Kasihan Atlet Tak Ikut Porprov


Selasa, 25 Oktober 2016 - 01:29:12 WIB

Kabar tak sedap datang dari Kota Padang Panjang. Daerah ini tidak ikut dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat yang akan digelar di Padang, 19-29 November mendatang.

Sebelumnya diberitakan bahwa Kabu­paten Solok juga terancam tidak bisa ikut pesta olahraga dua tahunan itu. Kisruh kepengurusan KONI Kabupaten Solok  berbuntut Pemda setempat tak mau men­cairkan dana.

Jika tak terjadi perubahan, maka Kota Padang Panjang dan Kabupaten Solok akan absen dalam porprov ke-14 tahun ini. Ketidak ikutsertaan Padang Panjang hanya gara-gara kepengurusan KONI belum terbentuk.

Sempat terjadi perdebatan di kalangan le­gislatif dan eksekutif saat pembahasan AP­BD-P Kota Padang Panjang Tahun 2016. Akhir dari perdebatan itu, Kota Padang Pan­jang dipu­tuskan tidak  mengikuti porprov 2016.

Rencana pemko yang akan mengutus atletnya di porprov tersebut, tersandung Per­mendagri Nomor 52 tahun 2015 yang me­nyatakan bahwa pembiayaan olahraga di­arahkan kepada induk organisasi olah raga atau KONI. Sementara KONI Kota Padang Pan­jang hingga saat ini belum punya pe­ngu­rus. Dinas Porbudpar sebagai leading sektor pem­benahan KONI, juga tak dapat berbuat ba­nyak.

Dalam sejarah porprov mulai sejak bernama Porda (Pekan Olahraga Daerah) baru kali ini ada daerah yang absen mengikuti iven dua tahunan itu. Hal ini tentunya sangat kita sayangkan.

Sangat mengherankan sekali, untuk mem­bentuk kepengurusan KONI saja tak bi­sa. Harusnya semua pihak yang terkait me­ng­utamakan kepentingan daerah dan atlet.

Walikota harus bisa menjelaskan kepada masyarakat Kota Padang Panjang kenapa daerah ini absen dalam Porprov. Ba­gai­ma­napun, walikota mestinya bertanggung jawab atas kegagalan Padang Panjang mengikuti porprov ini.

Kasihan atlet-atlet yang sudah mem­persiapkan diri jauh-jauh hari untuk berlaga di porprov. Bagi atlet kabupaten dan kota, ajang porprov adalah arena paling bergengsi untuk menunjukkan kebolehan mereka.

Hasil porprov akan menjadi tolak ukur prestasi seorang atlet yang telah lama ditempa dengan latihan. Porprov merupakan jenjang bagi atlet Sumatera Barat untuk berkiprah di tingkat nasional. Namun apa daya, saat yang ditunggu-tunggu itupun berakhir dengan kekecewaan. Padang Panjang memastikan diri tak mengikuti kegiatan multi-iven itu.

Atlet dalam hal ini dalam posisi yang lemah. Mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Tugas mereka hanyalah mengikuti latihan de­ngan harapan dapat mengikuti pertan­di­ngan. Latihan saja tanpa bertanding hasilnya akan sia-sia. Prestasi mereka tidak akan terukur.

Kepala Dinas Porbudpar Kota Padang Pan­jang Sri Syahwitri mengatakan, dengan berbagai kegiatan agenda kota, akan ber­upa­ya melibatkan atlet-atlet yang ada di berbagai ca­bang olahraga. Meskipun tidak ikut por­prov kali ini, tapi mereka dapat berpres­ta­si dengan iven-iven olahraga pada agenda ko­ta.

Apa yang disampaikan Kepala Dinas Porbudpar Padang Panjang itu hanyalah sebagai pelipur lara bagi atlet. Porprov tentunya jauh lebih bergengsi dibandingkan iven-iven lainnya meski dilaksanakan tingkat provinsi. ***

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 24 Agustus 2016 - 04:21:35 WIB

    Pemerintah Gali Utang Tutup Utang, Kasihan Generasi Mendatang

    Pemerintah Gali Utang Tutup Utang, Kasihan Generasi Mendatang Hingga saat ini, utang pemerintah terus meningkat. Berdasarkan data Kementerian Keuangan Juli 2016 saja, total utang pemerintah pusat hingga saat ini mencapai Rp. 3.362,74 Triliun. Angka tersebut akan terus meningkat, karena .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]