Wartawan Berperan Kembangkan Perbankan Syariah di Sumbar


Kamis, 03 November 2016 - 00:07:58 WIB
Wartawan Berperan Kembangkan Perbankan Syariah di Sumbar Ketua JES Sumbar Firdaus Abie, berfoto bersama Ketua JES Pusat Kristopo, Wali Kota Padang Mahyeldi, GM) Corporate Secretary & Communication BNI Syariah, Endang Rosawati, dan Anggota Humas OJK Sumbar Taufik, seusai pengukuhan Ketua JES Sumbar di Hotel Bumi Minang, Rabu (2/11).

PADANG, HALUAN — Pangsa pasar perbankan syariah di Sumatra Barat (Sumbar) saat ini sekitar 6,7 persen. Angka itu lebih tinggi daripada pangsa pasar perbangkan syariah nasional yang kurang lebih 4,8 persen. Meski demikian, pangsa pasar tersebut belum menggemberikan untuk perbankan syariah di Sumbar karena mayoritas masyarakat di provinsi ini merupakan muslim yang berfalsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah.

Selain pangsa pasar yang belum menggembirakan, per­tum­buhan aset perbankan sya­riah di Sumbar juga lambat. Ber­dasarkan data Bank Indo­nesia Perwakilan Sumbar, aset perbankan syariah di Sumbar pada triwulan III 2016 jum­lahnya Rp4,2 triliun lebih, dengan Dana Pihak Ketiga Rp2,7 triliun lebih, dan pem­biayaan Rp3,6 triliun. Angka itu naik sedikit daripada aset 2015. Pada triwulan III 2015, aset tersebut kurang dari Rp4,1 triliun. Sedangkan pada tri­wulan IV 2015, jumlahnya lebih dari Rp4,1 triliun.

Salah satu penyebab ku­rang menggembirakannya pang­sa pasar dan lambatnya pertumbuhan perbankan sya­riah di Sumbar adalah karena kurangnya pemahaman ma­sya­rakat terhadap perbankan sya­riah dan produk-produknya.

Hal itu dikatakan Kepala Cabang BNI Syariah Padang, Imam Samekto saat diwa­wan­carai Haluan seusai pemilihan Ketua Jurnalis Ekonomi Sya­riah (JES) Sumbar di Hotel Bumi Minang, Padang, Rabu (2/11). Karena itu, BNI Syariah Padang merasa perlu mengganden wartawan untuk menyo­sia­lisasikan berbagai hal tentang perbankan syariah.

“Selama ini, sosialisasi perbankan syariah kepada ma­sya­rakat dilakukan. Karena itu, kami membutuhkan peran wartawan untuk menyo­sia­lisasikannya dengan menulis berita yang mampu memikat emosional masyarakat untuk menggunakan produk perban­kan syariah,” tutur Imam.

Menurut Imam, potensi pangsa pasar dan pertumbuhan aset perbankan syariah di Sumbar sangat besar. Pertama, karena masyarakat Sumbar mayoritas muslim dan me­miliki falsafah adat yang isla­mi. Kedua, jumlah kantor bank sayariah di Sumbar cukup banyak, yakni 88 unit dari 9 bank syariah. Selain itu, ber­kem­bang pesatnya pariwisata halal di Sumbar beberapa wak­tu belakangan ini, apalagi setelah Sumbar terpilih sebagai daerah destinasi wisata halal nasional 2016. Dengan de­mikian, akan banyak tumbuh usaha yang berkaitan dengan perbankan syariah.

Sementara itu, General Ma­na­ger (GM) Corporate Secretary & Communication BNI Syariah, Endang Rosawati memaparkan strategi pengembangan per­ban­kan syariah pada 2017. Ia me­nilai, meningkatnya kesa­da­ran beribadah dan tum­buh­nya ekonomi masyarakat kelas me­ne­ngah mendorong pertum­bu­han ekonomi syariah. Ada seki­tar 1 juta orang Indonesia ke Mekah dalam setahun. Kemu­dian, pesatnya perkem­ba­ngan in­dustri yang berkaitan de­ngan ke­butuhan muslim, se­perti in­dustri pakaian mus­lim, dan ma­kanan halal. Selain itu, ting­gi­nya minat masyarakat mus­lim untuk menyekolahkan anak di sekolah Islam. Menu­rut­nya, perbankan syariah dapat ber­kem­bang pesat bersama hal-hal tersebut yang merupakan pe­luang yang bisa dimanfaat­kan.

“Ke depan, ekonomi sya­riah menjadi sesuatu yang sa­ngat menjanjikan. Karena itu, ka­mi menyadari peran war­ta­wan untuk mengajak ma­sya­ra­kat untuk memilih produk per­bankan syariah,” ucap En­dang.

Pada kesempatan itu, Fir­daus Abie, GM Rakyat Sumbar, terpilih sebagai Ketua JES Sumbar. Pengukuhannya seba­gai ketua dilakukan oleh Wali Kota Padang, Mahyeldi. Selan­jutnya, Firdaus akan bekerja sama dengan beberapa pihak untuk mengadakan pembinaan terhadap wartawan di Sumbar agar memiliki pengetahuan mendalam tentang perbankan syariah. Dengan demikian, wartawan akan bisa menggugah emosional masyarakat untuk memilih produk perbankan syariah.

Anggota Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar, Taufik, yang hadir pada acara itu mewakili Ketua OJK Sum­bar, mendukung pembentukan JES tersebut. Ia pun langsung menyatakan kesediaan pihak­nya untuk memberikan pem­be­kalan tentang perbankan syariah kepada JES Sumbar.

“Selama ini, masyarakat tidak melihat syariah atau tidak dalam memilih bank, tetapi melihat bunga bank yang pa­ling kecil. Jadi, emosional masyarakat sebagai muslim belum menjadi pertimbangan dalam memilih bank. Karena itu, wartawan diharapkan men­jadi katalisator agar masyarakat beralih menggunakan bank syariah,” kata Taufik. (h/dib)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 11 Oktober 2016 - 17:35:25 WIB

    Wartawan Juga Dituntut Menguasai Bidang Ekonomi

    Wartawan Juga Dituntut Menguasai Bidang Ekonomi JAKARTA, HALUAN – Untuk menulis pemberitaan perekonomian, seorang jurnalistik (wartawan) ekonomi harus memahami persoalannya terlebih dahulu, agar apa yang ditulis benar akurat. Hal tersebut dikatakan Suryopratomo, Ketua Fo.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected].com
APP HARIANHALUAN.COM