Empat Sekolah Dinilai Tim LSS Provinsi


Jumat, 28 Oktober 2016 - 00:40:25 WIB
Empat Sekolah Dinilai Tim LSS Provinsi BUPATI Yusuf Lubis saat menyampaikan arahan pada penilaian Lomba Sekolah Sehat 2016. (YUDI)

PASAMAN, HALUAN — Sebanyak empat sekolah di Kabupaten Pasaman, dinilai tim penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Provinsi Su­matera Barat, tahun 2016. Ekpose penilaian digelar di aula SMA Negeri 1 Bonjol, Kamis (27/10).

Dihadapan tim penilai, Bupati Pasaman Yusuf Lubis dan para kepala SKPD terkait, keempat kepala sekolah itu, yaitu SMA Negeri 1 Bonjol, TK Kemala Bhayangkari Lu­buk­sikaping, SD Negeri 16 Kuamang, Panti dan SMP Ne­geri 1 Silayang, Keca­matan Mapattunggul Selatan, me­nyam­paikan expose tentang usaha kesehatan sekolah (UKS) masing-masing. 

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan, kebang­gaannya atas kunjungan tim penilai diempat sekolah itu. Penilaian, kata dia, akan me­nam­bah semangat dalam mela­kukan upaya perbaikan disetiap sekolah guna meningkatkan mutu kesehatan dan kebersihan di dunia pendidikan. 

“Para kepsek berbanggalah, berbahagialah. Kita masih menjadi objek provinsi untuk dinilai. Susahnya itu tidak dinilai-nilai. Jadi, mari kita sukseskan penilaian ini dengan baik. Berikan semua data yang dibutuhkan,” ucapnya.

Ia mengharapkan, lomba sekolah sehat dapat memotivasi terwujudnya lingkungan se­kolah yang sehat dan bersih. Sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan ber­kem­bang secara harmonis dan optimal.

“Dan pada akhirnya seko­lah dapat melahirkan sumber daya manusia yang lebih ber­kualitas. Lomba seperti ini juga bahan bagi kita untuk me­ngevaluasi sudah sejauh mana kita berbuat,” katanta. 

Bupati Yusuf Lubis pun menaruh optimisme tinggi, bahwa salah satu sekolah akan mewakili Pasaman dan Su­matera Barat pada penilaian lomba sekolah sehat di tingkat nasional. 

“Kita optimis, sekolah yang dinilai ini sekarang salah sa­tunya akan mewakili kita ke­tingkat nasional,” ujarnya. 

Ia menyebutkan, bahwa daerah itu memiliki komitmen tinggi pada sektor pendidikan. Hal itu terbukti dengan dite­rapkannya pendidikan gratis 12 tahun serta berbagai kebijakan lainnya.  

“Setiap kali diadakan lom­ba sekolah sehat pada dasarnya, untuk mengevaluasi kembali apa yang telah diperbuat. Pen­di­dikan itu pilar penting dalam mewujudkan pembangunan manusia cerdas,” katanya.

Atasi kenakalan remaja, Ia meminta agar pihak sekolah dapat menangkal menularnya penyakit masyarakat (pekat) di lingkungan sekolah. Siswa, kata dia, harus dibekali dengan ilmu keagamaan, budi pekerti luhur dan lainnya agar terhindar dari sikap menyimpang. 

“Ini tanggung jawab moril selu­ruh pendidik, untuk me­ning­kat­kan iman dan ketaq­waan se­luruh murid atau siswa di Pasa­man. Mulai detik ini, saya tekan­kan bekerjalah sesuai visi misi pemerintah daerah,” katanya. 

Pihak sekolah, kata bupati, harus bersinergi dengan seluruh unsur, seperti komite, orang tua murid dan pemerintahan se­tempat seperti camat dan wali­nagari untuk menangkal kena­kalan remaja serta penya­lah­gunaan narkoba. 

Sementara Ketua Tim Peni­lai lomba sekolah sehat tingkat Pro­vinsi Sumbar, Mul Hanifah me­­ngatakan, sedikitnya ada 15 in­­di­kator penilaian pada LSS terse­but. 

“Ada 15 item penilaian, diantaranya dimulai dari pe­nilaian ruang kerja kepala sekolah, majelis guru, kelas belajar, ibadah, UKS, BK, kamar mandi dan WC, kantin sekolah. Yang terpenting jangan merokok dilingkungan sekolah dan tidak ada bekas puntung rokok di area sekolah,” katanya. (h/mg-yud)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]