KEHIDUPAN KONTRAS SUKU ANAK DALAM (BAGIAN 2)

Dapat Belasan Juta per Hari dari Hasil Berburu


Selasa, 25 Oktober 2016 - 02:22:19 WIB
Dapat Belasan Juta per Hari dari Hasil Berburu SUKU Anak Dalam di lingkungan PT TKA Dharmasraya, kini punya mobil dan motor. Untuk beraktivitas seperti memasak pun mereka memakai baju pesta di balai-balai yang mereka buat.

Sudah bukan rahasia lagi, Suku Anak Dalam hidup berpindah-pindah dari waktu ke waktu. Mereka tak pernah menetap pada satu tempat. Karena itulah, mereka tak pernah membangun tempat tinggal permanen bagi keluarganya. Tempat tinggalnya hanyalah balai-balai yang diberi alas ranting atau kayu dan beratap plastik tebal untuk tenda.

 

Ada tiga kelompok balai-balai tempat mereka tinggal. Di bagian depan untuk para pemuda bujangan yang berjaga agar kelompoknya terhindar dari bahaya. Bagian tengah untuk anak- anak, dan paling belakang untuk me­reka yang telah berkeluarga.

 

Kelompok mereka akan ber­pindah dari satu lokasi ke lokasi lain jika ada salah satu dari anggotanya yang meninggal. Tempat itu dianggap menda­tangkan sial jika terus dihuni. Jadi, mereka tak akan datang dan tinggal lagi di sana untuk masa mendatang.

 

Atau, mereka akan pindah ke lokasi lain jika wilayah tempat mereka berburu babi, ular atau binatang buas lainnya, sudah berkurang hasil buruannya. Be­gitu seterusnya. Dan mereka bisa kembali ke lokasi itu lagi pada satu saat.

 

Untuk pindah lokasi tempat tinggal ke lokasi yang baru, mereka membawa barang- barang­nya dengan mobil dan motor yang kini dimilikinya. Tak lagi berjalan kaki seperti sebelumnya.

 

Setiap malam, para pria di kelompok ini akan pergi berburu babi, ular dan lainnya di bawah pimpinan sang Temanggung. Mereka berburu hingga pagi dan biasanya mendapatkan banyak hasil. “Biasanya  mereka bisa mendapatkan ber ton-ton babi hutan. Babi-babi itu dipotong kaki dan kepalanya, dan dibuang isi perutnya. Kemudian mereka menyimpannya di dalam kon­tainer yang sudah diberi bong­kahan es batu untuk pengawetan sementara sampai sang tauke yang akan membeli hasil buruan itu datang,” kata Research and Development Manager PT TKA Huzriyedi.

 

Sang tauke akan datang jika ia ditelpon untuk datang me­ngambil hasil buruan tersebut. Kontainer milik warga Suku Anak Dalam dikosongkan. Isinya dipin­dahkan ke kontainer yang lebih besar milik tauke. Tentunya sete­lah hasil buruan tersebut ditim­bang dan dibayar cash oleh si tauke.

 

Terkadang si tauke juga mem­bawa barang-barang rumah tangga dan pakaian seperti cermin, sisir, sepatu dan sebagainya untuk dijual ke Suku Anak Dalam itu. Mereka juga sangat menyukai rokok untuk ditukar dengan hasil buruan.

 

Namun, menurut Huzri, ja­ngan harap menemukan nomor kontak lain di HP mereka. Sebab, isi kontaknya hanya nomor si tauke, yang selalu ditelpon untuk transaksi jual beli itu. “Jika mereka ingin menambah pulsa HP, mereka datang ke counter HP dan menyerahkan HP nya. Petugas counter kemudian melakukan panggilan dari HP tersebut ke HP nya, sehingga muncul nomor yang akan diisi tersebut,” katanya tentang cara orang Suku Anak Dalam membeli pulsa.

 

Warga kompleks PT TKA lainnya Badri Yunus menam­bahkan, sekali melakukan tran­saksi penjualan hasil buruan, mereka bisa mendapatkan uang belasan juta rupiah. “Sekilo da­ging babi dibeli tauke dengan harga Rp5.000. Jika dalam sema­lam mereka bisa dapat 2 ton lebih (berat seekor babi hutan bisa mencapai seratus kilo —red) bayangkan berapa juta pengha­silan kelompok ini tiap hari. Itu belum termasuk hasil buruan lain seperti ular,” kata Badri.

 

Pekerjaan mereka berburu babi hutan dan ular dan binatang buas lainnya ini menjadi lebih mudah, karena mereka meng­gunakan senjata rakitan yang sudah lebih modern, serta sepeda motor untuk mengangkut hasil buruan tersebut dari dalam hutan menuju ke lokasi mereka mene­tap sementara. Jadi, jangan heran bila banyak di antara Suku Anak Dalam ini yang bersiliweran dengan sepeda motor keluaran terbaru, di dalam areal perke­bunan sawit PT TKA, dengan membonceng hasil buruan me­reka. (bersambung)

 

Laporan: ATVIARNI
(Wartawan Madya)
 

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]