JANUARI SAMPAI OKTOBER 2016

83 Kasus di Pelalawan Positif DBD


Jumat, 21 Oktober 2016 - 01:31:12 WIB
83 Kasus di Pelalawan Positif DBD

PANGKALANKERINCI, HALUAN — Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Pe­la­lawan, Provinsi Riau, cen­derung mengalami penu­runan terhitung sejak bulan Januari sampai Oktober 2016.

Data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pela­lawan, mulai dari awal tahun hingga sekitar pertengahan Oktober ini se­dikitnya telah terjadi 83 kasus. “Bulan Januari terdata 19 kasus dan Februari 21 kasus,” kata Kepala Diskes Kabu­paten Pelalawan, Endid melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), Khairul, Kamis (20/10).

Kemudian lanjut Khairul, pada bulan Maret 13 kasus, April enam kasus dan Mei tiga kasus, sedangkan pada bulan Juni nihil atau tidak ada kasus DBD. Setelah itu, bulan Juli delapan kasus, Agustus enam kasus dan Sep­tember enam kasus. Sementara sampai dengan 19 Oktober terjadi satu kasus.

Lebih lanjut dikatakan Khairul, kini masyarakat perlu mewaspadai kasus DBD, apalagi sekarang Pelalawan sudah masuk dalam siklus 5 tahunan. Dikhawatirkan dalam siklus lima tahunan terjadi ledakan kasus DBD. “Ya, sekarang Pelalawan sudah masuk pada siklus lima tahunan DBD,” jelasnya.

Hal tersebut, kata Khairul, memang perlu diwaspadai. Mengingat tahun 2011 lalu, pemerintah pernah menetap­kan Kejadian Luar Biasa (KLB). “Masyarakat tak perlu takut, selama kita menjalankan 3M Plus,” tegasnya.

Diungkapkan Khairul, Diskes melalui puskesmas terus melakukan imbauan kepada masyarakat untuk selalu rutin membersihkan lingkungan sekitar. Pada dasarnya, lanjutnya, dalam fogging yang mati adalah nya­muk dewasa, sedangkan untuk jentik nyamuk sendiri masih tetap hidup dan berkembang menjadi nyamuk dewasa.

“Terpenting, masyarakat tidak lupa melakukan 3M plus, yakni menutup, menguras, mengubur dan meroteksi diri dari gigitan nyamuk. Kalau ada yang demam tinggi, segera bawa ke sarana pelayanan kesehatan,” pungk­asnya.

Siklus lima tahunan DBD di Kabupaten Pelalawan, diketahui satu orang meninggal dunia akibat DBD tersebut. BDD merenggut nyawa putri kelima H Husni Thamrin, Zaskia Talita, setelah tiga hari di rawat di RS Awal Bros Pekanbaru, Rabu (19/10). (h/nas/net)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]