Dishut Mentawai Survei Resort di Kawasan HP


Jumat, 04 November 2016 - 00:22:24 WIB
Dishut Mentawai Survei Resort di Kawasan HP Tim Dishut Mentawai melakukan survei ke pulau-pulau kecil di Kecamatan Siberut Barat Daya, guna mendata izin yang dikantongi masing-masing resort yang ada. (REDI)

MENTAWAI, HALUAN — Kepulauan Mentawai memang terkenal dengan keindahan alam yang mempesona, dan memiliki potensi pariwisata bahari yang menjanjikan. Hamparan pasir pantai yang putih, dengan gulungan ombak yang memukau para peselancar manca negara hingga berdatangan di Bumi Sikerei.

Namun sepertinya pihak investor yang akan menanam saham di Bumi Sikerei sedikit kecewa dengan adanya pera­turan menteri yang mengatakan kawasan pulau-pulau yang di­bangun resort-resort tersebut sebagian besar merupakan ka­wa­san Hutan Produksi (HP).

Plt Kepala Dinas Kehutanan Tasliatul Fuaddi, Kamis (3/11) mengatakan, pihaknya sekarang sudah melakukan survei ke lokasi resort yang dicap sebagai zona kuning, sesuai dengan SK Menteri Kehutanan Nomor 422 tahun 1999 tentang Penunjukan Kawasan Hutan Produksi.

Meskipun sudah ada revisi kawasan hutan Sumbar dengan SK Menteri Kehutanan Nomor 35 Tahun 2013, namun tidak menurunkan status kawasan HP di Kepulauan Mentawai, diman HP tersebut mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hu­tan. Tujuan survei tersebut dikatakannya untuk mengetahui kondisi ril dilapangan.

“Kami sengaja turun ke lapangan melakukan survei lokasi ke resort dan homestay di seluruh pulau-pulau kecil di Mentawai, guna melihat kondisi fisik dan mengumpulkan data resort yang dibangun di kawa­san HP dan mengetahui secara ril kondisi terkini,” kata Fuadi kepada Haluan di ruang kerjanya.

Dalam survei tersebut, se­but­nya, sejumlah resort seba­gian besar dibangun diperke­bunan kelapa pinggir pantai. “Saat ditanya mengenai izin, sebagian pengelola tidak berada di tempat sehingga karyawan­nya tidak bisa menunjukkan surat izin,” ujarnya lagi.

Menurut sepengetahuannya, sebagian resort sudah ada yang memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Anehnya, beberapa resort sudah bersertifikat dan diresmikan oleh gubernur, meskipun berada di kawasan HP seperti Mainuk Resort yang berada di pulau kalah itu diresmikan Gubernur Sumatera Barat, Gamawan Fauzi, pada (19/3/2006) lalu.

Dikatakannya, pihaknya juga sudah mendapatkan data dari Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Mentawai, dimana 14 resort yang rata-rata baru mendapatkan Izin Gangguan (IG).

Kemudian data yang diperoleh dari Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Mentawai diketahui, ada 18 resort yang sudah memiliki Izin Gangguan (IG), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Surat Izin Tempat Usaha (SITU) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Camat Siberut Barat Daya, dimana wilayah tersebut merupakan kawasan strategis pariwisata dan sekarang sekitar 32 resort dan homestay yang tengah berjalan.

“Data yang kita terima ini akan ditindak lanjuti dan nanti kita akan berkoordinasi dengan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), untuk mengetahui berapa banyak resort yang memiliki sertifikat. Kita juga akan sampaikan data ini kepada Kepala Daerah, pasalnya, saat ini kita juga masih bingung bagaimana bisa surat izin tersebut bisa keluar. sejauh ini tidak ada konfirmasi ke Dinas Kehutanan,” tukas Fuad. (h/mg-red)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 22 November 2016 - 01:06:45 WIB

    BPKP Akan Audit Pembangunan Gedung Dishut

    LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Retak-retaknya gedung Dinas Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Limapuluh Kota menimbulkan kekhawatiran bagi pegawai yang bekerja di sana. Hampir setiap, rasa cemas dan takut menghantui hampir 60.
  • Kamis, 27 Oktober 2016 - 02:15:59 WIB

    Wabup Ferizal Ridwan: Proyek Gedung Dishut Harus Diusut

    Wabup Ferizal Ridwan: Proyek Gedung Dishut Harus Diusut Limapuluh Kota, Haluan — Pasca retaknya gedung Dinas Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Limapuluh pada Selasa (25/10) siang, membuat Wakil Bupati Limapuluh Kota angkat bicara. Orang nomor dua di Kabupaten Limapuluh Kota i.
  • Jumat, 08 April 2016 - 04:03:38 WIB
    Pantau Kondusi Hutan Pasaman

    Dishut Terbangkan Quadcopter

    Dishut Terbangkan Quadcopter PASAMAN, HALUAN — Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat melakukan pengambilan citra dengan menggunakan quad­copter (kamera terbang) untuk pemetaan dan memantau kondisi tutupan hutan pasca banjir bandang yang menimpa Kabu.
  • Selasa, 03 November 2015 - 20:18:42 WIB

    Dishutbun Agam Bantu Pengembangan Tanaman Kelapa

    Agam, Haluan - Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) se­tempat membantu pe­ngem­bangan dan pe­remajaan tanaman kelapa masyarakat pada lahan seluas 100 hektare di empat kecamatan y.

  • Selasa, 01 September 2015 - 19:05:58 WIB

    Dishutbun Agam Bibitkan 500 Ribu Tanaman

    Agam, Haluan — Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Agam, melakukan pembibitan beragam jenis kayu-kayuan dan buah-buahan.

    Dengan jumlah men­capai lebih kurang 500.000 bibit di Persemaian Per­man.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM