan lebar 9,5 meter, yang terdiri dari tiga lantai.

KRI Dewaruci telah me­le­genda di dunia dan menjadi satu-satunya kapal layar tiang tinggi kelas Barkentin buatan galangan kapal Stulcken und Sohns, Hamburg, yang tersisa dari tiga kapal yang dibangun.

Dengan ukurannya di atas 110 meter, maka KRI Bima Suci berdimensi serupa dengan beberapa kapal layar tiang tinggi dunia, di antaranya BE Es­me­ral­da (Chile), Kaiwo Maru I dan II (Jepang), Cuahutemoc II (Meksiko), USS Constitution dan USS Eagle (Angkatan Laut Amerika Serikat), Sagres (Por­tugal), dan Mir (Angkatan Laut Rusia); yang semuanya beru­kuran panjang di atas 95 meter.

Dengan ketinggian tiang utama mencapai 50 meter dari permukaan laut, KRI Bima Suci jauh lebih menjulang daripada KRI Dewaruci yang ketinggian tiang utamanya 38,5 meter dari permukaan laut. (h/dtk)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]