Sumbar Masih Butuh 96 Ribu Tabung LPG 3 Kg


Kamis, 20 Oktober 2016 - 03:27:52 WIB
Sumbar Masih Butuh 96 Ribu Tabung LPG 3 Kg Ilustrasi.

PADANG, HALUAN – Meski Sumbar masih membutuhkan sebanyak 96.124 paket Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg untuk melanjutkan program konversi minyak tanah (mita) ke gas, namun pemerintah pusat telah resmi menyatakan closed atau selesai konversi untuk Sumbar sejak 2015 lalu.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Heri Martinus melalui Kepala Seksi (Kasi) Migas, Jon Kimberly mengatakan, sejak 2015 lalu pemerintah pusat telah resmi menutup konversi mita ke LPG 3 Kg untuk Sumbar. Padahal masih banyak daerah di Sumbar yang belum mendapat jatah konversi yang disubsidi pusat.

Pemerintah pusat sendiri berencana akan fokus menyasar daerah Indonesia bagian timur. “Bagaimana pun ini kan sudah keputusan pusat, jadi harus tetap kita ikuti. Tapi secara ratio jumlah penduduk dibanding dengan daerah lain di Indonesia, Sumbar merupakan yang ter­tinggi,” kata Heri.

Dari data tahun 2012 hingga 2015 untuk 18 kabupaten/ kota, Dinas ESDM baru menyalurkan sebanyak 874.876 paket LPG 3 Kg dengan kebutuhan total untuk Sumbar sekitar 971.000 paket LPG 3 Kg. “Sehingga kita masih mem­butuhkan sedikitnya sekitar 96 ribu paket lagi untuk meme­nuhi kebutuhan tersebut,” katanya.

Pernyataan closed konversi mita ke gas tersebut, sebenarnya terkesan dipaksakan dari peme­rintah pusat. Dari tiga daerah yang dinyatakan sudah selesai me­lakukan konversi pada tahun 2014 lalu, seperti Kota Padang, Kota Sawahlunto dan Kota Paria­man, buktinya masih banyak warga di daerah tersebut yang mem­butuhkan yang belum ter­sentuh paket gas subsidi.

Kondisi ini terlihat di Kota Padang yang telah dinyatakan closed oleh pemerintah. Padahal dari 11 keca­matan, baru dua kecamatan saja yang benar-benar sudah siap kon­versi, sedangkan sembilan daerah lainnya masih banyak yang belum tersentuh.

Dilanjutkannya, nanti LPG 3 Kg ini akan dilepas ke pasar dengan keekonomian. Sehingga semua orang dapat menikmatinya. Hanya saja bagi masyarakat mis­kin yang akan mendapatkannya, pemerintah telah menyiapkan kartu khusus yang telah disubsidi seharga gas tersebut.

“Bagi warga yang miskin bisa saja menukarkan kartu subsidi itu dengan gas yang mereka butuh­kan. Karena kartu tersebut telah terisi sejumlah uang seharga gas. Mi­salnya harga gas Rp40.000, maka kartu ini telah diisi, apakah untuk dua kali penggunaan atau bisa saja lebih. Jadi, nanti semua bisa memanfaatkan LPG 3 Kg ini tanpa pembedaan,” katanya. (h/isr)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM