PERALIHAN WEWENANG KELOLA SMA/SMK

13 Ribu Honorer Ditanggung Pemprov


Selasa, 01 November 2016 - 01:37:39 WIB

PADANG, HALUAN — Tahun 2017 mendatang wewenang SMA/SMK akan berada di provinsi. Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Apris Yaman menyebut, meski pemindahan wewenang SMA/SMK menjadi tanggungjawab provinsi akan memakan anggaran tak sedikit, nasib tenaga honor yang ada di kabupaten/kota tak akan diabaikan.

Dikatakan Apris, total te­na­ga honorer SMA/SMK yang ada di kabupaten/kota adalah sekitar 13 ribu orang. Mereka terdiri dari guru-guru dan tena­ga administrasi.

“Gaji untuk 13 ribu tenaga honor tersebut akan diakomodir melalui APBD provinsi,” ujar Apris, saat ditemui Haluan diruangannya, Senin (31/10).

Berkaitan dengan anggaran yang akan digunakan memberi gaji tenaga honor ini, menurut dia, sekarang belum bisa disam­paikan detailnya berapa. Ala­sannya karena APBD 2017 masih sedang disusun. Tapi secara keseluruhan pemindahan wewenang SMA/SMK ke pro­vin­si diperkirakan akan menye­babkan peningkatan APBD sekitar Rp200 miliar pertahun.

“Tenaga honorer ini gajinya tak akan jauh berbeda dengan se­belumnya. Hanya saja tang­gung­jawabnya berpindah jadi di ba­­wah provinsi,” jelas Apris lagi.

Lebih lanjut ia menuturkan, payung hukum berhubungan dengan tenaga honor ini akan dibuat dalam bentuk Pergub.

Sekarang regulasi dimaksud tengah disusun. Ditargetkan sebelum akhir tahun telah bisa diterbitkan. Dengan demikian ini tidak akan mengganggu penerapan pemindahan tang­gungjawab SMA/SMK yang sudah dimulai Januari 2017 mendatang.”Selain masalah guru honor, terkait pendataan guru atau aset itu telah selesai dilakukan,” pungkas Apris.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Yul­fitni Djasiran menuturkan pe­me­rintahan provinsi akan ber­upaya untuk tak mengecewakan para honorer. Selain tenaga mereka dibutuhkan, peme­rintahan provinsi juga tak ingin ribuan honorer tadi menjadi pengangguran. “Akan dicarikan solusi-solusi tepat yang mampu membuat tenaga honorer tetap bisa diakomodir dengan baik di depan,” kata Yulfitni.

Sebelumnya, Sekretaris Ko­misi V DPRD Sumbar Yuliar­man menyampaikan, pemin­dahan wewenang SMA/SMK ke provinsi akan membutuhkan anggaran sekitar Rp500 miliar pertahun.

Hal ini membuat APBD yang diperuntukkan untuk ke­bu­tuhan pendidikan juga akan dinaikkan menjadi dua kali lipat.Di tahun 2016 sekarang, total APBD yang disetujui untuk kebutuhan pendidikan adalah sekitar Rp80 miliar. “Dengan pemindahan SMA/SMK ke provinsi, tahun depan APBD yang diperuntukkan bagi dinas Pendidikan akan berada diki­saran Rp150 miliar lebih,” pungkas Yuliarman.

Terkait ini, sesuai UU No­mor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, tahun 2017 mendatang SMA/SMK akan berada di bawah wewe­nang provinsi. (h/len)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 02 April 2020 - 15:36:38 WIB

    Kembali Bertambah! Total Sudah 13 Orang Positif Corona di Sumbar

    Kembali Bertambah! Total Sudah 13 Orang Positif Corona di Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Angka positif virus Covid-19 di Sumatra Barat kembali bertambah. Teranyar, per Kamis (2/4/2020), ada tambahan satu lagi pasien terkonfirmasi positif corona. Totalnya, saat ini sudah terdeteksi 13 o.
  • Rabu, 04 Maret 2020 - 17:34:04 WIB

    Kasus Ispa di Kota Pariaman Naik 13,2 Persen

    Kasus Ispa di Kota Pariaman Naik 13,2 Persen PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Kasus ispa di Kota Pariaman dalam dua bulan terakhir, yakni bulan Januari dan Februari 2020 melonjak mencapai 13,2 persen..
  • Selasa, 17 Desember 2019 - 21:55:06 WIB

    Baznas Sijunjung Kucurkan Rp313.800.000 untuk Mustahiq

    Baznas Sijunjung Kucurkan Rp313.800.000 untuk Mustahiq SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sijunjung kembali mengucurkan dana sebesar Rp313.800.000 untuk membantu fakir miskin (mustahiq)..
  • Ahad, 01 Desember 2019 - 15:13:20 WIB

    2019, Terjadi 135 Kasus Kecelakaan di Kota Pariaman

    2019, Terjadi 135 Kasus Kecelakaan di Kota Pariaman PARIAMAN,HARIANHALUAN.COM – Kasus Laka Lantas di wilayah hukum Polres Kota Pariaman, per Oktober 2019 dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu 2018 turun. Jika tahun 2018 per Oktober, laka lantas tercatat 154 kasus,.
  • Kamis, 03 Oktober 2019 - 17:05:17 WIB

    134 Perantau Minang di Wamena Pulang ke Sumbar

    134 Perantau Minang di Wamena Pulang ke Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 134 warga perantau Minang meninggalkan Wamena, Papua untuk kembali ke kampung halaman di Sumatera Barat usai terjadi kerusuhan yang menyebabkan 32 orang tewas. Para pengungsi ini kembali ke.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM