Wasekjen PPP, M. Iqbal: ‘Tak Ada Perpecahan di PPP Sumbar’


Jumat, 21 Oktober 2016 - 01:39:12 WIB
Wasekjen PPP, M. Iqbal: ‘Tak Ada Perpecahan di PPP Sumbar’ WAKIL Walikota Pariaman, Genius Umar memberikan sambutan pada acara Muscab PPP Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (20/10).

PARIAMAN, HALUAN — Wa­sekjen DPP Partai Persatuan Pem­bangunan (PPP), H Muham­mad Iqbal yang merupakan ang­go­ta DPR RI dari PPP mene­gas­kan, kisruh internal PPP telah usai se­telah diakuinya DPP PPP hasil is­lah oleh Menkumham RI yang di­­pimpin oleh Roha­mur­muzy. Per­­nyataan ini mema­tahkan isu bah­wa PPP Sumatera Barat terbe­lah.

Hal tersebut disampaikan Iqbal saat membuka Musyawarah Cabang gabungan DPC PPP Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (20/10) di Kota Pariaman.

“Jika masih ada perbedaaan pen­dapat kader-kader, itu adalah dinamika biasa dalam setiap parpol, namun dualisme sudah ti­dak ada lagi. Dan Muscab men­jadi tahapan penting yang dilak­sanakan oleh DPC PPP di setiap daerah untuk persiapan dan konsolidasi memenangkan Pe­mi­lu 2019 mendatang,” ungkap­nya.

Sementara itu, Wakil Wali­kota Pariaman, Genius Umar mengatakan, peran PPP sebagai salah satu suprastruktur politik di daerah sangat strategis dalam mendorong pemerintah men­ja­lan­kan pembangunan. Beberapa fungsi parpol, seperti fungsi akulturasi politik, pendidikan politik, rekruitmen politik, men­jadi landasan kuat untuk sebuah partai politik.

“Fungsi parpol dalam pendi­dikan politik dan rekruitmen politik sangat penting dilakukan. Rekruitmen kader yang ber­kualitas akan melahirkan produk politik di DPRD yang berkualitas pula. Untuk Kota Pariaman, fungsi parpol sudah optimal, sehingga anggota DPRD yang ada saat ini bersama Pemko Pariaman mampu melahirkan kebijakan yang pro dengan rak­yat,” jelasnya.

Genius Umar juga meng­apresiasi seluruh anggota DPRD Kota Pariaman dan pimpinan partai politik yang hadir. Ini menunjukkan bahwa dinamika politik di Kota Pariaman sangat dinamis dan bersahabat.

Ketua Dewan Pimpinan Wila­yah PPP Sumatera Barat, Hariadi juga menegaskan bahwa tidak ada perpecahan internal PPP di daerah. Kondisi ini menegaskan bahwa PPP di Sumatera Barat sangat solid dan kuat.

“Kita di Sumatera Barat se­lalu berada dalam kebersa­maan, semua berada dalam satu rumah, yaitu PPP Sumatera Barat. Dan melalui forum ini disampaikan juga agar pengurus DPC di kabu­paten dan kota di Sumatera Barat, untuk dapat menggelar muscab paling lambat akhir Oktober 2016 mendatang,” tutupnya.

Mempertegas kesolidan PPP Sumatera Barat, Ketua DPC PPP Kota Pariaman, Mulyadi dan Ketua DPC PPP Padang Paria­man menyampaikan, kisruh yang terjadi diinternal PPP merupakan cobaan bagi keluarga besar PPP. Kondisi itu tegas Mulyadi, malah memperkuat solidaritas PPP Kota Pariaman.

“Silang pendapat internal PPP terjadi di tingkat pusat dan tidak merambat pada tingkat DPC. Kami meminta agar perpecahan internal cukup terjadi di tingkat pusat dan jangan sampai merem­bet ke daerah,” ujarnya.

Pasca muscab, PPP Kota Pariaman akan langsung menyu­sun program kerja, salah satunya persiapan pemenangan pemilu legislatif 2019 mendatang.

Dikatakan keduanya, dalam Muscab ke IV DPC PPP Kota Pariaman dan Muscab VIII DPC PPP Padang Pariaman dilakukan dengan sistem pemilihan 5 orang sebagai tim formatur yang terdiri dari 1 orang perwakilan Pimpi­nan Anak Cabang (PAC) keca­matan, 1 orang perwakilan DPC, 1 orang perwakilan dewan ma­jelis DPC, 1 orang perwakilan DPW dan 1 orang perwakilan DPP Pusat.

“5 orang tim formatur nanti akan menetapkan susunan pengu­rus dan ketua DPC yang baru paling lambat 14 hari ke depan,” urainya. (h/mg-fyt)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]