Cabai, Gas, dan Listrik Ancaman Inflasi Padang


Jumat, 04 November 2016 - 00:15:51 WIB

PADANG, HALUAN — Pada akhir Oktober 2016, inflasi Kota Padang berada sebesar 0,56 persen. Angka itu di­anggap masih aman untuk mengontrol kestabilan harga di pasaran. Pada November ini, Pemko Padang berupaya agar angka tersebut tidak menjadi 1 persen.

Hal itu dikatakan Wakil Wa­likota Padang, Emzalmi, ke­pada wartawan seusai Rapat Ko­ordinasi (Rakor) TPID Kota Pa­dang semester II 2016 di Ba­laikota Padang, Kamis (3/11). 

“Saat ini, inflasi Kota Padang sepanjang 2016 ber­ada pada angka 3,78 persen. Sedangkan inflasi pada Okto­ber 2016 pada angka 0,56 persen. Jadi, angka ini masih stabil. Hanya saja, inflasi bisa saja meningkat tajam dua bulan ke depan seiiring dengan melonjak tajamnya harga ca­bai, langkanya LPG 3 kg, dan pengurangan subsidi listrik oleh pemerintah pusat. Inilah yang sedang kami antisipasi,” tutur Emzalmi,

Dalam mengendalikan in­flasi itu nanti, kata Emzalmi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan TPID Kota Padang dan Bank Indonesia Wilayah Sum­bar. Nantinya, produk dan hal yang berpotensi menyum­bangkan inflasi akan diusa­hakan untuk mengatasinya secepat mungkin, seperti hal­nya operasi pasar cabai, dan ketersediaan LPG 3 kg yang se­dang dibahas ketersediaannya dengan Pertamina.

“Kami akan usahakan in­flasi tidak berada di atas 0.8 persen, apalagi mencapai 1 persen pada November dan Desember 2016. Jika hal ini terjadi, bisa menggoncang kestabilan harga di pasar, terlebih harga bahan pokok yang biasa dikonsumsi masya­rakat,” ucap Emzalmi.

Sementara itu, Kepala Ba­gian Perekonomian, Edi Dhar­ma juga berharap inflasi Pa­dang tetap di bawah 5 persen hingga akhir 2016. Menu­rut­nya, di samping menargetkan inflasi 5 persen, pertumbuhan ekonomi juga harus melebihi 5 persen karena inflasi dengan pertumbuhan ekonomi ter­sebut saling berhubungan.

“Saat ini produksi cabai menurun hampir di sejumlah daerah akhir-akhir ini yang memengaruhi ketersediaan cabai dan menyebabkan terja­dinya inflasi di Kota Padang. Karena itu, kami berharap dalam dua bulan ini inlasi bisa dikendalikan karena demi mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat,” harap Edi.

Selama semester pertama sampai menjelang akhir se­mes­ter kedua 2016, kata Edi, TPID Padang telah melakukan berbagai upaya dalam pengen­dalian inflasi, di antaranya melakukan survei operasi pasar murah, membangun ko­mu­nikasi ekspektasi dengan ma­sya­rakat, merumuskan reko­mendasi dan kebijakan terkait pengendalian inflasi dengan pemangku kepentingan ter­kait, serta mendorong dalam peningkatan produksi daerah.

“Kami berharap TPID Pa­dang dan TPID kabupaten/kota se-Sumbar memiliki gagasan persepsi yang sama untuk mengendalikan inflasi agar tidak melonjak di atas batas normal. Kalau inflasi masih di bawah 10 persen, itu masih cukup bagus. Namun, jika melampui 10 persen, itu sudah tidak bagus dan perlu dita­ngani secara serius,” katanya. (h/mg-ang)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]