UANG RP70 JUTA RAIB

Nasabah BNI di Pekanbaru Dibacok Perampok


Selasa, 01 November 2016 - 01:05:01 WIB
Nasabah BNI di Pekanbaru Dibacok Perampok Anggota Polresta Pekanbaru olah TKP perampokan, Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Senin (31/10).

PEKANBARU, HALUAN – Nasabah Bank Negara Indonesia (BNI), Ahmad Firza (35) dirampok oleh empat orang tak dikenal di Jalan Paus, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Senin (31/10) sekitar pukul 10.20 WIB.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka-luka di sekujur tubuhnya akibat benda senjata tajam dan uang sekitar Rp70 juta raib dibawa kabur perampok. Kemudian korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Awal Bros, untuk mendapatkan perawatan. Kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, Ahmad Firza yang merupakan warga Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, menjadi sasaran pelaku perampokan saat dalam perjalanan dari BNI 46, Jalan Sudirman menuju ke rumahnya.

Diduga para pelaku sudah mengikuti korban sejak keluar dari bank, berjarak beberapa meter dari depan rumahnya, para pelaku langsung merampas tas korban yang berisi uang puluhan juta. Tidak hanya merampas tas, para pelaku juga membacok korban hingga me­ngalami kritis.

Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Riki (31), korban itu sendiri merupakan atasan di tempatnya bekerja. Meski tak tahu secara pasti kronologis perampokan tersebut, namun ia membenarkan jika sesaat se­belum kejadian korban memang lebih dulu mengambil uang tunai di BNI untuk memba­yarkan gaji karyawannya.

“Kalau kejadian persisnya saya tidak tahu. Saya baru tahu pas beliau (Ahmad Firza) sudah dibawa ke rumah sakit. Sebe­lumnya, beliau memang pergi ke bank mau ambil uang untuk bayar gaji karyawan,” ujarnya, kemarin.

Sementara itu, Kanit Res­krim Polsek Bukit Raya AKP Sihol Sitinjak mengatakan, dari hasil olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, pelaku peram­pokan berjumlah lebih dari dua orang dengan menggunakan senjata tajam (sajam) berupa parang.

“Dugaan kita pelakunya ada empat orang dan menggunakan dua unit sepeda motor. Tapi, kita belum bisa pastikan iden­titas maupun ciri-ciri para pelakunya,” kata Sihol, Senin (31/10).

Dikatakannya, saat ini pi­hak­nya masih belum bisa meminta keterangan korban, karena kondisinya kritis. Sebab, ada sejumlah luka bacok di wajah dan dada korban. “Kami masih memintai keterangan beberapa saksi guna me­ngungkap siapa pelakunya,” ungkapnya. (h/nas/net)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]