BPNB Sumbar: Nasib Komunitas Budaya Memprihatinkan


Senin, 24 Oktober 2016 - 01:51:28 WIB
BPNB Sumbar: Nasib Komunitas Budaya Memprihatinkan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumbar menggelar Focus Group Discussion (FGD) menyoal optimalisasi penyempurnaan bantuan pemerintah fasilitasi pelestarian nilai budaya, Sabtu (22/10). Kemendikbud melalui BPNB Sumbar berkomitmen untuk terus memfasilitasi komunitas budaya agar semakin berkualitas dalam rangka melestarikan kebudayaan.

PADANG, HALUAN — Keberadaan budaya etnis dan budaya lokal yang dimiliki oleh kelompok-kelompok suku bangsa di Indonesia, menjadi bagian terpenting terhadap upaya penguatan jati diri, pembentukan karakter, serta ketahanan budaya bangsa. Namun kondisi itu tidak berbanding lurus dengan nasib komunitas-komunitas budaya yang semakin hari semakin memprihatinkan, bahkan dalam ancaman kepunahan.

“Hampir sebagian besar nasib komunitas budaya yang ada saat ini memprihatinkan. Di satu sisi, mereka memiliki komitmen yang kuat dalam menjaga keberlangsungan tradisi. Namun di sisi lain, mereka juga dihadapkan pada berbagai permasalahan untuk tetap bisa eksis dan bertahan,” papar Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumbar, Jumhari SS.

Hal itu dikatakannya pada acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Optimalisasi Penyempurnaan Bantuan Pemerintah Fasilitasi dan Kemitraan Pelestarian Nilai Budaya, yang digelar di Hotel Daima Padang, Sabtu (22/10). Turut hadir sebagai pembicara perwakilan dari Bappeda Sumbar, Disdikbud Sumbar dan Prof. Dr. Rer. Soz Nusyirwan Effendi. Selain jajaran BPNB Sumbar, juga hadir sejumlah pimpinan sanggar dan komunitas budaya dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Jumhari menyebut, sebagai kesatuan sosial yang masih memegang teguh nilai-nilai tradisi, memiliki kesadaran wilayah sebagai kesatuan daerah teritorial, serta memiliki identitas sosial yang kental dalam berinteraksi berdasarkan nilai dan norma, nasib komunitas budaya memang kian terjepit.

Selain dihadapkan pada permasalahan legalitas, persoalan mendasar yang kerap mereka hadapi adalah berkaitan dengan keterbatasan sarana dan prasarana. Akibat dari kondisi itu, tak satu dua komunitas budaya yang terpaksa bubar karena tak mampu lagi bertahan.

“Kondisi ini tentu sangat disayangkan. Karena keberadaan komunitas budaya yang konsisten dengan tradisi-tradisi yang diwarisi oleh para leluhurnya, terbukti efektif dalam menangkal pengaruh negatif budaya asing, yang tentunya sangat tidak sesuai dengan karakter budaya bangsa,” pungkas Jumhari.

Sesuai sasaran pembangunan kebudayaan nasional, yakni tergali, terpelihara dan terlestarikannya karya-karya budaya bangsa, serta terlindunginya individual dan komunal secara hukum sebut Jumhari, maka upaya penyelamatan melalui bantuan pemerintah fasilitasi pelestarian nilai budaya, menjadi salah satu agenda penting penerintah yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.

“Bentuk bantuannya adalah pemberian fasilitas dari pemerintah pusat, yang dimanfaatkan untuk program revitalisasi, pemberdayaan, serta peningkatan kualitas komunitas-komunitas budaya dalam rangka melestarikan kebudayaan. Tidak hanya di Sumbar, tapi juga di seluruh wilayah kerja BPNB Sumbar, yang meliputi Provinsi Bengkulu dan Sumsel,” tandasnya.

Kasubag TU BPNB Sumbar, Titit Lestari, S.Si MP menambahkan, untuk kriteria komunitas budaya penerima bantuan fasilitasi di antaranya strategis potensial bagi penguatan jati diri dan pembentukan karakter budaya bangsa, mengalami degradasi baik secara fisik atau non fisik, mengalami keterbatasan dalam memenuhi hak dasar eksistensi dan ekspresi budaya, serta memiliki kekuatan terhadap identitas budaya yang khas dan merupakan warisan leluhur.

“Melalui kegiatan bantuan pemerintah fasilitasi pelestarian nilai budaya ini, diharapkan komunitas-komunitas budaya semakin berkualitas dan dapat terus mempertahankan eksistensinya. Sehingga juga diharapkan akan berdampak terhadap kelestarian nilai-nilai budaya,” ujar Titit. (h/yan)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]