RUTAN LUBUK MINTURUN SEGERA DIFUNGSIKAN

Ratusan Napi Wanita Pindah Sel


Jumat, 21 Oktober 2016 - 01:47:44 WIB

PADANG, HALUAN – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Sumbar (Kemenkumham) memprioritas untuk memfungsikan blok wanita yang ada di Rumah Tahanan Padang di kawasan Lubuk Minturun. Diperkirakan akan ada 100 tahanan wanita yang nantinya akan menempati blok tersebut pindahan dari LP Muaro Padang.

“Di LP Muaro ada sekitar seratusan tahanan wanita. Prioritas kita dipindahkan ke Rutan di Lubuk Minturun. Jadi, kelebihan di LP Muaro bisa sedikit teratasi,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, Ansharuddin, kepada Haluan Kamis (20/10) di Padang.

Saat ini, kapasitas yang ada di Rutan Lubuk Minturun baru sekitar 120 orang. Padahal untuk kapasitas Rutan bisa menampung hingga 200 lebih penghuni lembaga pemasyarakatan. “Keinginan kita memang bisa segera difungsikan, namun saat ini pembangunan lanjutan Rutan Padang, Lubuk Minturun ini terhenti karena adanya permasalahan dengan kontraktor,”katanya.

Tidak hanya Rutan Padang yang terkena imbasnya, kelanjutan pembangunan dua Lapas lainnya, seperti Lapas Narkotika di Sawah­lunto dan Lapas di Dharmasraya juga jadi terbengkalai “Akibatnya dana sebesar Rp1 Triliun yang dianggarakan Kementerian pun Sumbar tidak dapat. Karena pro­yek yang ada saat ini harus diaudit lagi karena permasalahan terse­but,”tukasnya.

Karena permasalahan dengan kontraktor tersebut kata Anas­haruddin, keinginan Kanwil Ke­men­kumham untuk memak­simal­kan ketiga Lapas baru tersebut masih akan belum terlaksana dalam waktu dekat ini. “Kami sebenarnya tidak ingin hal seperti ini terjadi. Apalagi dengan kon­disi kelebihan penghuni lembaga pemasyarakatan yang terjadi saat ini. Saat ini tentu menunggu audit dulu baru kita tahu apakah akan dilanjutkan atau bagaima­nanya,” ujarnya.

Kalau saja ketiga Lapas baru tersebut bisa segera difungsikan maka permasalahan kelebihan penghuni Lapas  akan teratasi. Dimana untuk Rutan Padang, Lubuk Minturun, akan dapat menampung 200 orang, Lapas Narkotika di Sawahlunto dapat menampung 500 orang dan La­pas di Dharmasraya 200 orang. “Saat ini narapidana kasus nar­koba dicampur dengan narapi­dana kasus lain. Nantinya narapi­dana kasus narkoba di Lapas dan Rutan yang ada di Sumbar akan dipindahkan ke Lapas Narkotika di Sawahlunto. Langkah ini akan mengurangi penghuni Lapas yang over capacity,” ujarnya.

Ansharuddin juga mencon­tohkan, Lapas Klas II Bukitinggi saat ini berisi 407 orang, padahal untuk kapasitas idealnya hanya menampung 240 orang saja. Jadi, ada kelebihan 167 orang peng­huni Lapas. “Kalau bisa ketiganya difungsikan tentu kelebihan kapa­sitas di Lapas yang ada saat ini akan bisa teratasi,” paparnya. (h/isr)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM