PILKADA PAYAKUMBUH

Dana Kampanye Maksimal Rp4 Miliar


Selasa, 01 November 2016 - 01:17:28 WIB

PAYAKUMBUH, HALUAN —  Pertarungan tiga pasang calon (Paslon) di Pilkada Payakumbuh kian menghangat. Ketiga kubu mulai unjuk kekuatan. Uang mengucur. KPU nan tak ingin para calon kebablasan langsung membuat batasan. Maksimal, sepasang calon hanya diperbolehkan menghabiskan dana Rp4 miliar. Jika lebih, sanksi menanti.

Aturan ambang batas dana kampanye diputuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sum­bar setelah menggelar rapat dengan tiga paslon. Batas Rp4 miliar itu juga sudah sesuai aturan yang berlaku. Nantinya, seluruh pasa­ngan calon harus pula melapor­kan penggunaan dana kampanye beserta be­sarannya.

Angka itu juga berdasarkan analisa KPU terhadap kebu­tuhan masing-masing pasangan calon selama  melakukan kam­panye. Dananya bukan berasal dari anggaran KPU. Tetapi dana yang berasal dari masing-ma­sing pasangan calon selama proses kampanye. Gunanya, untuk kegiatan rapat umum, pertemuan terbatas, dan perte­muan tatap muka dalam kam­panye. Serta biaya jasa kon­sultan dan biaya untuk men­cetak 150 persen alat peraga kampanye yang dibuat masing-masing calon.

Dalam rapat terungkap, pasangan Riza Falepi-Erwin Yunas dan pasangan Suwandel Muchtar -Fitrial Bachri me­ngaku sanggup mengge­lontor­kan uang dana kampanye sebe­sar Rp5 Miliar. Sedangkan pasangan Wendra Yunaldi-Ennaidi hanya sanggup dibawah Rp3 Miliar. Pasangan Wendra – Ennaidi percaya, uang Pilkada bukan soal uang semata. “De­ngan kondisi itu, disepakati angka dana kampanye sebesar Rp 4 Miliar,” ucap Hetta Man­bayu, Ketua KPU Payakumbuh, Senin (31/10) siang.

Setelah diambil garis tengah anggaran, pasangan calon Wali­kota dan Wakil Walikota Paya­kumbuh sepakat. ”Batasan mak­­simal dana kampanye sudah kita sepakati sebesar Rp 4 Miliar. Batasan maksimal  peng­gunaan dana kampanye itu disepakati saat rapat dengan tim ketiga paslon,” sebut Hetta lagi.

Kata Hetta, KPU Paya­kumbuh menggelar rapat koor­dinasi dengan tim pasangan calon pada Minggu (30/10) kemarin. Rapat yang berlang­sung dari pukul 16.00 Wib hingga tengah malam itu disepa­kati beberapa hal terkait kam­panye nantinya. “Kampanye cukup panjang selama 100 hari. Setelah kita hitung dari kegiatan paslon, didapat angka Rp 4 Miliar untuk kebutuhan selama berkampanye,” paparnya.

KPU tidak langsung mene­tapkan angka tersebut ke ma­sing-masing pasangan calon, tetapi angka tersebut  lebih dahulu dilembarkan masing-masing pasangan calon. “Angka dana kampanye pasangan calon, tidak lebih dari Rp 4 Miliar karena ini sudah kesepakatan kita bersama. Arus perputaran uang kepada masing-masing pasangan calon selama kam­panye  juga akan diawasi,” ucapnya lagi.

 Ditegaskan Ketua KPU Payakumbuh, apabila pasangan calon melebihi batasan maksi­mum penggunaan dana kam­panye akan memberikan sanksi seperti dibatalkan sebagai pas­lon peserta Pilkada 2017 mendatang.

KPU juga sedang mela­kukan pemutakhiran data pe­milih. Daftar Pe­milih Tetap (DPT) pada Pilkada Paya­kumbuh 2017 mendatang, di­per­kirakan bakal ber­tambah. Ber­ke­mungkinan DPT men­capai 90 ribu pemilih. Hal itu berdasarkan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diterima KPU Paya­kum­buh dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat.

Sekretaris KPU Kota Paya­kumbuh Dipa Persada menga­takan, data saat Pemilihan Gu­bernur dan Wakil Gubernur Sumbar 2015 lalu, jumlah DPT Payakumbuh mencapai 86.733 pemilih. Sedangkan data DP4 untuk Pilkada 2017 berjumlah 90.852 pemilih. Perbandingan terhadap pe­nye­baran DPT pada Pilgub 2015 dan DP4 Pilkada 2017  itu, seperti di Kecamatan Pa­yakumbuh Barat de­ngan DPT 33.926 orang sedangkan DP4 sebanyak 35. 733 pemilih. Kecamatan Payakumbuh Utara dengan DPT 20.595 orang sedangkan di DP4 sebanyak 21.558 pemilih.

Kemudian di Kecamatan Timur, terdapat DPT sebanyak 17.903 orang sedangkan pada DP4 sebanyak 18.738 pemilih. Di Kecamatan Payakumbuh Selatan terdapat DPT se­banyak 7.296 orang sedangkan pada DP4 sebanyak 7.538 pemilih. Dan terakhir di Ke­camatan Lamposi Tigo Nagori, DPT se­ba­nyak 7.013 orang dan pada DP4  se­banyak 7.240 pemilih.

Dari analisisi DP4 Pilkada 2017, di­perkirakan pemilih pemula yang baru menginjak umur 18 tahun  sebanyak 2747 orang yang tersebar di 5 kecamatan di Payakumbuh. Pemilih pe­muda dari analisis DP4 itu, meningkat diban­dingkan pada DPT Pilgub 2015 lalu.  (h/ddg)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]