Harga Karet di Pessel Anjok, Anak Terancam Putus Sekolah


Kamis, 03 November 2016 - 08:48:27 WIB
Harga Karet di Pessel Anjok, Anak Terancam Putus Sekolah Pajok (38), salah seorang petani karet saat mencoba "Manakiak" getah karetnya. Rabu (3/11). Okis Mardiansyah.

PAINAN, HALUAN - Sejumlah petani karet di Kenagarian Lagan Mudik Punggasan, Kecamatan Linggo Saribaganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), terus mengeluh dan menjerit.

 

Pasalnya harga komoditi tersebut, hingga akhir tahun 2016 ini, terus mengalami penurunan hingga menyentuh harga Rp 3.500-5000 per-kilogram. Akibatnya dengan kisaran harga seperti itu, pendapatan petani karet turun secara drastis.

 

"Harga karet semakin hari semakin menurun, padahal biaya sekolah anak hingga mereka kuliah diambil dari hasil memanen karet, belum lagi biaya kebutuhan hidup sehari-hari juga dari hasil memanen karet. Jika harga karet terus-terusan anjlok seperti ini, maka kebutuhan keluarga kami tidak akan terpenuhi lagi," ungkap Rabianson, Mantan Walinagari Lagan Mudik Punggasan kepada Haluan, Rabu (2/11).

 

Lebih lanjut dikatakannya, Masyarakat di Kenagarian Lagan Mudik Punggasan, sekitar 90 persennya adalah berladang karet. Diperkirakan sebanyak 700 Kepala Keluarga (KK) sudah memiliki lahan karet masing-masing. Untuk luas lahan karet di daerah itu, dapat diperkirakan mencapai 1.200 hektare, dan sawah hanya sekitar 300 hektare saja.

 

Menurutnya, harga karet sudah mulai anjlok sejak awal tahun 2014 lalu, dan ditambah lagi saat ini memasuki musim hujan tentu tanaman karet sama sekali tidak bisa dipanen. Sehingga petani memilih berhenti "Manakiak" (Bahasa daerah-red) karet untuk sementara waktu.

 

"Ya, kalau dipaksakan juga hasilnya akan sia-sia saja, apalagi sekarang musim hujan tentu akan membuang-buang waktu saja. Sebab pada musim hujan getah karet tidak akan mengalir pada tempurung kelapa yang sudah kita sediakan. Sebab kalau getah karet dalam keadaan basah cuma dihargai Rp 5000 saja, kalau kering barulah Rp 6.500 per kilonya," terangnya.

 

Hal senada juga dikatakan Pajok (38), petani karet setempat, ia mengaku turunnya harga karet itu, membuat kondisi ekonomi keluarganya menjadi terpuruk, penyebabnya karena terus anjloknya harga penjualan karet dari hari ke hari.

 

"Harga jual getah karet terus merosot, untuk harga penjualan getah karet mingguan hanya mencapai Rp 5 ribu perkilonya, kalau masih kita paksakan memanen karet, maka hasilnya tidak akan seimbang dengan pengeluaran kita. Bayangkan saja, kalau dalam satu minggu kita hanya mampu memanen sekitar 50 kilogram, maka hasil yang didapat hanya Rp 200.000 saja," keluhnya.

 

Dikatakannya, melemahnya ekonomi masyarakat sekitar, sudah dirasakan sejak dua tahun belakangan, akibatnya petani karet tidak mampu lagi mengolah ladang mereka karena tidak sebanding dengan biaya hidup.

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 02 April 2020 - 10:55:49 WIB

    Harga Emas Naik Lagi ke Rp918 Ribu

    Harga Emas Naik Lagi ke Rp918 Ribu JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp918 ribu per gram pada Kamis (2/4) atau naik Rp7.000 dibandingkan Rp911 ribu per gram kemarin..
  • Senin, 30 Maret 2020 - 16:21:32 WIB

    Boardgamelounge Cafe Berlakukan Harga Rp17.000 Bagi Semua Menu

    Boardgamelounge Cafe Berlakukan Harga Rp17.000 Bagi Semua Menu PADANG, HARIANHALUAN.COM - Dalam rangka mendukung gerakan #dirumahaja, Pemilik Boardgamelounge cafe, Winda Varesa memberlakukan program gratis ongkos kirim (ongkir) dan menerapkan harga Rp17.000 untuk seluruh menu makanan dan.
  • Senin, 30 Maret 2020 - 09:57:07 WIB

    Ini Smartphone 5G Dijual dengan Harga Miring

    Ini Smartphone 5G Dijual dengan Harga Miring JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Smartphone 5G termurah diumumkan. X iaomi baru saja meresmikan Mi 10 Lite yang akan menghadirkan konektivitas next-gen dengan harga € 350 atau setara Rp6,3 juta..
  • Jumat, 27 Maret 2020 - 13:03:12 WIB

    KO akibat Korona, Amerika Obral Harga Bensin Jadi Rp4.200 per Liter

    KO akibat Korona, Amerika Obral Harga Bensin Jadi Rp4.200 per Liter JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Wabah virus corona COVID-19 yang sebelumnya melanda Asia dan Eropa, kini sudah mulai menyebar di benua Amerika. Dalam sehari, 16 ribu warga AS terjangkit penyakit tersebut..
  • Senin, 23 Maret 2020 - 14:27:21 WIB

    Minyak Dunia Terus Merosot, Kok Pertamina Gak Mau Turunkan Harga BBM?

    Minyak Dunia Terus Merosot, Kok Pertamina Gak Mau Turunkan Harga BBM? JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Harga minyak mentah internasional terus mengalami penurunan di kuartal pertama 2020. Bahkan hari ini Senin 23 Maret 2020, harganya merosot di posisi terendah sejak Januari 2016..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM