64 Persen ASN Hanya Juru Ketik


Rabu, 19 Oktober 2016 - 01:31:20 WIB
64 Persen ASN  Hanya Juru Ketik Men­teri Pendayagunaan Apa­ratur Negara dan Re­formasi Birokrasi (MenPAN RB) Asman Abnur

Rendahnya kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) membuat risau MenPAN RB Asman Abnur. Untuk mendongkrak kompetensinya, berbagai pelatihan dan kursus segera dilakukan. Termasuk memperbaiki sistem penerimaan ASN. Bagi lulusan cum laude, akan dapat prioritas utama diterima jadi ASN.

JAKARTA, HALUAN—Men­teri Pendayagunaan Apa­ratur Negara dan Re­formasi Birokrasi (MenPAN RB) Asman Abnur menga­takan 64 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS), memiliki kompetensi yang rendah, bahkan berke­mam­puan hanya sekelas juru ketik. Jumlah itu tidak ter­ma­suk tenaga kesehatan dan guru. “64 persen kompetensi

ASN kemampuannya hanya juru ketik. Bagaimana negara bisa maju,” kata Asman saat mem­berikan pengarahan kepada peja­bat eselon I-III Kementerian Da­lam Negeri, Selasa (18/10) seperti dilansir kompas.com.

Mereka yang punya kemam­puan terbatas itu, ujar Asman tidak tahu harus berbuat apa-apa setelah sampai di kantor. ASN Indonesia didominasi oleh ke­mampuan ad­ministratif. Jumlah ASN berkom­petensi rendah yang relatif banyak ini sangat meru­gikan negara.

Padahal, tambah Asman, jika jumlah sebesar itu bisa berdaya dan punya kapasitas mumpuni untuk membangun negara, peme­rintah tidak perlu menambah ASN. “Saya melihat dulu kapa­sitasnya kemudian melihat penye­barannya, terus ada juga penye­baran yang numpuk,” ucap Arman.

Untuk mengatasi kondisi ini, Asman mengatakan sedang meng­gagas program bersama Lembaga Administrasi Negera. Para ASN itu akan diberikan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi.

“Setiap enam bulan sekali kami berikan kursus singkat sehingga nanti kebutuhannya kemana, kami arahkan kemam­puannya kesitu. Kami tidak bisa mengurangi mereka. Kita harus terus upgrade kemampuan me­reka,” ujar Asman.

Sejalan dengan program pe­ningkatan mutu ASN tersebut, lanjut Asman yang baru saja terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Andalas (Unand), aparatur sipil negara itu harus lebih dahulu berubah. Oleh karena itu, kualitasnya tidak boleh kalah dari pegawai swasta. Karena itu, pada tahun 2016 ini, untuk masuk menjadi ASN, calon harus benar-benar diseleksi dengan baik dan tidak boleh lagi kualitasnya rendah diterima menjadi ASN.

“Kebijakan saya tahun 2016 ini yakni yang lulus dengan IPK-nya tinggi atau cum laude itu yang akan kami prioritaskan untuk masuk ASN,” kata Asman.

“Saya juga lagi buat program dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) agar aparatur sipil negara yang kemampuannya ha­nya administratif saja, nanti kami masukkan ke pendidikan khusus agar punya keahlian. Jangan sampai nanti datang ke kantor karena tidak punya keahlian tapi hanya gara-gara absen dan takut ditegur sama atasannya yang sudah di­tunggu di kantor,” kata Asman.

Dengan kebijakannya itu, Asman kembali berharap agar ke depannya ASN yang ada bisa melayani masyarakat dengan baik, ramah dan tepat sasaran.

Selain itu, ASN nantinya juga akan menjadi pegawai nasional. Menurut Asman, hal itu sesuai arahan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang berkeinginan ASN menjadi perekat nasional. “Jadi kedepan, tidak ada lagi pegawai Papua, pegawai Aceh, pegawai Sumatera Barat, pegawai Riau. ASN adalah pegawai na­sional,” kata Asman.

Asman menuturkan, untuk mencapai hal itu dapat dimulai dari lulusan Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN). Seperti pada Agus­tus lalu, Presiden Joko­wi telah melantik 2.143 Praja IPDN. Asman melaporkan kepada Presiden dan Wapres agar lulusan IPDN menjadi role model pertama untuk menjadikan ASN perekat nasional.

Asman mencontohkan, orang Papua lulusan IPDN tidak lang­sung dipulangkan ke Papua, namun menjadi sekretaris keca­matan di daerah lain. “Alham­dulilah dalam waktu dekat apa yang diinginkan Wapres itu sudah terjadi,” ucap Asman. (h/yan/ald)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM