SOSIALISASI WBS & CONTROL DI SEMEN PADANG

Aplikasi WBS Efektif Antisipasi Kecurangan


Kamis, 27 Oktober 2016 - 02:28:33 WIB
Aplikasi WBS Efektif  Antisipasi Kecurangan DIREKTUR Komersial PTSP Pudjo Suseno (dua dari kiri) menjelaskan pentingnya Aplikasi WBS di perusahaan saat Sosialisasi WBS & Control di Wisma Indarung, PT Semen Padang, kemarin. (HUMAS)

PADANG, HALUAN  — Aplikasi Whistleblowing System (WBS) yang dimiliki PT Semen Padang (PTSP) dinilai efektif meng­an­tisi­pasi terjadinya fraud (ke­cu­rangan) yang ada di ling­kungan perusahaan tersebut. Sebab, fraud merupakan bagian dari kejahatan tindak pidana korupsi (tipikor).

“Aplikasi ini sangat ber­manfaat, apalagi ‘fraud’ me­rupakan bagian dari keja­hatan tipikor. Sejauh ini manajemen Semen Padang su­dah membuat ‘fraud con­trol plan’,” kata Koordinator Bidang Pengawasan Akuntan Negara Badan Pengawasan Keuangan dan Pem­ban­gu­nan (BPKP) Sumbar, Mar­sudi, saat menjadi pemateri WBS & Froud Control yang dilaksanakan PTSP di Wisma Indarung, Rabu (26/10).

Dalam kegiatan yang dibuka  Direktur Komersial Se­men Padang, Pudjo Su­seno itu, Marsudi juga men­jelaskan selain dapat meng­antisipasi terjadinya fraud, aplikasi WBS tersebut juga dapat mengantarkan Semen Padang menjadi area bebas dari fraud dengan cakupan yang luas.

“Untuk itu, harus ada komitmen bersama untuk bersikap transparancy, ac­countability, responsibility, independency, dan  fair­ness,” ujar Marsudi di ha­dapan peserta WBS & Fraud  Control yang di­hadiri  pu­luhan supplier dan vendor di lingkungan Semen Padang.

Hal yang sama juga di­ung­kapkan pemateri lain­nya, yakni Koordinator Bi­dang Investigasi BPKP Sum­bar, Bambang Ari Setiono. BPKP Sumbar sebelumnya ikut serta melakukan pen­dam­pingan evaluasi Good Cor­porate Governance (GCG) dan Com­pliance PTSP terhadap keja­hatan berunsur fraud.

Dalam pendampingan tersebut, kata Bambang, diketahui bahwa roadmap (pemetaan) GCG dan Com­pliance Semen Padang dari 2012 hingga 2015 selalu meningkat. Rinciannya, pa­da 2012 nilai roadmap 70,13 persen, kemudian 2013 naik menjadi 77,37 persen.

Setelah itu pada 2014, naik lagi menjadi 84,17, dan 2015 berada di angka 85,81 persen. “Target kami itu pada 2020 sudah 90 persen, sekarang sudah mendekati,” jelasnya.

Bambang pun men­jelas­kan apa yang dimaksud de­ngan fraud. Menurutnya, dalam UU Tipikor No 31 tahun 1999 jo UU 20 tahun 2001 tentang Pem­be­ran­tasan Tipikor, dijelaskan bahwa jenis atau bentuk kejahatan tipikor adalah merugikan keuangan negara, suap-menyuap, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, benturan kepentingan dalam pengadaan, gratifikasi dan perbuatan curang, sank­sinya pidana pen­jara.

“Lama ancamannya 4-20 tahun pidana penjara dan denda sebesar Rp200 juta-Rp1 miliar. Ancaman itu juga berlaku kepada si pe­nerima, kecuali penerima me­la­por­kannya ke Unit Pe­ngen­da­lian Gratifikasi,” bebernya.

Sebelumnya, Direktur Komersial, Pudjo Suseso disela-sela pembukaan se­minar menyebutkan bahwa sejak aplikasi WBS  dilun­curkan,  laporan dugaan gratifikasi di lingkungan Semen Padang terus me­ngalami penurunan.

“Artinya apa? yaitu tim­bul­nya kesadaran akan pen­ting­nya pengendalian grati­fikasi di lingkungan Semen Padang, apalagi gratifikasi itu dapat merugikan aspek finansial dan non finansial. Laporan gratifikasi itu juga menjadi early warning sys­tem bagi kami di Semen Padang,” katanya.

Kepala Bidang GCG dan Compliance PTSP, Masri, me­nga­takan,  pihaknya  mem­pro­ses berbagai laporan yang ma­suk. “Laporannya ada yang ma­sih bersifat dugaan,” ujar­nya.

Ia pun berharap agar se­mua manajemen maupun supplier, melaporkan ke GCG dan Compliance apa­bila adanya dugaan indikasi gra­tifikasi maupun korupsi yang terjadi di lingkungan pe­ru­sahaan. “Kalau ada la­por­kan, pimpinan Semen Pa­dang mendorong hal itu. Ke­mu­dian jangan takut untuk me­lapor, karena identitas si pela­por akan dirahasiakan,” ha­rapnya. (h/rel)


Akses harianhaluan.com Via Mobile harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 21 Februari 2020 - 23:15:22 WIB

    Pemko Padang Sambut Kehadiran Aplikasi Olin Tingkatkan Usaha Ekonomi Produktif

    Pemko Padang Sambut Kehadiran Aplikasi Olin Tingkatkan Usaha Ekonomi Produktif PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menyambut baik dilakukannya peluncuran secara resmi Aplikasi Produk Olin (Oleh-oleh Indonesia) UMKM Kecamatan Padang Timur sebagai tindak lanjut inovasi Hati Uda.
  • Selasa, 27 Agustus 2019 - 21:43:18 WIB

    Aplikasi Bendi Online Kota Padang Belum Afektif

    Aplikasi Bendi Online Kota Padang Belum Afektif PADANG, HARIANHALUAN.COM - Gebrakan bendi online dengan menggunakan aplikasi di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) belum efektif. Rencananya, bendi online tersebut akan kembali dikembangkan dengan mengganti aplikasin.
  • Senin, 20 Maret 2017 - 09:31:32 WIB

    Aplikasi Digital Permudah Pekerjaan Pemko

    PADANG,HALUAN—Saat ini Pemerintah Kota Padang sedang fokus menuju Padang Smart City. Sehingga mau tidak mau, sistem kerja yang manual akan dirubah sedikit demi sedkit kearah penggunaan aplikasi digital..
  • Kamis, 10 November 2016 - 00:40:53 WIB
    PERMUDAH AKSES INFORMASI MASYARAKAT

    Pemko Luncurkan Aplikasi PPID

    PADANG, HALUAN — Seluruh SKPD se-Kota Pa­dang tidak ada alasan lagi untuk menyembunyikan data dan informasi kepada masya­rakat yang mem­bu­tuhkan..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]