LPG 3 KG LANGKA DI PADANG

Pemko Segera Sidak Bersama Kepolisian


Jumat, 28 Oktober 2016 - 00:58:13 WIB

PADANG, HALUAN — Ke­langkaan LPG 3 Kg terjadi di Kota Padang sejak beberapa waktu belakangan ini. Hal ini memusingkan konsumen, ter­utama masyarakat kalangan bawah. Mereka yang seharusnya mendapatkan gas subsidi justru gigit jari.

Guna mengetahui penyebab langkanya LPG 3 Kg, Peme­rintah Kota Padang meng­undang 23 agen LPG di daerah tersebut. Pemko ingin men­dengar langsung apa saja per­masalahan yang terjadi di kala­ngan agen. Diskusi dengan para agen ini digelar di Ruang Abu Bakar Jaar, Balaikota Padang, Rabu (26/10).

Usai melakukan dis­kusi selama lebih kurang tiga jam, Walikota Pa­dang melalui Staf Ahli Bidang Hukum, Za­ben­dri me­negaskan bahwa Pemko Padang akan segera me­lakukan ins­peksi men­dadak (Sidak) ke kala­ngan agen dalam waktu dekat ini. Lang­kah ini menurut Za­bendri mesti segera dila­kukan karena kelang­kaan LPG cukup meri­saukan konsumen.

“Sebenarnya untuk kuota terpenuhi. Namun begitu, kita akan pantau ke lapangan, kenapa tak sampai ke masyarakat,” sebutnya.

Zabendri me­nga­ta­kan, sebenarnya kuota LPG 3 Kg dari PT Per­tamina untuk Kota Pa­dang sesuai dengan ke­bu­tuhan. Bahkan jum­lahnya melebihi 100,6 persen.

“Kita segera bentuk tim satgas untuk turun ke lapangan dan memonitoring, dimana nanti terjadi penyimpangan. Kita akan secepatnya turun,” tegas Zabendri.

Senada dengan itu Kabid Pertambangan Energi Dinas Perindagtamben Kota Padang, Badri Ahmad mengatakan bah­wa sidak yang dilakukan untuk memantau dimana mandeknya LPG 3 Kg.

Pihaknya melihat, ba­nyak­nya pelaku usaha yang belum dapat ditindak dalam penya­lahgunaan pemakaian gas ber­subsidi LPG 3 Kg. Seperti rumah makan dan restoran yang menggunakan LPG 3 Kg. Pada­hal, gas subsidi itu sebenarnya secara regulasi hanya boleh dikonsumsi oleh rumah tangga dan usaha mikro.

Dalam Sidak nanti, Pemko Padang bersama tim akan mem­bawa aparat kepolisian. Jika terbukti terjadi penye­lewengan maupun oplosan, akan dila­kukan tindakan tegas oleh pihak kepolisian.

Sementara, perwakilan dari PT Pertamina, Aditia menyebut bahwa sejauh ini stok LPG 3 Kg masih aman tanpa kendala. Menurutnya, dalam diskusi yang dilakukan bersama agen, diperoleh kesimpulan bahwa kelangkaan tak terjadi di kala­ngan masyarakat. Akan tetapi hanya terjadi peningkatan kebu­tuhan dari biasanya.

“Kami dari Pertamina sudah cukup mengakomodir pening­katan kebutuhan masyarakat sejak awal tahun. Saya rasa masyarakat tidak perlu panik,” katanya.

Aditia menyebut, kuota LPG 3 Kg untuk Kota Padang sejauh ini sebanyak 18.760 tabung. Aditia mengaku bahwa Pertamina telah menyalurkan gas melebihi kuota yang ada.

“Sekarang bagaimana kita di lapangan melakukan pener­tiban untuk rumah makan dan restoran,” tutupnya.

Terpisah, Kepala Bagian Per­ekonomian Setdako Padang Edi ­Dharma mengakui bahwa kelang­kaan LPG 3 Kg sangat mem­pengaruhi inflasi di Kota Padang. Edi Dharma berharap situasi ini cepat reda dan tidak terjadi inflasi mencolok. (h/rel)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]