Jam Kerja Guru


Sabtu, 22 Oktober 2016 - 00:54:11 WIB

Isu tentang guru selalu saja menarik untuk di­simak. Kali ini terkait dengan jam kerja guru. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendy mewa­ca­nakan jam kerja guru 8 jam sehari atau 40 jam per minggu berada di sekolah. Gagasan tersebut diutamakan untuk tenaga pengajar yang sudah mendapatkan tunjangan profesi.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud, Sumarna Surapranata di Jakarta, Jumat (21/10) menjelaskan, wacana ini berkaitan dengan UU ASN dan ketenagakerjaan. Ia menja­barkan, dalam aturan itu menyebut, pegawai swasta bekerja 37 hingga 38 jam per minggu. Sementara PNS, mempunyai waktu kerja 40 jam per minggu.

Berdasarkan Pasal 35 Ayat (1) UU Nomor 14 Tentang Guru dan Dosen, terdapat lima tugas utama guru, yakni, merencanakan, melaksanakan (mengajar), menilai, mem­bimbing, dan tugas tambahan lainnya. Sementara pada ayat (2) dalam regulasi itu menyebut, beban kerja itu adalah 24 minimal dan maksimal 40  jam tatap muka.

Pranata mengatakan, untuk memenuhi tatap muka, sejumlah guru terpaksa mencari jam mengajar ke sekolah lain. Para guru hanya disibukkan dengan mengejar peme­nuhan tatap muka. Hal ini berdampak pada terbengkalainya tempat tugas lainnya.

Saat ini, Kemendikbud membuat kebija­kan kewajiban melaksanakan lima kegiatan uta­ma guru yang tercantum dalam ayat (1) Pa­sal 35 itu. Kemendikbud akan mewajibkan li­ma tugas itu harus dilaksanakan sekolah se­lama delapan jam per hari atau 40 jam per minggu.

Sepintas kita lihat wacana jam mengajar guru delapan jam sehari atau 40 jam seming­gu memberatkan guru. Sebab selama ini kewajiban jam mengajar guru 24 jam pelajaran (JP) seminggu. Itupun banyak guru sertifikasi yang tidak mendapatkan jam pelajaran yang cukup di sekolahnya. Kerena itu, ada di antara guru yang terpaksa mencari jam tambahan ke sekolah lain. Mereka pontang-panting dari sekolah yang satu ke sekolah yang lain.

Berdasarkan itulah Kemendikbud beren­ca­na menerapkan guru harus berada di se­kolah delapan jam sehari. Harus dipahami bu­kan delapan jam berada di muka kelas. Me­ngajar hanyalah salah satu dari lima tugas guru.

Dengan demikian, guru tenbtu tidak disibukkan lagi mencari jam tambahan mengajar ke sekolah lain. Dia hanya cukup berada di sekolahnya. Semua tugas guru dikerjakan di sekolah. Tidak ada lagi guru yang membawa pekerjaan sekolah ke rumah.

Pihak Kemendikbud menilai, pola kerja delapan jam per hari atau 40 jam per pekan sangat cocok untuk pelaksanaan revolusi mental sesuai Nawacita. Hal tersebut meru­juk pada keinginan pendidikan karakter menjadi bagian yang harus menjadi prioritas khusus di pendidikan dasar.

Plt Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi, mengatakan pihaknya menyambut baik pembenahaan tata kelola guru.

Selama ini guru dipenuhi dengan aturan administrasi yang jauh dari bersinggungan dengan peningkatan mutu guru dan peserta didik, serta jauh dari tujuan utama memu­liakan guru. Jika guru diwajibkan berada di sekolah delapan jam sehari berarti seminggu 48 jam. Kalau begitu tentu harus ada waktu libur satu hari sama dengan ASN lainnya. Bisa juga libur setiap Sabtu dan Minggu.

Namun demikian, gagasan ini perlu dimatangkan. Apakah penerapan delapan jam sehari atau 40 jam seminggu ini bisa juga diterapkan di pedesaan. ***


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 30 Agustus 2018 - 10:12:27 WIB

    Tak Ada Bantuan, Pria di Pasir Jambak Ini Jual Tujuh Vespa Demi Penyu

    Tak Ada Bantuan, Pria di Pasir Jambak Ini Jual Tujuh Vespa Demi Penyu Teriris hati rasanya, mendengar cerita Fati Hariyose (39), yang secara sukarela mengelola konservasi penyu di Pantai Pasir Jambak, selama lebih kurang 5 tahun terakhir..
  • Ahad, 20 November 2016 - 22:31:33 WIB

    Rumah Makan Bajamba, Hadir Ramaikan Wisata Kuliner Sumbar

    Rumah Makan Bajamba, Hadir Ramaikan Wisata Kuliner Sumbar Pecinta kuliner di wilayah kota Bukittinggi semakin dimanjakan oleh kehadiran Rumah Makan (RM) Bajamba. Rumah Makan yang menawarkan konsep masakan khas Minang tersebut baru diresmikan pada, Senin (14/11) kemarin..
  • Kamis, 04 Februari 2016 - 04:07:58 WIB
    KPN Unit Korpri Kantor Gubernur Sumbar

    Mampu Berikan Pinjaman Maksimal Rp150 Juta

    Mampu Berikan Pinjaman Maksimal Rp150 Juta Menyamakan persepsi banyak orang bahkan ribuan orang dengan beragam tingkat pendidikan, jabatan dan pendapatan bukanlah pekerjaan gampang. Tetapi, melalui wadah koperasi ternyata banyak yang berjaya, bila pengurus mampu menj.
  • Jumat, 22 Januari 2016 - 03:52:05 WIB

    Miris! Warga Kota Besar Belum Terjamah Listrik

    Ternyata masyarakat yang sama sekali be­­lum terjamah listrik bukan saja di Nagari Ga­rabak Data, Kabu­paten Solok. Tetapi masyarakat yang belum beruntung, karena tidak bisa menikmati tegangan listrik juga ada di Ibukota .
  • Kamis, 21 Januari 2016 - 04:33:27 WIB

    Simalakama Layanan Izin Tiga Jam

    Simalakama Layanan Izin Tiga Jam Wakil Presiden Jusuf Kalla secara resmi meluncurkan laya­nan izin investasi tiga jam, Senin (11/1) di Ruang Nu­santara I, Gedung Suhartoyo, Kantor Pusat Badan Ko­or­dinasi Penanaman Modal (BKPM). .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM