Buka Lapangan Kerja


Jumat, 21 Oktober 2016 - 01:36:39 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai se­lama 2 tahun pemerintahan Jokowi-JK, ditemukan di lapangan bahwa kehidupan masyarakat di daerah semakin susah.

Pertumbuhan ekonomi membaik tapi justru malah meningkatkan pengangguran. Proyek-proyek pembangunan yang sedang dikerjakan pemerintah tidak memperluas lapangan pekerjaan.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan per­tumbuhan ekonomi kuartal II 2016 se­besar 5,18 persen year on year (YoY). Dengan demikian pertumbuhan ekonomi kumulatif semester-I 2016 sebesar 5,04 persen.

Dibanding tahun 2015, terjadi pening­ka­tan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pa­da tahun 2015 pertumbuhan ekonomi kita hanya se­besar 4,79 persen, terendah selama 6 ta­hun.

Sayangnya, peningkatan pertumbuhan eko­nomi ini tidak signifikan dengan pening­ka­tan lapangan kerja. Seperti dikemukakan Fad­li Zon dalam diskusi ‘Refleksi Dua Tahun Jo­­kowi-JK’ di Gedung DPR, Kamis (20/10) bah­­wa pertumbuhan ekonomi kita malah ti­dak menghasilkan tenaga kerja (jobless growt).

Fadli Zon mengungkapkan bahwa ham­pir setiap pertemuannya dengan masyarakat sa­at melakukan kunjungan ke daerah, ma­syarakat mengeluh dengan kondisi saat ini.

Ia mengaku heran, mengapa di tengah gempuran pembangunan proyek yang besar saat ini, justru ada rakyat kesulitan dalam mendapat pekerjaan. “Padahal, gempuran pembangunan proyek yang dilakukan pemerintah, tetapi lapangan pekerjaan yang kian tidak meluas.

Direktur Eksekutif INDEF Enny Sri Hartati menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia  5,18 % ini semu. Karena tidak menghasilkan tenaga kerja,  inflasi terendah 3% dibanding pemerintahan sebelumnya, tapi daya beli masyarakat justru menurun 5,5%. “Celakanya ekspor kita menurun, sehingga mikro prudentialnya hancur,” katanya.

Sempitnya lapangan kerja karena peme­rintah memprioritaskan pembangunan proyek-proyek besar. Proyek-proyek besar ini jelas tidak merata kepada setiap daerah. Dengan proyek besar, tentunya jumlah proyek jadi sedikit.

Dana dari proyek besar tersebut pada akhir­nya akan kembali ke kantong orang-orang tertentu saja. Sementara masyarakat ba­nyak paling hanya menikmati sebagai bu­ruh.

Masyarakat tak butuh dengan data-data sta­tistik, yang dibutuhkan masyarakat adalah ter­bukanya lapangan kerja. Daya beli ma­sya­rakat membaik. Artinya, ekonomi ber­pu­tar.

Untuk memutar roda perekonomian, masih sangat tergantung kepada proyek-proyek yang dilaksanakan pemerintah. Karena itu, tak perlulah banyak dibangun proyek-proyek besar. Cukup yang kecil-kecil saja tapi memberikan dampak yang besar kepada penduduk negeri ini.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UM­KM) harus tetap menjadi perhatian peme­rintah untuk dibina. Karena dari UMKM inilah banyak menyerap tenaga kerja.

Lapangan kerja memang harus dibuka seluas-luasnya untuk menampung angkatan kerja yang selalu meningkat setiap tahun. Sementara persaingan untuk mendapatkan pekerjaan makin ketat. Apalagi bagi lulusan perguruan tinggi yang tak punya keteram­pilan, makin sulit bagi mereka mendapatkan pekerjaan. Mereka juga harus bersaing dengan tenaga kerja asing dari negara-negara ASEAN sebagai dampak berlakunya Masya­rakat Ekonomi ASEAN (MEA). (*)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 23 Desember 2016 - 01:41:55 WIB

    Mengebukan Semangat Rang Minang

    Hari ini, Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) akan melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) di Padang. Sejum­lah budayawan, ekonom, pengusaha, sauda­gar, pejabat hingga politikus akan bermu­syawarah untuk memilih .
  • Rabu, 30 November 2016 - 00:57:31 WIB

    Korupsi Bukan Persoalan Gaji

    Usai menyaksikan Deklarasi Anti Gratifikasi de­ngan pemkab dan pemko se Riau awal November lalu, Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Giri Suprap­diono mengatakan bahwa untuk mencegah korupsi, salah satu.
  • Jumat, 21 Oktober 2016 - 01:37:40 WIB

    Tebas Pungli dengan Keterbukaan Informasi

    Tebas Pungli dengan Keterbukaan Informasi PUNGLI alias pungutan liar makin popular setelah akhir pekan lalu Kapolri lakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Ke­men­hub RI. Bahkan TKP pungli itu pun didatangi Presiden RI Jokowi..
  • Selasa, 11 Oktober 2016 - 02:03:56 WIB
    (TANGGAPAN DARI TULISAN ANTONI PUTRA)

    Rehumanisasi, Bukan Lokalisasi

    Rehumanisasi, Bukan Lokalisasi Kawasan Taman Melati dan sekitarnya memang telah lama terkenal. Di sinilah pusat prostitusi atau pelacuran terbesar di Kota Padang. Prostitusi merupakan salah satu penyakit yang berkembang di dalam masyarakat. penyakit ini su.
  • Selasa, 11 Oktober 2016 - 02:01:44 WIB

    Bunuh Diri Bukan Solusi

    Orang hidup pasti mengalami masalah. Habis masalah yang satu datang lagi masalah yang lain. Begitulah kehidupan kita di dunia, tak selalu berjalan mulus..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM