TELAH BANYAK KEMAJUAN

Nagari Katialo Peringati Haul ke 16


Kamis, 20 Oktober 2016 - 03:15:30 WIB
Nagari Katialo Peringati Haul ke 16 Bupati Solok Gusmal disambut Siriah Carano oleh warga nagari Katialo, saat peringatan Haul ke 16 babaliak banagari di Medan Nan Bapaneh nagari setempat, Rabu (18/10). (WANDI MALIN)

Solok, Haluan — Tanggal 18 Oktober merupakan momen berharga bagi masyarakat Nagari Katialo Kec. X koto Diatas Kab. Solok. Karena pada tanggal itu bersamaan dengan peringatan 16 tahun kembalinya nagari yang berada di lembah Bukit Narisan itu kembali kepada pemerintahan nagari, setelah selama 32 tahun hidup dalam pemerintahan desa.

Kembali kepada pemerintahan nagari atau dikenal dengan istilah babaliak banagari, bagi masyarakat nagari Katialo jelas memiliki makna mendalam. Karena dengan babaliak banagari, momentum kembalinya sistem tatakelola pemerintahan yang mengedepankan proses musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan yang menyangkut hajat hidup orang banyak di nagari bersangkutan. “Nagari Katialo telah melakukan banyak terobosan padamasa 16 tahun babaliak banagari ini. Terutama menyangkut pelaksanaan Adat basandi Syara’ Syara’ basandi Kitabullah,” kata Wali Nagari Syukriyon Edi dalam peringatan Haul ke 16 nagari Katialo di Medan nan Bapaneh Nagari Katialo, Selasa (18/10) kemaren.

Dihadapan Bupati Solok H. Gusmal, SE,MM Dt Rajo Lelo, Ketua LKAAM Kab. Solok H. Syafri Dt Siri Marajo SH, Plt Camat X Koto Diatas Dafrizon, para Kepala SKPD, Muspika dan ratusan masyarakat setempat, Syukriyon Edi me­nye­butkan, Momentum peringatan 16 tahun Nagari Katialo ini sekaligus semakin mengokohkan rasa persaudaraan dan silaturrahim antara sesama masyarakat dalam membangun nagari. “ Dengan bertambahnya usia  tentunya akan membuat kita semakin matang dalam menata pembangunan dan kehidupan masyarakat di masa mendatang,” ungkapnya.

Pihaknya menyebutkan, beranjak dari ke­prihatinan terhadap kehidupan moderen yang kian meresahkan. Terutama menyangkut perilaku negatif dan penyakit masyarakat yang ber­kembang semakin pesat, pihak pemerintah nagari bersama tokoh masyarakat kemudian mencanangkan nagari Katialo yang bebas narkoba dan penyakit masyarakat lainnya. “ Disamping program kesejahteraan masyarakat, kita juga menerapkan larangan kegiatan hiburan malam di sini. Karena kegiatan itu lebih banyak mudarat ketimbang manfaatnya,” ungkap Sukriyon.

Sementara itu, Bupati Solok Gusmal sembari menyampaikan selamat kepada masyarakat Katialo atas peringatan 16 tahun babaliak banagari, Bupati juga momentum ini menjadi langkah bagi pemerintah nagari dalam melakukan berbagai inovasi dalam pembangunan dan menata kehidupan masyarakat. “Nagari merupakan ujung tombak pemerintahan dalam pelayanan masyarakat. Makanya pelayanan dinagari harus ditata dengan baik dengan berbagai inovasi dalam pelayanan itu sendiri,” ujar Bupati.

Pihaknya berharap, dengan menyandingkan berbagai program nagari dengan program pe­merintah daerah, terutama melalui program magrib mengaji dan subuh berjama’ah, akan tercipta kehidupan masyarakat nagari Katialo yang madani di masa mendatang. “Momentum peringatan sejatinya tak hanya sekedar seremonial saja, namun bagaimana memaknainya sebagai sebuah evaluasi menuju peningkatan kehidupan masyarakat kearah yang lebih baik,” kata Gusmal.

Lantaran itu, disamping mengoptimalkan program empat pilar pembangunan yang telah dicanangkan hingga 5 tahun pemerintahannya, Bupati juga akan menjadikan 1 sekolah umum yang ada di tiap kecamatan menjadi sekolah berbasis pesantren. “ Masyarakat madani itu akan tercipta, jika masyarakatnya selalu berpegang teguh kepada tuntunan Al-Qur’an dan sunnah,” tegas Bupati. (h/ndi)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]