PENGERUKAN DI MUARO PENJALINAN TAK BERIZIN

ESDM Minta Polisi Menindak


Selasa, 25 Oktober 2016 - 02:03:44 WIB
ESDM Minta Polisi Menindak Sejumlah alat berat tengah mengeruk Sungai batang kabung, Senin (24/10). Pengerukan ini merupakan upaya normalisasi yang dila­kukan oleh Balai Sungai di Muara Penjalinan Batang Kabung. (HUDA PUTRA)

PADANG, HALUAN — Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar menyatakan tidak berhak untuk menindak langsung aktivitas pengerukan di Muaro Penjalinan, Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah. ESDM menyebutkan bahwa itu ranah pihak kepolisian.

Dikatakan Kepala ESDM Sumbar, Hery Martinus, bah­wa kegiatan pengerukan itu tidak memiliki izin atau ilegal. Hingga saat ini pihak ESDM Sumbar belum me­nerima surat izin berkaitan dengan aktivitas pengerukan tersebut.

“Seharusnya ketika mere­ka melakukan pengerukan barang tambang berupa ke­rikil, pasir atau barang tam­bang lainnya, mereka harus ada izin Operasional Khusus Penjualan. Namun, hingga saat ini tidak juga ada la­poran,”ungkapnya kepada Haluan Senin (24/10) di Padang.

Karena kegiatan tersebut tidak berizin, maka yang berhak menindak adalah pihak Kepolisian. Mengingat untuk tenaga dari ESDM tidak mencukupi hingga ke penindakan seperti itu.

Berbeda jika aktivitas tersebut memiliki izin, maka yang berhak melakukan tin­dakan pihak ESDM langsung apabila tiba-tiba dalam ak­tivitasnya bermasalah.

“Tentu kita dengan kegi­atan pengerukan serupa di Muaro Penjalinan itu me­minta Kepolisian untuk turun tangan langsung. Kita me­minta untuk memberhentikan kegiatan tersebut,”tuturnya.

Sekaitan dengan koor­dinasi ESDM selama ini dengan Kepolisian lanjut Hery, sudah berjalan dengan baik. Terutama dalam hal penindakan aktivitas penam­bangan yang melanggar ke­tentuan yang ada.

“Untuk aktivitas di Mu­aro Panjalinan itu, ya, kalau ada warga yang merasa resah silahkan lapor ke pihak  ber­wajib saja,”tuturnya.

Sementara itu Kabid Hu­mas Polda Sumbar, AKBP Syamsi yang dikonfirmasi Haluan secara terpisah me­nyebut bahwa pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat selama ini tidak ada koordinasi dengan pihaknya.

Syamsi menuturkan, jika pihak ESDM mengatakan galian C di kawasan Muaro Panjalinan tersebut ilegal, maka seharusnya mereka menggandeng Polda Sumbar untuk menindak setiap pela­ku pengerukan tersebut.

“Galian C bisa sangat membahayakan bagi kelang­sungan dan keselamatan hi­dup masyarakat setempat. Jika memang tidak ada izin, maka merekalah yang harus menin­daklanjuti terlebih dahulu. Tugas kepolisian hanya meneruskan hasil tin­dak lanjut tersebut,” ujar Syamsi.

Warga Batang Kabung Ganting Kecamatan Koto Tangah Padang meminta agar aktivitas galian C atau pe­nambangan pasir di Muaro Penjalinan dihentikan karena membahayakan warga yang tinggal di hulu sungai.

Dari pantauan Haluan ke lo­kasi, terlihat banyak truk pe­ngakut pasir sedang me­nunggu antrean untuk me­muat pasir.

Sebelumnya, pasir meru­pakan hasil dari pengerjaan pengerukan muara yang dila­kukan oleh Balai Sungai. Na­mun sekarang menjadi tambang pasir yang me­resah­kan warga. Selain merusak jalan, aktifitas penambangan dikhawatirkan akan me­nga­kibatkan pengi­kisan dihulu sungai.

Tobing pengawas dari Balai Sungai, mengatakan pasir itu tidak akan diperjual belikan. Pasir akan diman­faatkan untuk kepentingan masyarakat setempat.

Namun dari salah se­orang pengakuan sopir truk pe­ngang­kut Pasir, Esy (45) mengambil pasir disini harus membayar kepada pengawas setempat dengan seharga Rp150.000- 200.000 ribu perunitnya.

Terkait pungutan liar itu, Camat Koto Tangah Syahrul mengatakan  Ia hanya menge­tahui bahwa pasir dalam hal ini limbah dari hasil penge­rukan muara Penjalinan, akan dikeluarkan dan dimanfa­atkan untuk warga setempat yang membutuhkan. (h/isr/mg-adl/mg-rul)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 20 Juni 2019 - 23:11:55 WIB

    Dinas ESDM Sumbar: Tambang Pasir Muara Surantiah Ilegal

    Dinas ESDM Sumbar: Tambang Pasir Muara Surantiah  Ilegal PAINAN, HARIANHALUAN.COM – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar memastikan bahwa aktivitas penambangan pasir dan kerikil di Muara Surantih, Pesisir Selatan sejak dua tahun belakangan sebagai aktivitas ilegal. Sela.
  • Selasa, 17 Mei 2016 - 04:42:44 WIB

    ESDM Sumbar Evaluasi 122 IUP

    PADANG, HALUAN— Dinas Energi Sum­ber Daya Mineral (ESDM) Sumbar masih me­lakukan evaluasi terhadap sejumlah Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang sebelum­nya dike­luarkan Pemerintah Kabupaten/Kota..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]