Sungai Nanam Terancam Krisis Air Bersih


Selasa, 01 November 2016 - 01:05:28 WIB

Lembah Gumanti, Haluan — Pemakaian pestisida yang telah melewati ambang batas, diperkirakan akan mengancam kehidupan ratusan warga Nagari Sungainanam. Sumur galian yang selama ini menjadi sumber utama air bersih warga di daerah itu, diduga telah banyak yang tercemar pupuk dan pestisida. Akibatnya, warga pun dipastikan terancam me­ngalami krisis air bersih.

Saat ini ratusan warga yang tinggal di Jorong Lekok Batu Gadang, Jorong Limau Puruik, sebagian masyarakat Jorong Pasar Sungainanam, Jorong Sapan Mung­gu Tigo, Jorong Taratak Tangah, Jorong Taratak Pauh, Jorong Air Sanam, Jorong Padang Laweh dan Jorong Pa­kan Sabtu serta sebagian jorong lainnya di Nagari Su­ngai­nanam, mulai ke­sulitan menda­patkan air bersih untuk dikonsumsi, karena sumur warga mayoritas sudah tercemar pupuk dan pes­tisida.

Warga setempat sudah tak mau lagi memamfaatkan sumur sebagai sumber air bersih karena takut keracunan dan memiliki keturunan cacat. Karena ma­syarakat setempat meyakini bahwa keracunan pes­tisida dapat menyebabkan kanker dan kela­hiran anak cacat dari ibu yang keracunan.

“Keyakinan ini menga­kibat­kan masyarakat takut meng­konsumsi air sumur yang sudah tercemar pupuk dan pestisida,” kata tokoh masya­rakat Sungai Nanam, Kasmudi Z, Minggu, (30/10).

Sementara itu, pihak PDAM Kabuapten Solok sebagai pe­masok air bersih belum mampu memenuhi kebutuhan warga. PDAM baru hanya bisa melayani sebagian kecil jorong saja, dan itupun tak mak­simal. Sumber air bersih dari PDAM itu pun se­benarnya masih diragukan ke­bersihannya. Karena dialiri dengan pipa yang sudah karatan dan banyak pula yang bocor.

Sementara untuk melarang petani memakai pupuk kimia untuk menyuburkan tanah kata Kasmudi, juga  sangat susah, karena petani sudah sangat tergantung pada pupuk kimia itu. Begitu juga dengan meng­guna­kan pestisida untuk mengatasi hama.

“Mereka takut gagal penen kalau tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida,” terangnya.

Untuk mengatasi itu, warga setempat masih berupaya men­cari sumber mata air baru yang belum tercemar. Agar upaya untuk me­ning­katkan pere­ko­nomian masya­rakat juga seja­lan dengan upaya untuk me­ningkat­kan kesehatan ma­sya­rakat.

“Agar masyarakat tetap sehat tanpa harus kehilangan penda­patan dari budidaya sayuran, maka jalan terbaik saat ini adalah mencari sumber air bersih baru,” ujar Kasmudi.

Anggota fraksi Golkar DP­RD Kab Solok ini berharap Pemerintah Kabupaten Solok untuk segera  menggarap sumber air bersih yang berlokasi di Aie Lubang Malanteh yang terdapat dibawah Bukik Cambai. “Kami yakin apabila  sumber air bersih ini digarap dengan baik, akan dapat memenuhi kebutuhan air bersih warga Nagari Sunagai Nanam dan warga nagari sekitarnya,” bebernya. (h/ndi)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]