PEMBAHASAN APBD-P 2016

Bupati Jawab Pertanyaan Sembilan Fraksi


Kamis, 20 Oktober 2016 - 02:43:43 WIB

BATUSANGKAR, HALUAN — Bupati Tanah Datar, H. Irdinansyah Tarmizi menjawab pertanyaan dari sembilan fraksi DPRD setempat atas Ranperda tentang APBD Perubahan tahun anggaran 2016 dalam Sidang Paripurna, di Batusangkar Senin (17/10).

Jawaban ini disampaikan bupati atas pertanyaan Fraksi PPP yang disampaikan juru bicara Hafitrizal, Fraksi Partai Gerindra, Jonnedi, Fraksi Partai Hanura, Adrison, Fraksi Partai Golkar, Junaidi, Fraksi PKS, Istiqlal, Fraksi Partai Demokrat, Nurhamdi Zahari, Fraksi Partai Bintang Nasdem, Rasman, Frak­si PAN, Beny Remon dan dari Fraksi PDI Perjuangan, Afriman.

Bupati mengatakan turun­nya pendapatan daerah yang termasuk dalam kategori hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan berasal dari bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan milik daerah (BUMD) dan milik swasta pada BPR yang ada di Tanah Datar.

“Faktor penyebabnya antara lain kondisi ekonomi yang kurang menggembirakan, per­saingan antar bank yang tinggi, dan adanya beberapa BPR yang tidak menyetorkan devidennya ke Pemda,” tuturnya.

Kemudian, faktor penyebab turunnya dana bagi hasil pajak dan Dana Alokasi Khusus (DAK) karena target peneri­maan APBD 2016 yang sudah ditetapkan pemerintah tidak dapat direalisasikan.

“Maka Pemda mengambil kebijakan untuk mengurangi dana transfer ke daerah seperti bagi hasil pajak dan DAK fisik dan non fisik. Dana ini tidak mengganggu pelaksanaan fisik kegiatan di lapangan,” katanya.

Ia menyampaikan peneri­maan pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2016 sebesar Rp1,238 triliun atau mengalami penurunan sebesar Rp38,417 miliar (3,01 persen) dari peneri­maan APBD induk sebesar Rp1,276 triliun.

Bupati menjelaskan, turun­nya anggaran penerimaan pen­dapatan daerah berasal dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp2,832 miliar dari APBD induk sebesar Rp24,953 miliar, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp55,632 miliar dari APBD induk sebesar Rp348,­29 miliar. Di sisi lain, untuk anggaran belanja daerah dalam Perubahan APBD 2016 mengalami penurunan sebesar Rp18,427 miliar dari Rp1,397 triliun menjadi Rp1,379 triliun.

Anggaran pembiayaan dae­rah mengalami peningkatan yang berasal dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp27,196 miliar dari Rp120,856 miliar menjadi Rp148,053 miliar, dimana berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2015 berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sidang paripurna dipim­pin Ketua DPRD setempat, Anton Yondra didampingi Wakil Ke­tua Saidani dan Irman idiha­diri 28 anggota Dewan, Forko­pimda, Sek­dakab Hardiman, para asisten, pimpinan SKPD, camat dan walinagari se-Ka­bupaten Tanah Datar.

Anton Yondra mengatakan, penyampaian Ranperda APBD-P 2016 ini diawali dengan penyusunan dan pembahasan kebijakan umum dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) antara DPRD dengan Pemda pada 20 Sep­tember 2016. (h/emz)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM