Empat Daerah Jaga Batang Agam


Kamis, 20 Oktober 2016 - 02:46:43 WIB

BUKITTINGGI, HALUAN — Pemko Bukittinggi menandatangani nota kesepakatan bersama tentang penurunan beban pencemaran Batang Agam dengan pemerintah Provinsi Sumbar. Penandatanganan nota kesepakatan bersama itu ditandatangani langsung oleh Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias dan perwakilan dari Pemrov Sumbar di ruang kerja Walikota Bukittinggi, Selasa (18/10).

Walikota Bukittinggi Ram­­lan Nurmatias me­nga­takan, penandatanganan nota kesepakatan bersama itu juga dilakukan dengan tiga daerah lainnya yang dilaluioleh Ba­tang Agam, yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Kesepakatan bersama ini merupakan wujud komitmen Pemkot untuk me­ngem­bali­kan kualitas lingkungan su­ngai Batang Agam, sekaligus tindaklanjut dari pelaksanaan gotong-royong massal ber­sama warga dalam rangka pembersihan aliran Batang Agam di Jangkak Kelurahan Campago Ipuh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), pada awal Oktober.

Usai Goro bersama itu, Pemprov Sumbar melalui Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Ba­pedalda) mengadakan per­temuan lanjutan dengan tiga daerah lainnnya yang juga dilalui Batang Agam untuk membentuk kerjasama dalam melakukan penurunan beban pencemaran Sungai Batang Agam.

“Tujuan nota kesepakatan bersama ini adalah untuk menurunkan beban pence­maran sungai Batang Agam dari tekanan sampah dan limbah industri perhotelan, pasar, rumah makan serta rumah potong hewan. Oleh karena itu Sungai Batang Agam harus ditangani secara terpadu antar daerah yang dilalui dengan menanda­tangani nota kesepakatan bersama,” terang Ramlan.

Menurutnya, dengan ada­nya kesepakatan bersama, diharapkan dapat me­ning­katkan kerja sama keempat daerah yang dilalui Batang Agam dalam pengendalian pencemaran lingkungan dan mendukung program pem­bangunan di Sumbar.

Karena dalam Renstra Bapedalda Provinsi Sumbar tahun 2016-2020, termuat rencana kerja untuk me­lakukan penurunan beban pencemaran Sungai Batang Agam dengan sasaran kerja hingga tahun 2020. Kese­pakatan bersama akan ber­langsung selama satu tahun sejak ditandantangani dengan ruang lingkup pengendalian sumber pencemaran dan pemulihan kualitas air sungai dengan melibatkan pe­mang­ku kepentingan, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan masyarakat setempat,” ungkap Ramlan. (h/tot)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]