Tanah Pinggir Sungai Abrasi, Rumah Warga Terancam Ambruk


Kamis, 20 Oktober 2016 - 03:24:41 WIB
Tanah Pinggir Sungai Abrasi, Rumah Warga Terancam Ambruk SUNGAI Gurun Panjang, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. (DEBY)

PADANG, HALUAN—Sungai Gurun Panjang, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji Kota Padang mengalami abrasi atau pengikisan dibagian kiri dan kanan sungai. Keadaan ini semakin diperparah dengan hujan hingga aliran air di sungai   semakin deras mengikis tanah.

Berdasarkan pantauan Haluan, Rabu (19/10) se­bagian tanah di pinggir sungai mulai terkikis arus air karena tidak adanya beton penahan aliran air. Selain itu, pohon-pohon yang ditanam di tepi sungai sudah mulai roboh diakibatkan tidak adanya lagi tanah sebagai tempat pe­nopang akar.

Aliran air di sungai ini biasanya tidak terlalu besar, batu-batu kecil yang ada di dasar sungai akan bermun­culan beserta pasir-pasir. Dalam beberapa tahun tera­khir, sungai gurun panjang belum pernah mengalami pengerutan dan perbaikan.

Jun (40), warga Gurun Panjang ini mengatakan bah­wa jika air sungai besar, maka tebing-tebing akan terbawa arus sungai. Disamping itu, sampah dan juga kayu-kayu akan me­nyang­kut dibagian tepi sungai.

“Karena sungai sudah mulai dangkal, jika hujan dihulu sungai maka aliran air akan meluap hingga ke badan jalan,”katanya.

Lelaki yang rumahnya tetap di tepi sungai ini me­ngatakan bahwa kondisi ta­nah dibagian bawah ru­mahnya sudah mulai ber­jatuhan dan mengikis beton penopang rumahnya.

Jika hujan di hulu sungai ia mulai waspada jika aliran air semakin besar yang dapat mengakibatkan beberapa tanah ambruk disekitar ru­mahnya. Apalagi, sekarang tidak ada lagi pohon-pohon besar yang menahan tanah.

Ia dan warga setempat sudah pernah merencanakan untuk bergotong royong mem­­bersihkan sungai. Na­mun, sampai sekarang belum berjalan karena kesibukan masing-masing.

Selain itu, sungai ini juga jarang digunakan untuk me­me­nuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan men­cuci. Hanya sebagain masya­rakat yang menggunakannya untuk kebutuhan tersebut, dikarenakan aliran sungai ini sudah bercampur dengan limbah rumah tangga yang alirannya langsung ke sunga.

“Hanya beberapa warga yang menggunakan sungai untuk kebutuhan sehari-hari, karena air sungai sudah ber­cam­pur dengan limbah ru­mah tangga dan juga banyak­nya lumut yang berada di dasar sungai. Sehingga tidak layak digunakan lagi,” katanya. (h/mg-eby)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 03 Juli 2020 - 10:44:49 WIB

    Lehar, Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah Maboet Meninggal Dunia

    Lehar, Tersangka Kasus Pemalsuan Surat Tanah Maboet Meninggal Dunia HARIANHALUAN.COM - Tersangka Lehar dalam kasus pemalsuan surat dan penipuan surat meninggal dunia di RSUP M. Djamil Padang, Kamis (2/7/2020) malam sekitar pukul 22.10 WIB..
  • Senin, 09 Maret 2020 - 22:17:27 WIB

    1.000 Sertifikat Tanah PTSL Dibagikan ke Warga Korong Gadang

    1.000 Sertifikat Tanah PTSL Dibagikan ke Warga Korong Gadang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyerahkan secara simbolis sertifikat hak atas tanah melalui Program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) tahun 2019 kepada sebanyak 1.000 warga Kota P.
  • Jumat, 02 Februari 2018 - 09:44:26 WIB

    Wakil Rakyat Kaji Kasus Tanah Maboet

    Wakil Rakyat Kaji Kasus Tanah Maboet PADANG, HARIANHALUAN.COM – Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengadakan pertemuan dengan perwakilan masyarakat Forum Nagari Tigo Sandiang di Aula Universitas Baitturahmah, Kamis (1/2). Kedatangan politisi Gerindra itu untuk menden.
  • Rabu, 06 September 2017 - 22:26:19 WIB

    Pemko Agar Tegas Soal Tanah

    Pemko Agar Tegas Soal Tanah PADANG, HARIANHALUAN.COM------ Komisi I DPRD Kota Padang bersama pihak terkait, lakukan peninjauan kelapangan terkait permasalahan pemagaran di mulut jalan keluar masuk kerumah Nanda Telambanua di Jl.Kali Kecil II Nomor 1A RT.
  • Kamis, 17 Agustus 2017 - 14:47:28 WIB

    Ikut Upacara di Tanah Ombak, Faldo Maldini: Kemerdekaan Milik Semua Warga Kota

    Ikut Upacara di Tanah Ombak, Faldo Maldini: Kemerdekaan Milik Semua Warga Kota PADANG, HARIANHALUAN.COM--Di Kota Padang, upacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke-72 Kemerdekaan Indonesia tidak hanya dilaksanakan di kantor-kantor pemerintahan. Komunitas Tanah Ombak di kawasan Purus juga mengadaka.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]