680,04 Hektare Lahan Terbakar Disegel


Kamis, 03 November 2016 - 23:54:54 WIB

PEKANBARU, HALUAN — Kepolisian Daerah Riau menyegel 680,04 hektare lahan yang diduga sengaja dibakar sebagai bagian dari proses penegakan hukum sepanjang Januari-November 2016.

“Ini bentuk langkah tegas kepolisian agar lahan yang bermasalah tersebut tidak diolah pemiliknya,” kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo di Pekan­baru, Kamis.

Ia merincikan, 680,04 hektare lahan yang disegel dengan cara dipasangi garis polisi tersebut berlokasi di 11 kabupaten dan kota di Riau.

Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan wilayah dengan lahan disegel terluas yang kini ditangani Polres setempat, mencapai 246,22 hektare. Dalam proses hu­kum yang ditegakkan Polres Meranti telah menetapkan sebanyak 7 orang tersangka, dengan satu tersangka telah diadili Pengadilan setempat.

“Selanjutnya Polres Ro­kan Hilir menyegel 90,04 hektare lahan dengan jumlah tersangka perorangan seba­nyak 9 tersangka,” ujarnya dikutip antarariau.com.

Kemudian Polres Beng­ka­lis menyegel lahan seluas 74,77 hektare lahan dari 10 orang yang ditetapkan seba­gai ter­sangka. Dari jumlah ter­sebut, 9 tersanga telah di­limpahkan ke Kejaksaan se­tem­pat. Polres Dumai, kata Gun­tur menyegel sebanyak 43,7 hektare lahan dari 15 orang tersangka yang dipro­ses.

Empat Polres tersebut merupakan jajaran dengan lahan terluas yang disegel. Selain menyegel lahan milik perorangan, Polda Riau turut menyegel 120 hektare lahan milik dua perusahaan yang telah ditetapkan sebagai ter­sangka beberapa waktu lalu.

Dua perusahaan yang bergerak di bidang per­kebu­nan sawit tersebut adalah PT Wahana Sawit Subur Indah (WSSI) yang berada di Kabu­paten Siak dengan total luas lahan disegel mencapai 80 hektare. Kemudian PT Son­tang Sawit Permai (SSP) yang berlokasi di Kabupaten Rokan Hulu dengan luas lahan yang terbakar men­capai 40 hektare.

Sementara itu, sepanjang 2016 ini Polda Riau mena­ngani sebanyak 75 perkara kebakaran hutan dan lahan dengan total jumlah tersangka mencapai 96 orang.

Kepala Bidang Keda­ruratan Badan Penang­gula­ngan Bencana Daerah (BP­BD) Riau, Jim Gafur mengu­raikan, secara keseluruhan provinsi yang berada di te­ngah Pulau Sumatera tersebut berhasil menekan angka Kar­hutla sebesar 50 persen di­ban­ding tahun sebelumnya.

BPBD Riau mencatat, sepanjang 2016 total luas lahan terbakar mencapai 3.902 hektare. Dibandingkan pe­riode yang sama pada 2015 lalu, total kebakaran hu­tan dan lahan di Riau men­capai 6.900 hektare. Bahkan, jika dibandingkan pada 2014 silam, total luas kebakaran hutan dan lahan di Riau mencapai 23.000 hek­tare.

“Artinya, setiap tahun Riau berhasil menekan angka kebakaran hutan dan lahan secara signifikan,” ujarnya. (h/yan)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM