Potensi Kabupaten Solok Tampil di Nusantara Expo 2016


Selasa, 25 Oktober 2016 - 01:25:04 WIB
Potensi Kabupaten Solok Tampil di Nusantara Expo 2016 Bupati Solok Gusmal bersama sejumlah pelaku usaha dan pejabat SKPD di stan pameran Nusantara Expo dan Forum 2016 di TMII Jakarta. Hal sebagai upaya untuk mempromosikan potensi daerah Kab. Solok untuk menarik investasi. (HUMAS)

AROSUKA, HALUAN — Upaya Pemerintah Kabupaten Solok kian serius untuk menggaet investasi di Kabupaten Solok.

Hal ini terlihat dari keikut­sertaan daerah yang dipimpin Bupati Gusmal ini mengikuti Nusantara Expo dan Forum menuju Indonesia Mandiri tahun 2016 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta tanggal 19-23 Oktober kema­ren.

Beragam potensi yang di­milki oleh Kabupaten Solok ditampilkan di stand pameran guna menarik animo pe­ngun­jung terhadap daerah yang memiliki 4 danau indah itu.

“Pada iven itu, kita me­nyampaikan promosi dan infor­masi mengenai potensi dan peluang investasi, terkait produk unggulan dan jasa kreatif yang dimiliki Kabupaten Solok ke­pada investor dari dalam dan luar negeri,” kata Bupati Solok, H. Gusmal Dt Rajo Lelo di Arosuka, Senin (24/10).

Kegiatan Nusantara Expo dan Forum Menuju Indonesia Mandiri tersebut, kata Bupati merupakan salah satu sarana promosi daerah. Sehingga mela­lui kegiatan ini diharapkan akan didapatkan lahirnya wahana interaksi bisnis langsung bagi Pemkab Solok dengan pe­ngu­saha, pembeli, investor dalam dan luar negeri.

“Harapannya tentulah men­jalin kerja sama yang saling menguntungkan sekaligus pe­ngembangan dan peningkatan pemasaran produk dan jasa kreatif unggulan dari Peme­rintah Kabupaten Solok,” terang Bupati.

Menurut bupati, potensi yang dimiliki Kabupaten Solok sangat beragam. Mulai potensi wisata, budaya, pertanian hing­ga kuliner khas yang dimiliki daerah penghasil buah markisah ini.

Diantara produk unggulan yang ditampilkan adalah Kopi Radjo, yang merupakan hasil perkebunan yg sudah mem­peroleh sertifikasi kondisi geog­rafis tingkat nasional. Aneka produk ikan bilih dari Danau Singkarak dan ikan salai dari Danau Kembar.

Selain itu, produk makanan olahan hasil pertanian ma­syarakat seperti bawang goreng, stik kentang, kerupuk kentang, ripik pisang, pokat dan markisa. Sedangkan dalam bidang per­tanian juga ditampilkan beras organik jenis cisokan, beras hitam dan beras merah sierang. Disamping produk berupa ma­kanan, pada pameran yang juga diikuti oleh seluruh pelaku usaha dan pemerintah kabu­paten/kota se-Indonesia ini juga ditampilkan beragam kerajinan masyarakat seperti anyaman pandan dalam berbagai bentuk, seperti tas, keranjang, tikar.

“Sementara pada sektor pariwisata, kita tampilkan aneka informasi mengenai pariwisata di Kabupaten Solok, baik mela­lui leaflet, brousur, spanduk, gambar dinding pada stand, video dan interaksi secara langsung,” beber Gusmal.

Dengan perkembangan tek­nologi informasi saat ini, kata bupati, pengenalan dan ak­sesibilitas jual-beli produk budaya semakin terbuka luas dan melahirkan banyak ide-ide baru yang sebelumnya tidak terpikirkan. Semakin diper­lukan kreativitas dan inovasi dalam memenangkan persai­ngan global.

“Tantangan yang dihadapi usaha rakyat berbasis budaya pada umumnya adalah masalah permodalan, pemasaran, kua­litas dan inovasi. Kita jelas ingin menangkap peluang investasi dari luar melalui kegiatan ter­sebut,” ujarnya.

Ke depan, kata Bupati, pi­hak­nya akan lebih serius dalam mewujudkan rencana satu na­gari memiliki satu produk unggulan (one village one pro­duct) di Kabupaten Solok. Selain mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, upaya ini tentu akan ikut mendorong peningkatan ekonomi daerah bahkan hingga Nasional.

“Ini merupakan program kita sebagaimana tertuang da­lam program empat pilar pem­bangunan Kabupaten Solok ke depan,” pungkas Bupati. (h/ndi)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM