Pangeran Arab Dieksekusi Mati


Kamis, 20 Oktober 2016 - 02:54:16 WIB
Pangeran Arab Dieksekusi Mati

ARAB SAUDI, HALUAN — Arab Saudi pa­da Selasa (18/10) mengek­sekusi se­orang anggota keluarga ke­rajaan karena pembunuhan dalam kasus langka yang melibatkan satu dari ribuan anggota House of Saud.

Pangeran Turki bin Saud al-Kabir dihukum mati di ibu kota Riyadh karena me­nem­bak mati seorang warga Sau­di bernama Adel al-Mahemid dalam perkelahian, menurut pernyataan Kementerian Da­lam Negeri Arab Saudi.

Baca Juga : Ini Mobil Pengangkut Jenazah Pangeran Philip, Sudah Dipersiapkan Sejak 2016

Kabir adalah warga lokal atau asing ke-134 yang dihu­kum mati tahun ini menurut perhitungan AFP ber­dasar­kan pernyataan-pernyataan dari kementerian.

Arab News pada Nov­ember 2014 mewartakan satu pengadilan di Riyadh menjatuhkan hukuman mati kepada seorang pangeran yang namanya tidak disebut karena membunuh temannya.

Baca Juga : Waduh! WHO Sebut Pandemi COVID-19 Masih Jauh dari kata Usai

Dia tewas dan satu orang lainnya terluka dalam baku tembak menyusul perselisi­han di sebuah kamp di ping­giran Riyadh pada Desember 2012 menurut surat kabar tersebut.

Kamp gurun adalah tem­pat berkumpul populer bagi warga Saudi.

Baca Juga : Mrs World, Kontes Kecantikan Khusus Wanita Bersuami yang Sempat Bikin Heboh

Ketika si pembunuh me­nyadari bahwa korbannya adalah seorang teman dan kolega, dia memberi tahu polisi menurut Arab News.

Hukuman itu mencer­minkan “sistem peradilan yang adil” menurut Arab News mengutip pernyataan paman korban, Abdul Rah­man al-Falaj.

Baca Juga : Seekor Kucing Jadi Kepala Kepolisian di Jepang, kok Bisa?

Kebanyakan orang yang dihukum mati di Arab Saudi dipenggal menggunakan pe­dang.

Berdasarkan hukum sya­riat Islam yang berlaku di kerajaan Arab Saudi, pelaku pembunuhan, penyelundupan narkoba, perampokan ber­senjata, pemerkosaan dan kemurtadan dihukum mati.

Amnesty International menyatakan kerajaan sudah menjalankan sedikitnya 158 hukuman mati tahun 2015, menjadikannya sebagai peng­e­ksekusi paling produktif setelah Iran dan Pakistan. Namun data Amnesty tidak mencakup China.

Pembunuhan dan penye­lundupan narkoba meru­pakan kasus mayoritas da­lam eksekusi di Arab Saudi. Na­mun ada 47 orang yang dihu­kum mati karena “te­rorisme” dalam satu hari di Januari, demikian menurut warta kantor berita AFP. (h/ant)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]