REVITALISASI BUNBIN TERANCAM KANDAS

KLH Tak Siap Terima Dana CSR


Kamis, 20 Oktober 2016 - 03:16:58 WIB
KLH Tak Siap Terima Dana CSR

BUKITTINGGI, HALUAN — Rencana revitalisasi Kebun Binatang (Bunbin) menjadi kebun binatang yang refresentatif bertaraf Internasional sebagaimana harapan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, kemungkinan kandas. Sebab Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) belum siap menerima dana bantuan dari CSR (Corporate Social Responsibility) untuk selanjutnya bakal diteruskan kepada dua kebun binatang di Indonesia, yakni Bukittinggi dan Solo.

“Masalahnya, Kemen­te­rian Lingkungan Hidup sela­ma ini hanya mengelola ban­tuan untuk satwa, tidak ikut campur dalam urusan pem­bangunan prasarana ke­bun binatang. Jadi di sini ken­dalanya, termasuk untuk kebun binatang di Solo,” kata M Iqbal, Kepala Kebun Bina­tang (Taman Marga Satwa dan Budaya) Bukittinggi dalam percakapannya dengan Haluan kemarin.

Baca Juga : Razia Prokes di Malam Takbiran, Polres Pesisir Selatan Tak Temukan Kerumunan

Namun demikian, lanjut Iqbal, masih ada harapan untuk mendapatkan dana bantuan CSR itu, yakni pihak Persatuan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) sedang menyurati pihak Ke­menterian Lingkungan Hi­dup, agar pihak KLH mem­per­timbangkan untuk mene­rima bantuan dana dari CSR itu mengingat terbatasnya kemampuan daerah dalam meningkatkan prasarana ke­bun binatang.

Nilai bantuan dana dari CSR untuk pembangunan prasarana kebun binatang tersebut cukup besar, yakni mencapai Rp 125 milyar. Suatu nilai yang cukup tinggi dibanding dengan APBD kota Bukittinggi yang hanya sekitar 650 milyar.”Sampai saat ini kita masih menunggu, apakah pihak Kementerian Lingkungan Hidup dapat menerima bantuan dana dari CSR atau tidak,” kata Iqbal menambahkan.

Baca Juga : Sudah Pulang ke Rumah, Korban Serangan Beruang di Sijunjung Berangsur Membaik

Perencanaan atau grand design revitallisasi kebun binatang sudah siap dilak­sanakan awal 2016 lalu. Seperti diketahui, dua kebun binatang di Indonesia men­dapat bantuan dana dari CRS, yakni Bukittinggi dan Solo.

Sementara itu, pema­sukan dikebun binatang un­tuk ta­hun 2016 ditargetkan Rp 6,7 milyar dan sampai Sep­termber lalu telah men­capai Rp 5,8 milyar. “Insya Allah target tercapai untuk tahun ini,” kata Iqbal. (h/sms)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]