Ratusan Mahasiswa Demo Tolak Toko Modern


Rabu, 02 November 2016 - 01:01:33 WIB

ROHUL, HALUAN — Pu­luhan mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (UPP) kem­bali berdemo di kantor Bupati Rokan Hulu (Rohul), Selasa (1/11). Aksi yang bertepatan dengan waktu Salat Zuhur ini masih menolak pendirian gerai toko modern seperti Alfamart dan Indomaret.

Aksi damai penolakan toko modern diawali orasi di gerbang kantor Bupati Rohul. Tak lama kemudian, massa dibolehkan berorasi di teras kantor orang nomor satu di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk tersebut.

Di teras kantor Bupati Rohul, massa sudah ditunggu Asisten I Bidang Peme­rinta­han Juni Syafrin, Kabid Per­da­gangan dari Diskoperindag Rohul Syafruddin, dan Kasi di Tata Pemerintahan Junaedi.

Dalam orasinya, Ko­ordi­nator Lapangan, Wikki Yu­liandra, dalam orasinya me­nga­takan untuk kedua kalinya, aksi mereka menolak ke­beradaan toko modern tidak disambut oleh Plt Bupati Rohul H. Sukiman.

“Sukiman maunya apa?,” ujar Wikki saat orasi singkat di teras kantor Bupati Rohul, Selasa siang.

Mahasiswa menilai, izin prisip persetujuan toko mo­dern dikeluarkan Plt Bupati Rohul tidak sesuai visi misi Suparman-Sukiman yang le­bih menonjolkan ekonomi kerakyatan. Menurut me­reka, seharusnya peme­rin­tahan sekarang lebih me­ningkatkan taraf pendapatan pedagang ke­cil, seperti pe­dagang di Pa­sar Modern Pasirpa­nga­rai­an.

Orator lain, Balian Nasu­tion menambahkan Sukiman memberikan izin prinsip pen­dirian toko modern tanpa kajian lebih awal, seperti izin dari Diskoperindag dan in­stansi terkait. Bahkan, meski izin belum lengkap, sudah ada Alfamart yang sudah di­ope­rasi, namun tidak ditertibkan.

Mahasiswa mengaku ke­ce­wa, karena aksi pertama dan aksi kedua tidak di­tanggapi Plt Bupati Rohul, dimana di aksi kedua Su­kiman sendiri tengah me­ngikuti acara Tiga Pilar di kantor Gubernur Riau di Kota Pekanbaru.

Menanggapi aksi demo ma­hasiswa UPP, Asisten I Bi­dang Pemerintahan Pem­kab Ro­hul Juni Syafrin me­ng­akui Pem­da baru ke­luar­kan izin prin­sip terhadap sekira 15 ge­rai toko modern. “Istilahnya ba­­ru assala­mua­laikum, dan be­lum izin ope­rasional,” ujar Juni.

Pemda dalam hal ini, sam­bung Juni, cukup arif dan bijaksana. Karena sejumlah swalayan atau minimarket lokal sendiri baru sebatas mengantongi izin gangguan atau HO. Seharusnya juga ha­rus mengantongi izin prin­sip.

Juni menerangkan, bahwa setelah izin prinsip keluar, toko modern, swalayan, mini­market harus punya izin aka­demi. “Jadi ada beberapa izin lagi yang harus diurus mereka. Bukan hanya izin prinsip saja,” jelas Juni.

Soal penolakan maha­siswa terhadap pendirian gerai pasar modern, dan meminta Pemkab Rohul membuat kebi­jakan, Juni mengakui Pemda tidak bisa melarang pengu­saha yang akan membuka usahanya di suatu daerah.

“Kami sudah mencari celah, namun tidak ada aturan yang melarangnya. Bukan tidak bisa, tidak hak Pemda melarang suatu usaha, kami hanya bisa mengatur. Maka­nya kami ke Yogyakarta (studi banding). Kami belajar ke Sleman dan mereka juga tidak bisa menolak,” ungkapnya.

“Kalau kita menolak kita bisa di-PTUN-kan, kerana tidak ada wewenang Pemda menolaknya. Cuma kita bisa mengatur,” tambah Juni.

Terkait adanya toko mo­dern seperti Alfamart yang sudah beroperasi meski izin belum lengkap, Juni me­ngakui Pemkab melalui BP­T­P­2M Rohul sudah mela­yang­kan surat peringatan ke pe­ngusaha. Bahkan, pihak Pem­da bersedia menunjukan surat peringatan tersebut ke maha­sis­wa.

Setelah sempat berdebat cukup lama, dan mahasiswa diberi penjelasan alasan soal pendirian gerai toko modern, akhirnya mahasiswa membu­barkan diri. (h/hk)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 09 Maret 2020 - 12:13:52 WIB

    Ratusan Peserta Ramaikan Silokek Fun Adventure

    Ratusan Peserta Ramaikan Silokek Fun Adventure SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM -- Kurang lebih 450 peserta mengikuti Silokek Fun Adventure, Minggu 8 Maret 2020. Acara ini dilaksanakan dalam rangka memperingati ulang tahun Kabupaten Sijunjung ke-71..
  • Selasa, 15 Oktober 2019 - 19:14:12 WIB

    Mau Dibayar Ratusan Juta? Ayo Pindah ke Molise

    Mau Dibayar Ratusan Juta? Ayo Pindah ke Molise ROMA, HARIANHALUAN.COM - Sebuah wilayah indah di sebelah timur Roma, Italia, mengumumkan akan membayar hingga lebih dari Rp300 juta bagi pengunjung yang mau bermukim di salah satu dari 106 desa di sana. Wilayah tersebut adala.
  • Senin, 22 Mei 2017 - 07:25:38 WIB
    OPERASI PEKAT 2017

    Polres Dumai Amankan Ratusan Miras

    DUMAI, HALUAN - Polres Dumai melakukan operasi Penyakit masyarakat (Pekat) dibeberapa titik lokasi, operasi dilakukan selama dua hari dan berhasil menyita ratusam Minuman keras (Miras) berbagai jenis merk. .
  • Rabu, 14 Desember 2016 - 00:57:08 WIB

    Ratusan Desa di Riau Belum Dialiri Listrik

    Pekanbaru, Haluan — Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau menyebut, hingga kini sekitar 200 dari total 1.641 desa/kelurahan pada 12 kabupaten/kota belum teraliri listrik..
  • Jumat, 16 September 2016 - 02:34:25 WIB

    Ratusan Calon Satpol PP Demo

    BATAM, HALUAN — Ratusan calon Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berunjuk rasa, Rabu (14/9). Mereka m­e­nuntut kejelasan status mereka yang sempat bekerja. Demo pun sempat me­manas, ketika ratusan calon Satpol PP gel.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM