TINGKATKAN PERAN KADER KAB

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi


Selasa, 25 Oktober 2016 - 02:00:21 WIB
Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi Wakil Bupati Pasaman Barat Yulianto memukul gong sebagai tanda dicanangkan KB Kes. Nampak mendampingi Wakil Ketua PKK Pasbar Sifrowati Yulianto. (OSNIWATI)

PASBAR, HALUAN — Untuk menekan angka kematian ibu dan bayi maka peran kader KB Kesehatan sangat diperlukan. SKPD juga diminta untuk memberikan sumbangsih dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

“Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK KB Kes yang ber­langsung dari bulan Oktober sampai Desember 2016 diha­rapkan kader PKK, bidan jo­rong aktif memberikan pelaya­nan,” ujar Wakil Bupati Pasa­man Barat Yulianto di Keca­matan Talamau ketika penca­nangan kesatuan gerak PKK KB Kesehatan tingkat Pasbar, Senin kemarin (24/10).

Ia menambahkan, keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat, tempat dimulainya revolusi mental. Karena ke­luarga merupakan wahan utama dalam membentuk generasi muda penerus bangsa yang berkarakter.

Dengan kerja keras, se­ma­ngat revolusi mental berbasis keluarga serta semangat gotong ro­yong untuk mewujudkan ma­sya­rakat Pasbar yang sejah­te­ra. “Keinginan kita untuk men­ja­di­kan keluarga di Pasbar ini se­ba­gai keluarga sejahtera dan man­diri. Akan lebih mudah un­tuk mewujudkan Pasbar yang maju dan makmur,” tegas Yul­ian­to.

Kegiatan kesatuan gerak PKK KB Kesehatan ini meru­pakan salah satu bentuk inten­sifikasi gerakan PKK beserta lintas sektor terkait. “Untuk itu, institusi KB Kesehatan di nagari dengan kader sebagai ujung tombak harus memberikan layanan yang maksimal,” papar Yulianto.

Seluruh pengurus dan kader tim penggerak PKK di Pasbar, harus berkontribusi positif dan mampu mempercepat terwu­judkan keluarga yang ber­ka­rak­ter. “Tujuannya untuk mengen­da­likan laju pertumbuhan pen­du­duk, mengurangi tingkat ke­matian ibu, bayi dan balita. Memberikan perlindungan ke­se­hatan reproduksi, perlin­dungan hak ibu dan anak serta perlindungan terhadap ke­ha­milan,” kata Wabup.

Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Pasbar Harlina Saputri menyampaikan, pen­cangan Kesatuan Gerak PKK seiring dengan pelayanan Me­tode Kontrasepsi Jangka Pan­jang, berupa implant dan IUD. “Khusus pelayanan untuk Im­plan dan IUD di Talamau di­pu­sat­kan pada dua tempat yaitu di Puskesmas Kajai dan Pus­kes­mas Talamau. Untuk wilayah Puskesmas Talu Pela­yanan KB dilaksanakan di ruang Aula Kantor Camat Tala­mau , jumlah aseptor mencapai 150 orang,” kata Harlina Saputri.

Apa yang dilakukan oleh Pemda Pasbar disambut baik oleh BKKBN Provinsi Sumbar. Plt BKKBN Sumbar Gusrizal menyampaikan komitmen pe­me­rintah untuk mendukung gerakan KB. Sebab, program KB merupakan program nasio­nal yang tertuang di dalam UU. “Selama tiga bulan ke depan kita harapkan pencapaian target KB 30 persen. Selain itu, kader KB harus bergerak aktif mem­be­rikan penyuluhan kepada ma­sya­rakat, seperti penyuluhan kepada suami istri, remaja serta kunjungan kepada keluar­ga,” pinta Gusrizal. (h/idn/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]