Mantan Dirut RS BKM Ngadu ke Dewan


Selasa, 25 Oktober 2016 - 02:15:02 WIB
Mantan Dirut RS BKM Ngadu ke Dewan MANTAN Dirut RS BKM Pessel bersama 12 orang mantan karyawan RS BKM, saat mengadukan nasib yang mereka alami ke DPRD Pessel, Senin (24/10). (OKIS MARDIANSYAH)

PAINAN, HALUAN — Tak puas dengan pihak manajemen Rumah Sakit Bakti Kesehatan Masyarakat (RS BKM) Sago, sebanyak 12 orang mantan karyawan RS BKM men­da­tangi Komisi IV DPRD Ka­bupaten Pesisir Selatan (Pes­sel), Senin (27/10). Me­reka meminta agar anggota dewan yang membidangi ma­salah tersebut, segera mencarikan solusi atas nasib yang mereka alami.

Mantan Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit BKM Sago, Dr. M. Faizal me­nga­takan, dia mengaku dipecat secara sepihak oleh pihak RS BKM. Dalam proses pem­ber­hentiannya, ia menilai tidak sesuai dengan aturan dan prosedur hukumnya.

“Hanya gara-gara saya me­ngadu dan membalas surat dari Ombudsman RI Per­wa­kilan Sumbar, lalu pihak RS BKM memberhentikan saya secara sepihak. Karena saat itu, saya menceritakan apa keluhan saya selama bekerja disana, namun pihak RS BKM meminta saya untuk men­ceritakan yang baik-baik saja,” terangnya kepada Haluan.

Mendatangi kantor DPRD, lanjut dia, adalah sebagai bentuk upaya terakhir untuk menyampaikan segala keluh-kesah yang dirasakan saat ia masih menjabat sebagai Dirut RS BKM Sago. “Saya selaku orang yang pernah memimpin Rumah Sakit BKM tersebut, mengakui bahwa manajemen RS BKM dinilai hanya mau menang sendiri,” katanya.

Koko (26), salah satu dari belasan orang mantan ka­rya­wan RS BKM yang me­nga­dukan nasibnya saat itu, juga mengatakan hal senada. Meski mengaku sudah bekerja se­lama lebih kurang empat tahun, namun hingga kini SK sebagai pegawai/karyawan be­lum juga diterimanya.

“Saya sudah bekerja ku­rang lebih empat tahun. Na­mun, sampai saat ini saya belum melihat seperti apa SK saya. Gaji saya hanya di­ba­yarkan antara Rp700 hingga Rp800 ribu perbulannya,” jelasnya.

Saat proses rekrutment karyawan sebutnya, pihak RS tidak pernah memberikan kepastian terkait jumlah gaji yang akan diterima karyawan. “Dari itu, kami mendatangi kantor DPRD dan meminta agar Komisi IV bisa membantu kami untuk memperjuangkan hak-hak kami sebagai ka­ryawan dan orang yang pernah mengabdi di RS BKM Sago,” harapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Pessel, Zerfi Deson me­nga­takan, pihaknya terlebih da­hulu akan mengkaji dan me­n­dalami seperti apa ke­keliruan yang telah diperbuat oleh pihak RS BKM Sago tersebut.

“Kalau kita dengar pe­nyam­paian dan keluhan dari mereka, dari awal penerimaan karyawan itu sudah menyalahi aturan dan prosedur. Dalam waktu dekat kita akan me­manggil pihak RS BKM. Ka­lau memang terbukti me­lang­gar aturan, maka tidak tertutup kemungkinan izinnya akan kita cabut,” tegasnya. (h/mg-kis)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Juni 2020 - 22:55:17 WIB

    Jadi Modal Usaha, Mantan Napi Dibantu Kambing Betina

    Jadi Modal Usaha, Mantan Napi Dibantu Kambing Betina HARIANHALUAN.COM - Mantan Nara Nidana (napi) menerima bantuan dari Kapolsek Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Ipda Evi Hendri Susanto, berupa seekor kambing betina. Kemudian bantuan itu langsung diberikan kepada yang bersa.
  • Selasa, 23 Juni 2020 - 11:52:51 WIB

    Mantan Wawako Padang Panjang dan Istri Positif Covid-19

    Mantan Wawako Padang Panjang dan Istri Positif Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Dua warga Padang Panjang yang dilaporkan positif terkonfirmasi virus Corona atau Covid-19 di Padang Panjang ternyata mantan wakil walikota bersama istrinya. Saat ini tracking menyeluruh sedang dilakukan apa.
  • Selasa, 14 April 2020 - 23:57:09 WIB

    Mantan Bupati Pasaman Benny Utama Sambangi Warga Terdampak Banjir di Cubadak

    Mantan Bupati Pasaman Benny Utama Sambangi Warga Terdampak Banjir di Cubadak PASAMAN, HARIANHALUAN.COM - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Benny Utama, mengunjungi warga terdampak bencana banjir di Nagari Cubadak, Kecamatan Duakoto, di tengah pandemi virus corona (Covid-19) melanda Kabupaten Pasam.
  • Selasa, 13 Agustus 2019 - 23:20:59 WIB

    Gegara Pungli, Mantan Kepala UPTD Ini Divonis 1,6 Tahun Penjara

    Gegara Pungli, Mantan Kepala UPTD Ini Divonis 1,6 Tahun Penjara PADANG, HARIANHALUAN.COM - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Kelas I A Padang menjatuhkan hukuman pidana kepada mantan kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Laboratoriu.
  • Jumat, 19 Juli 2019 - 14:08:37 WIB

    Latih Mantan Pecandu Narkoba, BLK Padang Terima Penghargaan dari BNN Sumbar

    Latih Mantan Pecandu Narkoba, BLK Padang Terima Penghargaan dari BNN Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM--Balai Latihan Kerja ( BLK) Padang mendapat Penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat dalam rangka mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pered.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]