Kerugian Akibat Kekeringan Capai Rp20 M


Kamis, 27 Oktober 2016 - 01:12:11 WIB
Kerugian Akibat Kekeringan Capai Rp20 M Sawah yang kekeringan di Kabupaten Limapuluh Kota jadi tambah luas yang menyebar di beberapa nagari serta sebagian kecamatan. Hal ini berdampak pada kerugian petani di Kabupaten ini.

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kerugian akibat kekeringan yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota, mencapai hampir Rp20 miliar. Pasalnya, seluas 1.532,25 hektare padi mengalami kerusakan ringan, sedang, berat, diantaranya puso seluas 535,5. Jumlah kerugian itu terdiri dari padi puso Rp13.2 miliar lebih, rusak berat Rp4.886.862.500 dan rusak sedang mencapai Rp1,2 miliar lebih.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Limapuluh Kota, Afrizul Nazar di dampingi Kabid Perlindungan Tana­man, Rusli dalam percakapan dengan Haluan di Sarilamak, Rabu kemarin menuturkan, kekeringan yang menimpa Limapuluh Kota sejek be­berapa bulan terakhir telah menimbulkan kerugian yang berarti bagi masyarakat.

Ribuan hektare sawah yang sedang ditanami padi dengan umur bervariasi me­ngalami kerusakan yang ber­arti, seperti gagal panen seluas 535,5 hektare akibat padi puso, padi rusak berat, sedang dan ringan, total jumlah kerugian mencapai Rp19.323.747.5000. “Na­mun secara keseluruhan be­lum mengganggu surplus beras di Kabupaten Lima­puluh Kota,” ujarnya.

Tak hanya bencana keke­ringan dan kebakaran hutan yang menimpa Limapuluh Kota, namun juga serangan hama wereng yang terjadi di Kecamatan Akabiluru dan Kecamatan Guguk. “Untuk serangan hama wereng, su­dah dilakukan berbagai tin­dakan seperti memberikan penyuluhan pengendalian, memberikan bantuan pe­nyemprotan insektisda dan pembentukan tim pendataan serangan hama wereng,” kata Afrizul Nazar lagi.

Selain itu, bantuan Dinas pertanian Sumbar berupa Hand Sprayer 34 unit, Cen­tadine 220 liiter dan Zoe Intro 325 liter untuk Nagari Koto Tangah Batuhampa yang diterima sepuluh hari lampau. Nagari Batuhampa juga memperoleh 60 liter centadine dan penyuluhan pengendalian hama wereng Selasa (25/10) lalu.

Sehari sebelumnya, Bu­pati Limapuluh Kota me­mimpin rapat terbatas dinas terkait dan ketahanan pangan di kantor bupati setempat guna penanganan bencana serangan hama tanaman ma­u­pun kekeringan. Seluruh aparat nagari, kecamatan dan SKPD terkait melakukan langkah penanganan segera, sehingga masyatakat  betul betul merasakan kehadiran aparatur dalam pena­nga­nannya.

“Dewan Ketahanan Pa­ngan dan Dinas Tanaman Pangan bersama camat sudah melakukan rapat terbatas guna menyikapi kejadian serangan hama wereng coklat di Kecamatan Akabiluru dan Gugua serta bencana keke­ringan di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap Kepala Kantor Katahanan Pangan, Gusdian Laora yang ikut rapat diempat terpisah Rabu (26/10) kemarin.

Dikatakannya, Bupati Irfendi Arbi sudah meng­instruksikan seluruh camat agar melakukan rapat koor­dinasi di wilayahnya dengan beberapa UPTD dan Mus­pika. Dalam minggu ini juga sudah harus dilaksanakan penanggulangan menyeluruh.

“Jumat besok (28/10) data dan fakta di lapangan sudah diterima dan perlu ditindaklanjuti SKPD terkait dalam upaya penanganan segera,” tambah  Irfendi seperti ditirukan Gusdian Laora.  .

Kepada aparatur bupati diharapkan supaya bekerja dengan maksimal dan semata mata untuk melayani ma­syarakat.

“Namun dalam bekerja tetap berpedoman pada atu­ran yang berlaku dan sesuai Standar Operasional Pro­sedur (SOP) yang telah dite­tapkan serta selalu berko­ordinasi dengan baik,” tam­bahnya. (h/zkf/hel)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]